Beranda » Berita » Sugiono Nakhoda PB IPSI 2026-2030: Estafet dari Prabowo

Sugiono Nakhoda PB IPSI 2026-2030: Estafet dari Prabowo

IPIDIKLAT NewsSugiono terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) periode 2026-2030. Penunjukan ini berlangsung dalam Musyawarah Nasional XVI yang berlangsung di pada Sabtu malam, menjadikannya suksesor Prabowo Subianto.

Dengan terpilihnya , tongkat estafet kepemimpinan organisasi pencak silat terbesar di ini beralih. Selain itu, jabatan ini menjadi amanah besar untuk terus mengembangkan pencak silat, baik sebagai olahraga prestasi maupun warisan budaya bangsa yang membanggakan.

Aklamasi Sugiono Jadi Ketua Umum PB IPSI 2026

Pemilihan Sugiono sebagai Ketua Umum PB IPSI 2026-2030 berlangsung mulus. Seluruh peserta Munas XVI IPSI sepakat menunjuk Menteri Luar Negeri tersebut untuk memimpin organisasi selama lima tahun ke depan. Proses aklamasi mencerminkan kepercayaan penuh terhadap kemampuan dan pengalaman Sugiono dalam memajukan pencak silat.

Momentum ini menandai babak baru bagi PB IPSI. Di bawah kepemimpinan Sugiono, organisasi ini diharapkan semakin solid dan mampu mencetak prestasi gemilang di kancah internasional. Tidak hanya itu, PB IPSI juga memiliki peran penting dalam melestarikan pencak silat sebagai bagian dari identitas bangsa.

Apresiasi untuk Prabowo Subianto

Sugiono dalam sambutannya, menyampaikan rasa hormat dan terima kasih yang mendalam kepada Prabowo Subianto. Menurutnya, dedikasi Prabowo selama 38 tahun (1988-2026) dalam membina pencak silat nasional sangat luar biasa dan patut menjadi teladan. Kontribusi Prabowo dinilai sangat signifikan dalam mengangkat citra pencak silat di Indonesia dan dunia.

Baca Juga :  Penerbangan Bandara Soetta Terganggu Cuaca Buruk pada 2026

“Ada satu rasa haru yang begitu besar karena beliau (Prabowo Subianto) mengatakan mulai dari tahun 1988 sampai 2026, kurang lebih 38 tahun mengurus pencak silat. Satu waktu yang sangat panjang yang jika tidak berasal dari lubuk hati yang paling dalam, saya yakin tidak mungkin bisa tercapai,” ujar Sugiono dengan nada penuh apresiasi.

Visi dan Misi Sugiono untuk PB IPSI

Sebagai Ketua Umum PB IPSI terbaru 2026, Sugiono memiliki visi dan misi yang jelas untuk mengembangkan pencak silat. Ia bertekad untuk melanjutkan program-program yang telah berjalan dengan baik serta melakukan inovasi untuk meningkatkan kualitas pembinaan atlet dan pelatih.

Selain itu, Sugiono juga ingin memperkuat peran pencak silat dalam sistem pendidikan nasional. Ia berharap pencak silat dapat menjadi bagian integral dari kurikulum sekolah, sehingga generasi muda Indonesia semakin mengenal dan mencintai olahraga bela diri ini. Pencak silat bukan hanya sekadar olahraga, tetapi juga sarana untuk menanamkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, dan cinta tanah air.

Target Olimpiade: Mimpi yang Harus Jadi Nyata

Salah satu target ambisius Sugiono adalah membawa pencak silat ke panggung . Ia menyadari bahwa mewujudkan mimpi ini membutuhkan kerja keras dan dukungan dari semua pihak. Namun, Sugiono optimis bahwa dengan semangat gotong royong dan komitmen yang kuat, pencak silat dapat bersaing dengan cabang olahraga lainnya di ajang multievent terbesar di dunia.

“Pencak silat harus menjadi warna pembangunan manusia Indonesia dan cita-cita kita untuk melihat pencak silat menjadi bagian dari Olimpiade harus diwujudkan,” tegas Sugiono. Pernyataan ini mencerminkan tekadnya untuk menjadikan pencak silat sebagai kebanggaan bangsa di mata dunia.

Alasan Prabowo Mundur dari PB IPSI

Presiden RI Prabowo Subianto menjelaskan alasan di balik keputusannya untuk tidak lagi menjabat sebagai Ketua Umum PB IPSI. Menurutnya, tanggung jawab sebagai kepala negara membutuhkan perhatian dan waktu yang besar, sehingga ia tidak mungkin efektif dalam menjalankan tugas sebagai pemimpin organisasi pencak silat.

Baca Juga :  Harga BBM Nonsubsidi Terbaru - Ini Kata Menteri Bahlil!

“Hari ini saya menyatakan bahwa saya mohon izin untuk tidak melanjutkan sebagai Ketua Umum PB IPSI. Karena saya sudah mengemban tugas kebangsaan yang menyita waktu saya, sehingga tidak mungkin saya efektif sebagai Ketua Umum PB IPSI,” kata Prabowo saat membuka Munas PB IPSI 2026.

Komitmen Prabowo untuk Pencak Silat

Meskipun tidak lagi menjabat sebagai Ketua Umum PB IPSI, Prabowo Subianto memastikan komitmennya untuk tetap mendukung pengembangan pencak silat dari posisinya sebagai Presiden RI. Ia akan terus memberikan perhatian dan dukungan kepada para atlet, pelatih, dan pengurus PB IPSI agar pencak silat semakin maju dan berprestasi.

Prabowo juga mengungkapkan kebanggaannya atas perjalanan panjang bersama pencak silat. Ia berharap pencak silat terus menjadi olahraga yang digemari oleh masyarakat Indonesia dan mampu mengharumkan nama bangsa di kancah internasional. Dukungan penuh dari pemerintah, diharapkan dapat mempercepat pencapaian target-target yang telah ditetapkan oleh PB IPSI periode 2026-2030.

Kesimpulan

Terpilihnya Sugiono sebagai Ketua Umum PB IPSI periode 2026-2030 menandai era baru bagi perkembangan pencak silat di Indonesia. Dengan dukungan dari semua pihak dan visi yang jelas, pencak silat diharapkan semakin maju dan mampu meraih prestasi gemilang di tingkat dunia, serta lebih mengakar dalam sistem pendidikan nasional sebagai pembentuk karakter bangsa.