Mendapat kursi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) masih menjadi impian bagi jutaan pencari kerja di Indonesia.
Ternyata, persaingan untuk menembus formasi di instansi pusat ini tergolong sangat ketat setiap tahunnya karena letak strategis dan fungsi krusial kementerian ini.
CPNS Kemendagri 2026 diprediksi akan kembali membuka banyak formasi, mulai dari lulusan SMA hingga Strata-2 (S2), guna memperkuat birokrasi di tingkat pusat maupun daerah.
Artikel ini akan mengupas tuntas syarat administrasi, dokumen wajib, hingga tahapan seleksi yang harus dipersiapkan agar peluang lolos semakin besar.
Quick Answer: Apa Saja Syarat CPNS Kemendagri 2026?
Singkatnya, syarat utama CPNS Kemendagri 2026 meliputi usia minimal 18 dan maksimal 35 tahun, tidak pernah dipidana penjara, memiliki kualifikasi pendidikan yang sesuai, serta bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia. Dokumen wajib yang harus disiapkan adalah KTP, Ijazah asli, Transkrip Nilai, Pas Foto terbaru, dan Surat Pernyataan sesuai format instansi.
Syarat Umum CPNS Kemendagri 2026
Mengacu pada peraturan pengadaan ASN tahun-tahun sebelumnya, terdapat kriteria mendasar yang tidak bisa ditawar oleh setiap pelamar.
Faktanya, banyak peserta yang gugur di tahap awal hanya karena mengabaikan hal-hal kecil dalam persyaratan umum ini.
Berikut adalah poin-poin syarat umum yang berlaku secara nasional:
- Warga Negara Indonesia (WNI) yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
- Usia paling rendah 18 tahun dan paling tinggi 35 tahun pada saat melamar (kecuali formasi tertentu seperti Dokter Spesialis).
- Tidak pernah dipidana dengan pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana dengan pidana penjara 2 tahun atau lebih.
- Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS, PPPK, Prajurit TNI, Anggota Polri, atau pegawai swasta.
- Tidak berkedudukan sebagai calon PNS, PNS, prajurit TNI, atau anggota Polri.
- Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik atau terlibat politik praktis.
- Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai dengan persyaratan jabatan.
- Sehat jasmani dan rohani sesuai dengan persyaratan jabatan yang dilamar.
- Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia atau negara lain yang ditentukan oleh Instansi Pemerintah.
Syarat Khusus dan Kualifikasi Pendidikan
Selain syarat umum, Kemendagri biasanya menetapkan kriteria tambahan yang lebih spesifik berdasarkan kebutuhan unit kerja.
Nah, bagi lulusan sekolah kedinasan seperti IPDN tentu sudah memiliki jalur tersendiri, namun bagi pelamar umum, perhatian pada IPK dan akreditasi adalah kunci.
Kriteria IPK dan Akreditasi
Untuk pelamar lulusan Perguruan Tinggi Dalam Negeri, ijazah harus berasal dari perguruan tinggi dan/atau program studi yang terakreditasi pada Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).
Batas minimal IPK biasanya ditetapkan sebesar 2.75 atau 3.00 (skala 4.00), tergantung pada jabatan yang dipilih, baik itu teknis maupun administratif.
Tinggi Badan dan Fisik
Untuk beberapa formasi spesifik seperti Polisi Pamong Praja (Pol PP) di bawah naungan Kemendagri, terkadang diberlakukan syarat tinggi badan minimal.
Namun, untuk formasi kantoran atau fungsional umum, syarat fisik biasanya hanya sebatas sehat jasmani tanpa kriteria tinggi badan tertentu.
Dokumen yang Diperlukan (Checklist ✅)
Persiapan dokumen adalah bagian paling krusial karena kesalahan kecil seperti salah format file atau ukuran gambar bisa membuat pelamar tidak lolos seleksi administrasi.
Jadi, pastikan semua dokumen di bawah ini sudah dalam bentuk softcopy (PDF atau JPG sesuai ketentuan) yang dipindai dari dokumen asli, bukan fotokopi.
| Jenis Dokumen | Status | |
|---|---|---|
| Scan KTP Asli / Surat Keterangan Dukcapil | JPG (Maks 500 KB) | Wajib |
| Pas Foto Terbaru Latar Belakang Merah | JPG (Maks 300 KB) | Wajib |
| Ijazah Asli (Sesuai Kualifikasi) | PDF (Maks 1000 KB) | Wajib |
| Transkrip Nilai Asli | PDF (Maks 1000 KB) | Wajib |
| PDF + E-Meterai | Wajib | |
| Sertifikat Akreditasi Kampus/Prodi | PDF (Jika diminta) | Opsional |
Jadwal Lengkap Seleksi CPNS 2026
Kapan pendaftaran CPNS Kemendagri 2026 dibuka?
