IPIDIKLAT News – Stasiun KRL JIS (Jakarta International Stadium) siap beroperasi pada Juni 2026. PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyatakan bahwa pembangunan stasiun yang akan melayani rute Tanjung Priok-Jakarta Kota ini sudah memasuki tahap akhir.
Rampung Mei, Beroperasi Juni 2026
VP Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengungkapkan bahwa KAI Commuter fokus pada penyediaan layanan transportasi yang bermanfaat bagi publik. Dengan beroperasinya Stasiun KRL JIS dan penguatan prasarana di lintas utara, KAI memproyeksikan kontribusi kereta api terhadap kelancaran mobilitas warga akan semakin besar.
Anne menambahkan bahwa pembangunan Stasiun KRL JIS merupakan hasil kolaborasi antara KAI dengan berbagai pihak, termasuk Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kolaborasi ini bertujuan untuk memperluas aksesibilitas transportasi bagi masyarakat.
Pertumbuhan Pengguna KRL Tanjung Priok Meningkat
Pengoperasian Stasiun KRL JIS juga diharapkan semakin memperkuat layanan di lintas Tanjung Priok, yang menunjukkan tren pertumbuhan volume pengguna KRL secara konsisten. Data menunjukkan peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Pertumbuhan ini terus berlanjut hingga per Maret 2026.
Pada 2022, tercatat jumlah penumpang sebesar 1.599.107 orang. Kemudian, pada 2023, angka ini meningkat menjadi 2.676.363 orang. Pertumbuhan berlanjut pada 2024, dengan mencapai 3.377.633 pengguna. Tren positif ini berlanjut pada 2025 dengan total 3.531.311 pengguna. Pada Januari hingga Maret 2026, volume penumpang telah mencapai 873.658 orang. Nah, peningkatan ini menunjukkan bahwa KRL semakin menjadi pilihan utama masyarakat.
Oleh karena itu, dengan hadirnya Stasiun JIS akan mempermudah akses masyarakat untuk menggunakan KRL.
Manfaat Stasiun KRL JIS untuk Masyarakat
Keberadaan Stasiun KRL JIS tidak hanya memberikan kemudahan akses transportasi, tetapi juga memberikan dampak positif bagi berbagai aspek kehidupan masyarakat. Stasiun ini diharapkan dapat meningkatkan aktivitas ekonomi di sekitar kawasan stadion dan permukiman. Selain itu, stasiun ini juga dapat mengurangi kemacetan dan polusi udara di Jakarta Utara.
Tidak hanya itu, dengan semakin mudahnya akses transportasi publik, masyarakat diharapkan dapat lebih aktif dalam berolahraga dan mengikuti kegiatan di Jakarta International Stadium (JIS). Hal ini tentu akan berdampak positif bagi kesehatan dan kualitas hidup masyarakat.
Target Volume Penumpang di Stasiun JIS
KAI menargetkan volume penumpang di Stasiun KRL JIS akan terus meningkat seiring dengan semakin populernya penggunaan KRL sebagai moda transportasi pilihan. KAI juga berencana untuk terus mengembangkan fasilitas dan layanan di stasiun ini agar semakin nyaman dan aman bagi para pengguna.
Lantas, bagaimana strategi KAI untuk mencapai target tersebut? Salah satunya adalah dengan meningkatkan frekuensi perjalanan KRL dan memperluas jaringan rute. Selain itu, KAI juga akan terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan keamanan di seluruh stasiun KRL.
Kendala dan Tantangan Pembangunan Stasiun
Meskipun target operasional sudah ditetapkan, pembangunan Stasiun KRL JIS tentu tidak lepas dari berbagai kendala dan tantangan. Beberapa di antaranya adalah masalah pembebasan lahan, koordinasi dengan berbagai pihak terkait, dan faktor cuaca yang dapat mempengaruhi jadwal pembangunan. Meski begitu, KAI optimis bahwa semua kendala ini dapat diatasi dengan baik.
Kemudian, bagaimana KAI mengatasi kendala-kendala tersebut? Salah satunya adalah dengan menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat dan pihak-pihak terkait. Selain itu, KAI juga terus melakukan monitoring dan evaluasi terhadap perkembangan pembangunan stasiun secara berkala.
Kesimpulan
Stasiun KRL JIS siap beroperasi Juni 2026 mendatang. Dengan rampungnya pembangunan stasiun ini, masyarakat akan semakin mudah mengakses kawasan olahraga dan permukiman di sekitar JIS. Pertumbuhan pengguna KRL yang signifikan membuktikan bahwa kereta api semakin menjadi pilihan utama masyarakat. Diharapkan, Stasiun JIS menjadi bagian penting dari solusi transportasi Jakarta.
