Beranda » Berita » UBSI Bekasi: Kisah Alumni Sukses Terserap Industri

UBSI Bekasi: Kisah Alumni Sukses Terserap Industri

IPIDIKLAT NewsNur Arifin Sunarto, alumni Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus , membuktikan bahwa berkualitas membuka pintu karier gemilang bahkan sebelum wisuda. Lulusan D3 Manajemen Informatika tahun 2009 (sekarang Prodi Sistem Informasi S1 ) ini menjadi contoh sukses misi “Kuliah…? Aja !!”.

Arifin, yang akrab disapa Arifin, melanjutkan studi S1 Informasi di kampus lain setelah lulus dari UBSI. Akan tetapi, bekal ilmu dari UBSI Bekasi terbukti sangat relevan dengan kebutuhan industri, mengantarkannya pada karier yang terus berkembang hingga saat ini. Kisahnya menginspirasi generasi muda untuk memanfaatkan masa kuliah sebagai ajang bereksperimen dan berinovasi.

Magang di Astra: Relevansi Kurikulum UBSI Terbukti

Karier Arifin tidak menunggu lama setelah kelulusan. Sebelum itu, ia sudah mempraktikkan ilmunya saat magang di PT sebagai staf IT Support. Pengalaman magang ini membuktikan bahwa kurikulum UBSI kampus Bekasi sangat relevan dengan kebutuhan industri.

“Ilmu saya yang didapat dari kampus, banyak terpakai di sana waktu magang,” kenang Arifin, saat ditanya melalui , Rabu (8/4/2026). Pengalaman berharga ini menjadi fondasi kuat baginya untuk langsung terjun ke dunia profesional setelah menyelesaikan studi.

Dari Instruktur Komputer hingga Pengajar di SMK Boedi Luhur

Setelah lulus, tawaran pekerjaan langsung menghampiri Arifin. Ia sempat menjadi instruktur komputer sebelum akhirnya memilih untuk menetap sebagai pengajar dan teknisi IT di SMK Boedi Luhur, Bekasi. Dedikasinya di dunia pendidikan terus berlanjut hingga saat ini.

Baca Juga :  KIP Kuliah 2026: Panduan Lengkap, Jadwal Cair Terbaru!

Transformasi Diri: Dari Teknisi Menjadi *Problem Solver*

Perjalanan karier Arifin tidak berhenti pada rutinitas teknis. Ia menyadari bahwa tantangan terbesar di era disrupsi ini adalah menjaga relevansi. Nah, titik balik kariernya terjadi saat ia memutuskan untuk bertransformasi dari pelaksana teknis menjadi *problem solver* berbasis data.

Di tengah kesibukannya, Arifin terus mendalami analisis data dan (AI). “Perubahan paradigma ini mengubah cara saya memandang efisiensi, dari yang sebelumnya berbasis rutinitas menjadi pengambilan keputusan yang strategis dan terukur,” jelasnya.

Semangat *Growth Mindset*: Kunci Menjadi Sosok yang Diandalkan

Semangat *growth mindset* inilah yang membuat Arifin tetap menjadi sosok yang diandalkan di instansi tempatnya bekerja. Ia tidak pernah berhenti belajar dan mengembangkan diri, serta selalu terbuka terhadap perubahan dan inovasi.

Dengan demikian, ia mampu memberikan kontribusi yang signifikan bagi kemajuan instansinya dan membantu siswa-siswinya dalam menghadapi tantangan yang semakin kompetitif per 2026.

Switchlight Production: Menggabungkan IT dan Kreativitas

Selain dedikasinya di dunia pendidikan, Arifin juga berhasil membangun bisnisnya sendiri melalui Switchlight Production, sebuah usaha di bidang fotografi dan videografi. Di sini, ia menunjukkan kemampuannya dalam menggabungkan logika teknis IT dengan intuisi kreatif.

Bagi Arifin, fotografi bukan sekadar mengambil gambar, melainkan hasil dari pola pikir sistematis. Kemampuan mengelola basis data dan logika pemrograman yang ia dapatkan saat kuliah di UBSI, membantunya membangun alur kerja kreatif yang lebih terstruktur dan efektif, terutama dalam mengintegrasikan efisiensi AI ke dalam produksi visualnya.

Pesan untuk Mahasiswa UBSI: Jadilah Arsitek Solusi!

Sebagai alumni sukses, Arifin menekankan pentingnya transisi pola pikir bagi para mahasiswa baru UBSI. Ia berpesan agar mahasiswa tidak hanya puas menjadi pengguna teknologi, tetapi harus berani menjadi “arsitek solusi”.

Baca Juga :  Puting Beliung Simalungun: Puluhan Rumah Rusak, Warga Terluka!

“Kuliah adalah laboratorium terbaik untuk bereksperimen. Jangan takut gagal mencoba teknologi baru, karena kesuksesan sejati lahir dari kombinasi antara ketekunan mengolah data dan keberanian untuk terus berinovasi tanpa henti,” tutupnya.

UBSI Kampus Digital Kreatif: Terakreditasi Unggul!

Kisah Nur Arifin Sunarto menjadi cerminan dari kualitas lulusan UBSI kampus Bekasi, yang terkenal sebagai Kampus Digital Kreatif yang adaptif, cepat terserap industri, dan memiliki daya saing tinggi untuk terus relevan di tengah perkembangan zaman. Apalagi sekarang UBSI sudah terakreditasi UNGGUL. “Kuliah…? BSI Aja !!”

Kesimpulan

Nur Arifin Sunarto, alumni UBSI Bekasi, adalah bukti nyata kualitas pendidikan yang berorientasi pada kebutuhan industri. Semangat inovasi dan kemampuan beradaptasi menjadi kunci suksesnya di era digital. Kisahnya menginspirasi mahasiswa UBSI untuk menjadi arsitek solusi dan terus mengembangkan diri.