Ternyata, jadwal resmi biasanya baru akan dirilis oleh BKN menjelang pertengahan tahun, namun pola seleksi cenderung konsisten setiap periodenya.
Berikut adalah estimasi timeline berdasarkan tren rekrutmen nasional untuk menjadi acuan persiapan diri.
| Tahapan Seleksi | Perkiraan Waktu | Keterangan |
|---|---|---|
| Pengumuman Formasi | Agustus 2026 | Melalui web resmi |
| Pendaftaran Online (SSCASN) | September 2026 | Masa krusial |
| Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) | Oktober – November 2026 | Tes CAT BKN |
| Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) | Desember 2026 | Wawancara/Praktek |
| Pengumuman Kelulusan Akhir | Januari 2027 | Penetapan NIP |
Cara Daftar CPNS Kemendagri Langkah demi Langkah
Proses pendaftaran dilakukan secara terpusat melalui satu pintu, yakni portal Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN).
Berikut adalah panduan langkah demi langkah agar tidak bingung saat sistem sudah dibuka:
- Membuat Akun SSCASN: Buka situs resmi sscasn.bkn.go.id dan buat akun menggunakan NIK, nomor Kartu Keluarga, serta email aktif.
- Lengkapi Biodata: Masuk ke akun yang telah dibuat, unggah swafoto (selfie), dan lengkapi data diri sesuai dokumen kependudukan.
- Pilih Formasi: Cari instansi “Kementerian Dalam Negeri”, lalu pilih jenis formasi dan jabatan yang sesuai dengan kualifikasi pendidikan.
- Unggah Dokumen: Upload semua dokumen persyaratan yang telah disiapkan sebelumnya dalam format dan ukuran yang ditentukan.
- Cek Resume: Periksa kembali seluruh data yang telah diinput karena setelah tombol “Akhiri Pendaftaran” ditekan, data tidak bisa diubah lagi.
- Cetak Kartu Pendaftaran: Simpan bukti pendaftaran sebagai syarat mengikuti tahapan seleksi selanjutnya.
Catatan Penting: Penggunaan e-Meterai sekarang bersifat wajib untuk surat lamaran dan surat pernyataan. Pastikan membeli e-Meterai di distributor resmi agar validitasnya terjamin di sistem BKN.
FAQ CPNS Kemendagri 2026
Apakah lulusan SMA bisa mendaftar CPNS Kemendagri 2026?
Tergantung pada kebutuhan formasi tahun berjalan, Kemendagri terkadang membuka posisi untuk lulusan SMA/Sederajat, biasanya untuk jabatan seperti Pengawal Tahanan atau Polisi Pamong Praja.
Apakah ada biaya dalam pendaftaran CPNS ini?
Sama sekali tidak ada. Seluruh proses rekrutmen CPNS Kemendagri 2026 mulai dari pendaftaran hingga penetapan NIP tidak dipungut biaya alias gratis.
Bisakah mendaftar dua instansi sekaligus?
Tidak bisa. Setiap pelamar hanya diperbolehkan memilih 1 (satu) instansi, 1 (satu) jenis formasi, dan 1 (satu) jabatan dalam satu periode seleksi CASN.
Kesimpulan
Menyiapkan diri untuk seleksi CPNS Kemendagri 2026 bukan hanya soal belajar materi ujian, tetapi juga ketelitian dalam memenuhi syarat administrasi.
Singkatnya, pahami kualifikasi yang diminta, siapkan dokumen dalam format digital yang benar, dan pantau terus jadwal resmi agar tidak tertinggal informasi.
Faktanya, banyak talenta hebat yang gagal hanya karena kurang teliti dalam proses unggah berkas, jadi pastikan setiap langkah dilakukan dengan cermat.
Informasi ini berdasarkan proyeksi rekrutmen tahun-tahun sebelumnya. Untuk update terbaru dan pengumuman resmi, pastikan untuk selalu memantau situs sscasn.bkn.go.id atau website resmi Kemendagri.
