Siapa yang tidak tergiur dengan jaminan kuliah gratis dan langsung diangkat menjadi CPNS setelah lulus?
Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN masih menjadi primadona bagi lulusan SMA sederajat di seluruh Indonesia pada tahun 2026 ini.
Namun, persaingan untuk menembus kampus “Pelat Merah” ini bukanlah hal yang mudah.
Banyak calon pendaftar yang gagal di tahap administrasi hanya karena kurang teliti memahami syarat masuk STAN 2026 yang terbaru.
Mulai dari kebingungan soal batas minimal nilai rapor hingga kekhawatiran mengenai penggunaan kacamata atau mata minus.
Artikel ini akan mengupas tuntas segala persyaratan yang wajib dipersiapkan sebelum pendaftaran resmi dibuka.
💡 Quick Answer: Syarat Inti Masuk STAN 2026
Singkatnya, syarat utama pendaftaran SPMB PKN STAN 2026 meliputi kepemilikan nilai UTBK-SNBT 2026 yang memenuhi ambang batas, serta nilai rata-rata rapor minimal 70,00 (skala 100).
Untuk kesehatan mata, mata minus diperbolehkan (berkacamata) asalkan masih dalam batas toleransi koreksi visual normal, namun buta warna (total maupun parsial) adalah larangan mutlak untuk mayoritas program studi.
1. Syarat Umum Pendaftaran PKN STAN 2026
Sebelum membahas detail nilai, penting untuk memahami kriteria dasar siapa saja yang boleh mendaftar tahun ini.
PKN STAN menerapkan aturan umur dan tahun kelulusan yang cukup ketat.
Secara umum, pendaftar harus merupakan lulusan tahun 2024, 2025, atau calon lulusan tahun 2026.
Usia per 1 September 2026 biasanya dipatok minimal 15 tahun dan maksimal 21 tahun.
Jadi, bagi yang lahir sebelum tanggal tersebut di tahun 2005, otomatis tidak memenuhi kriteria usia.
Selain itu, pendaftar belum pernah menikah dan bersedia tidak menikah selama masa pendidikan.
2. Ketentuan Nilai Rapor dan Ijazah
Seringkali calon mahasiswa bertanya, “Berapa nilai minimal biar aman lolos administrasi?”
Nilai rapor menjadi filter pertama sebelum peserta bisa melaju ke tahap tes kesehatan dan wawancara.
Aturan Bagi Lulusan 2026
Bagi calon lulusan tahun ini, syarat utamanya adalah memiliki nilai rata-rata rapor selama 5 semester (semester 1 s.d. 5) minimal 70,00 dengan skala 100.
Perlu diingat, saat daftar ulang nanti, rata-rata nilai ujian pada ijazah juga tidak boleh kurang dari angka tersebut.
Aturan Bagi Lulusan 2024 & 2025
Sedangkan untuk kakak kelas atau gap year, ketentuannya sedikit berbeda.
Wajib memiliki rata-rata nilai ujian pada ijazah minimal 70,00 dengan skala 100.
Nilai ini adalah harga mati untuk lolos seleksi administrasi awal.
3. Syarat Mata Minus & Kesehatan Fisik (Penting!)
Poin ini sering menjadi momok menakutkan bagi pejuang STAN yang berkacamata.
Apakah mata minus bisa masuk STAN?
Jawabannya: Bisa.
Berbeda dengan seleksi TNI atau Polri yang sangat ketat soal kondisi mata, PKN STAN lebih longgar.
Penggunaan kacamata atau lensa kontak diperbolehkan, asalkan tidak mengganggu aktivitas belajar mengajar nantinya.
Meski begitu, ada batasan toleransi (biasanya maksimal minus 3 atau 4 dioptri, tergantung kebijakan spesifik per tahun) yang akan dicek saat Tes Kesehatan dan Kebugaran (TKK).
Namun, ada satu hal yang tidak bisa ditoleransi: Buta Warna.
Hampir seluruh spesialisasi di STAN mengharuskan mahasiswanya tidak buta warna, baik total maupun parsial.
Hal ini karena pekerjaan di bidang keuangan negara membutuhkan ketelitian visual yang tinggi terhadap data dan grafik.
