Beranda » Berita » Update Kinerja BUMN Tambang 2026: DPR Beri Apresiasi!

Update Kinerja BUMN Tambang 2026: DPR Beri Apresiasi!

IPIDIKLAT NewsKomisi VI DPR RI memberikan apresiasi terhadap kinerja BUMN tambang, termasuk PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM), per 2026. Apresiasi ini diberikan karena BUMN tambang dinilai mampu menjaga kinerja positif di tengah fluktuasi harga komoditas global tahun ini.

Nurdin Halid, Pimpinan Komisi VI RI, menyampaikan apresiasi tersebut dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) pada Selasa (31/3/2026). Menurutnya, sektor memegang peranan penting dalam mendorong hilirisasi mineral dan transformasi ekonomi nasional yang berbasis pada nilai tambah. “Sektor pertambangan menjadi tulang punggung dalam membangun industri dari hulu hingga hilir,” tegas Nurdin.

Penguatan Tata Kelola BUMN Tambang Jadi Sorotan

Nurdin Halid menekankan pentingnya penguatan tata kelola dalam sektor pertambangan, termasuk pengelolaan . Ia mendorong perusahaan seperti ANTAM untuk aktif berperan dalam program strategis nasional, termasuk melibatkan koperasi dalam ekosistem tambang. Praktik penambangan ilegal, khususnya emas, dapat diminimalisir melalui pendekatan koperasi, seperti yang telah diimplementasikan oleh PT Timah.

“Dengan skema koperasi, para penambang diharapkan mendapatkan manfaat yang lebih adil sekaligus mengurangi praktik perantara yang merugikan,” imbuhnya. Model ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan penambang sekaligus menekan angka penambangan ilegal yang merugikan negara.

Strategi ANTAM Perkuat Tata Kelola Bisnis Emas

Direktur Utama ANTAM, Untung Budiarto, menjelaskan bahwa perseroan terus memperkuat tata kelola bisnis emas melalui strategi transparansi dan pengembangan kanal penjualan yang terintegrasi. ANTAM mengadopsi pendekatan untuk menjangkau pasar yang lebih luas, baik segmen korporasi (B2B) maupun ritel (B2C). “Ini adalah kanal penjualan ANTAM yang terbagi menjadi B2B dan B2C, mencakup emas fisik, jasa emas, dan emas ,” jelas Untung.

Baca Juga :  WFH ASN Hemat APBN? Ini Kata Airlangga Hartarto!

Pada segmen B2B, ANTAM melayani pelanggan korporasi dan wholesale, termasuk layanan pemurnian dan analisa emas, serta platform emas digital Brankas untuk korporasi. Sementara itu, pada segmen ritel, penjualan dilakukan melalui Butik Emas Logam Mulia (BELM), pameran, hingga kanal digital seperti website dan berbagai platform e-commerce. Bahkan, ANTAM juga menghadirkan inovasi ATM Emas (ATGM) yang memungkinkan transaksi langsung oleh pelanggan dengan nominal kecil, sekaligus meminimalkan intervensi manusia.

Transformasi Bisnis ANTAM: Integrasi Kanal Fisik dan Digital

Untung Budiarto mengungkapkan bahwa integrasi kanal fisik dan digital merupakan bagian dari transformasi bisnis perusahaan. Selain itu, ANTAM juga meningkatkan transparansi dengan menghadirkan informasi stok emas secara real-time, yang dapat diakses melalui mesin antrean, website, dan layar di BELM. “Inovasi ini membuat informasi lebih terbuka bagi pelanggan,” ujarnya.

Nah, antrean pembelian emas kini berbasis online dengan pengamanan berlapis, meskipun tetap menyediakan opsi offline sebagai bagian dari skema hybrid. Untung menegaskan bahwa seluruh transaksi emas ANTAM telah menggunakan sistem terintegrasi yang dapat diaudit. “Seluruh transaksi telah menggunakan sistem terintegrasi, tercatat, dapat diaudit, serta didukung dengan sidak rutin oleh Kantor Pusat,” tegasnya.

Peran Koperasi dalam Ekosistem Pertambangan Emas

Seperti yang disampaikan sebelumnya, Komisi VI DPR RI mendorong pelibatan koperasi dalam ekosistem pertambangan, khususnya emas. Pendekatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi penambang lokal dan mengurangi praktik penambangan ilegal. PT Timah telah mengimplementasikan model ini, dan hasilnya cukup menggembirakan. Lantas, bagaimana dengan ANTAM?

Pihak ANTAM menyatakan siap mendukung program dalam melibatkan koperasi. Kerjasama ini diharapkan dapat memperkuat kedaulatan emas nasional sekaligus memastikan kesinambungan pasokan industri emas domestik. Garitan Kalongliud diinisiasi oleh Unit Bisnis Pertambangan Emas (UBPE) Pongkor Antam bersama masyarakat desa sebagai model pertanian sirkular terpadu.

Baca Juga :  Harga BBM Pertamina Terbaru - Pertalite, Pertamax Aman Besok!

Prospek Harga Emas Antam Terbaru 2026

Harga emas Antam diperkirakan akan kembali menguat pada perdagangan Selasa, 24 Februari 2026, setelah lonjakan Rp16.000 pada Senin. Lalu, bagaimana dengan prediksi selanjutnya? Kondisi pasar global dan domestik akan terus memengaruhi pergerakan harga emas.

Harga emas global dan Antam turun pada 17 Februari 2026. Prediksi untuk Rabu, 18 Februari, diperkirakan stabil atau berpotensi rebound tipis dengan harga Antam Rp2,96–3,05 juta per gram.

Kesimpulan

Apresiasi dari Komisi VI DPR RI menjadi motivasi bagi BUMN tambang untuk terus meningkatkan kinerja dan tata kelola perusahaan. Dengan dukungan pemerintah dan implementasi strategi yang tepat, sektor pertambangan diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi perekonomian nasional di tahun 2026.