Beranda » Berita » Rencana demiliterisasi Gaza: BoP Tekan Hamas Selesaikan Draft

Rencana demiliterisasi Gaza: BoP Tekan Hamas Selesaikan Draft

IPIDIKLAT News – Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) mendesak kelompok Hamas agar segera merampungkan rancangan kesepakatan demiliterisasi Jalur Gaza paling lambat akhir pekan ini. Langkah ini muncul seiring upaya intensif berbagai pihak untuk mengakhiri panjang melalui jalur diplomasi formal.

Media New York Times melaporkan bahwa melayangkan permintaan tegas kepada . AS mengharapkan Hamas menyerahkan hampir seluruh persenjataan yang mereka miliki serta menyerahkan detail jaringan terowongan bawah tanah di kawasan Jalur Gaza.

Selanjutnya, perwakilan dari kedua pihak akan bertemu di Mesir pada Selasa ini untuk membahas finalisasi kesepakatan. Meskipun jadwal pertemuan ini masih bersifat dinamis dan bisa berubah sewaktu-waktu, urgensi penyelesaian rancangan Gaza tetap menjadi prioritas utama BoP dalam pekan ini.

Latar Belakang Rencana Damai Gaza 2026

Dewan Keamanan melakukan pengesahan Resolusi 2803 pada November 2025 lalu. Resolusi ini memberikan persetujuan resmi bagi implementasi rencana perdamaian Gaza yang melibatkan kesepakatan antara pihak Hamas dan Zionis Israel sejak Oktober 2025.

Pemerintah Amerika Serikat kemudian menjalankan langkah nyata pada pertengahan Januari . Duta khusus Presiden , Steve Witkoff, mengumumkan dimulainya pelaksanaan tahap kedua dari peta jalan perdamaian tersebut secara resmi.

Tahapan ini mencakup beberapa poin krusial yang perlu semua pihak laksanakan:

  • Penarikan penuh pasukan tentara Zionis dari seluruh wilayah Jalur Gaza.
  • Mobilisasi Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) untuk menjaga keamanan.
  • Pendirian struktur pemerintahan baru bagi wilayah Gaza di bawah pengawasan BoP.

Peran Strategis BoP dalam Transisi Pemerintahan

Donald Trump membentuk Dewan Perdamaian atau BoP pada Januari 2026 sebagai badan pengatur masa transisi di Gaza. Beliau menyatakan undangan kepada sedikitnya 50 negara dunia untuk ikut berpartisipasi dan memberikan dukungan nyata bagi stabilitas kawasan tersebut.

Baca Juga :  Ledakan SPBE di Bekasi Menelan Dua Korban Jiwa Petugas Keamanan

Pertemuan perdamaian perdana berlangsung di Washington pada tanggal 19 Januari 2026. Data menunjukkan sebanyak 20 negara hadir mengirimkan perwakilan diplomatik dalam forum tersebut guna membahas visi perdamaian jangka panjang.

Berikut adalah rincian agenda transisi yang berjalan sepanjang 2026:

Agenda UtamaStatus Implementasi 2026
Penarikan Pasukan ZionisBerjalan melalui tahap kedua
Pengerahan Pasukan ISFDalam proses koordinasi
Demiliterisasi HamasTarget selesai akhir pekan ini

Tantangan Keamanan di Jalur Gaza

Walaupun proses transisi terus berjalan sesuai rencana yang disusun oleh BoP, hambatan di lapangan masih sering muncul. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa bentrokan masih terjadi antara kelompok pejuang Palestina dan pasukan penjajah Zionis hingga saat ini.

Kondisi ini menambah kerumitan bagi para delegasi yang sedang berupaya merampungkan kesepakatan demiliterisasi. Tentu saja, perdamaian yang berkelanjutan memerlukan komitmen penuh dari seluruh pemangku kepentingan agar kekerasan tidak lagi berlanjut di tahun 2026.

Intinya, penyelesaian peta terowongan dan penyerahan persenjataan merupakan langkah pembuka yang menentukan nasib Gaza ke depan. Dunia berharap pertemuan di Mesir minggu ini mampu memecah kebuntuan dan menciptakan keamanan bagi masyarakat di wilayah tersebut.