4. Nilai UTBK-SNBT Sebagai Kunci Utama
Sejak beberapa tahun terakhir, STAN menggunakan hasil UTBK-SNBT sebagai syarat seleksi administratif.
Artinya, pendaftar wajib mengikuti UTBK yang diselenggarakan oleh BPPP (Balai Pengelolaan Pengujian Pendidikan).
Terdapat ambang batas (passing grade) spesifik untuk Tes Potensi Skolastik (TPS), Literasi, dan Penalaran Matematika.
Setiap jalur penerimaan (Reguler, Afirmasi Kewilayahan, dan Pembibitan) memiliki standar nilai minimal yang berbeda.
Biasanya, jalur Reguler menuntut skor yang jauh lebih tinggi dibandingkan jalur Afirmasi.
5. Rincian Skor Minimal & Dokumen (Prediksi 2026)
Agar lebih mudah dipahami, berikut adalah simulasi target nilai dan status dokumen yang perlu disiapkan.
Data ini mengacu pada standar tahun-tahun sebelumnya yang kemungkinan besar masih diterapkan di 2026.
| Komponen Syarat | Ketentuan / Target | Status |
|---|---|---|
| Nilai Rapor (Sem 1-5) | Rata-rata Minimal 70,00 | ✅ Wajib |
| Skor UTBK (TPS) | Min. 600 (Jalur Reguler) | ⭐ Krusial |
| Kondisi Mata | Mata minus diperbolehkan (ada batas) | ✅ Aman |
| Buta Warna | Tidak boleh (Total/Parsial) | ❌ Dilarang |
| ⚠️ Biaya Pendaftaran | Rp350.000 (Estimasi) | Info Penting |
6. Tahapan Seleksi yang Harus Dilalui
Proses masuk STAN tidak berhenti pada setor nilai rapor dan skor UTBK saja.
Setelah lolos seleksi administrasi, peserta akan menghadapi Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).
SKD ini menggunakan sistem CAT (Computer Assisted Test) yang meliputi Tes Wawasan Kebangsaan, Tes Intelegensia Umum, dan Tes Karakteristik Pribadi.
Jika lolos SKD, tahap berikutnya adalah Seleksi Lanjutan I yang meliputi Tes Kesehatan dan Kebugaran serta Tes Psikologi.
Tahap terakhir adalah Seleksi Lanjutan II, yaitu Tes Wawancara bagi peserta yang lolos tahap sebelumnya.
Jadi, kesehatan fisik (lari, shuttle run, dll) tetap harus dilatih sejak dini.
FAQ: Pertanyaan Umum Seputar Masuk STAN
Apakah lulusan SMK bisa mendaftar STAN?
Tentu saja bisa. PKN STAN menerima lulusan dari SMA, MA, maupun SMK dari semua jurusan, asalkan memenuhi syarat nilai rapor dan skor UTBK.
Apakah ada syarat tinggi badan minimal?
Secara aturan tertulis di tahun-tahun sebelumnya, tidak ada syarat tinggi badan mutlak untuk jurusan non-Bea Cukai. Namun, untuk spesialisasi Kepabeanan dan Cukai, biasanya ada syarat tinggi badan minimal (Pria: 165 cm, Wanita: 155 cm).
Berapa biaya kuliah di PKN STAN per semester?
Biaya pendidikan di PKN STAN adalah gratis (dibebankan pada APBN). Mahasiswa tidak dipungut biaya SPP, namun biaya hidup (kost, makan) ditanggung pribadi.
Kapan pendaftaran STAN 2026 dibuka?
Pendaftaran biasanya dibuka setelah pengumuman UTBK-SNBT, yakni sekitar bulan Mei atau Juni 2026. Pantau terus laman resmi pknstan.ac.id.
Kesimpulan
Menembus PKN STAN di tahun 2026 membutuhkan strategi yang matang, bukan sekadar keberuntungan.
Memahami syarat masuk STAN 2026 khususnya terkait batas nilai rapor minimal 70,00 dan toleransi mata minus adalah langkah awal yang krusial.
Jangan sampai persiapan akademik yang matang di UTBK menjadi sia-sia karena terganjal masalah administrasi atau kesehatan yang sepele.
Sudah siapkah fisik dan mental untuk merebut satu kursi di kampus Ali Wardhana tahun ini?