Beranda » Berita » PPPK Nakes 2026: Formasi Tenaga Kesehatan Nasional, Syarat & Passing Grade

PPPK Nakes 2026: Formasi Tenaga Kesehatan Nasional, Syarat & Passing Grade

Pemerintah kembali memprioritaskan sektor kesehatan dalam rekrutmen Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun ini. Tingginya kebutuhan tenaga medis di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) membuat formasi PPPK Nakes 2026 menjadi sorotan utama.

Banyak pelamar yang gagal pada seleksi sebelumnya bukan karena kurang kompeten, melainkan kurang teliti memahami persyaratan administrasi dan nilai ambang batas. Memahami detail formasi dan passing grade sejak dini adalah kunci lolos seleksi tahun ini.

Lantas, jabatan apa saja yang dibuka dan bagaimana skema kelulusannya? Artikel ini mengupas tuntas informasi vital tersebut agar persiapan pelamar lebih matang.

💡 QUICK ANSWER:Seleksi PPPK Nakes 2026 memprioritaskan pelamar Eks Tenaga Honorer Kategori II (THK-II) dan Non-ASN terdata di SISDMK. Pendaftaran dilakukan satu pintu melalui portal sscasn.bkn.go.id. Syarat utama mencakup STR aktif (untuk jabatan tertentu), pengalaman kerja minimal 2 tahun, dan usia maksimal 57 tahun. Kelulusan ditentukan berdasarkan peranking nilai Kompetensi Teknis, Manajerial, Sosiokultural, dan Wawancara.

Disclaimer:

Informasi ini disusun berdasarkan regulasi yang berlaku dan proyeksi tahun 2026. Untuk pengumuman resmi dan jadwal terbaru, silakan cek secara berkala di situs sscasn.bkn.go.id dan kemkes.go.id.


Prioritas Formasi Tenaga Kesehatan 2026

Pemerintah melalui Kemenpan RB menetapkan kebijakan khusus untuk pemenuhan kebutuhan tenaga kesehatan nasional. Fokus utama tahun 2026 adalah pemerataan tenaga medis di seluruh pelosok negeri.

Formasi yang dibuka tidak hanya untuk rumah sakit pusat, tetapi juga Puskesmas dan fasilitas kesehatan tingkat pertama di daerah. Jabatan fungsional yang paling banyak dibutuhkan biasanya mencakup pelayanan dasar yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Baca Juga :  PPPK Kemenkes 2026: Formasi dan Lokasi Penempatan, Syarat & Passing Grade

Berikut adalah beberapa jabatan yang diprediksi memiliki kuota besar:

  • Dokter Umum dan Dokter Spesialis
  • Perawat (Ahli Pertama & Terampil)
  • Bidan
  • Apoteker dan Asisten Apoteker
  • Pranata Laboratorium Kesehatan
  • Nutrisionis

Penting dicatat, pelamar harus memastikan kualifikasi pendidikan linier dengan jabatan yang dilamar. Kesalahan memilih formasi seringkali menjadi penyebab gugurnya peserta di tahap administrasi.

Syarat Pendaftaran PPPK Nakes Terbaru

Seleksi PPPK Tenaga Kesehatan memiliki kriteria spesifik dibandingkan formasi teknis lainnya. Selain syarat umum sebagai Warga Negara Indonesia (WNI), terdapat syarat khusus terkait kompetensi profesional.

Kepemilikan Surat Tanda Registrasi (STR) menjadi poin krusial bagi sebagian besar jabatan fungsional kesehatan. Namun, ada juga jabatan tertentu yang tidak mensyaratkan STR, seperti Administrator Kesehatan atau Entomolog Kesehatan (tergantung kebijakan instansi).

Syarat Umum & Khusus:

  1. Usia: Minimal 20 tahun dan maksimal 1 tahun sebelum batas usia pensiun pada jabatan yang dilamar (umumnya 57 tahun).
  2. Pendidikan: Memiliki ijazah sesuai kualifikasi pendidikan jabatan.
  3. Pengalaman Kerja: Minimal 2 tahun untuk jenjang Terampil/Pemula dan 3 tahun untuk jenjang Ahli Muda (relevan dengan jabatan).
  4. STR: Wajib melampirkan STR aktif (bukan STR internship) bagi jabatan yang mempersyaratkan.
  5. Surat Keterangan: Sehat jasmani dan rohani serta bebas narkoba.
  6. Catatan Penting: Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS/PPPK/TNI/Polri.

Jadwal Seleksi PPPK 2026

Mengetahui estimasi jadwal sangat membantu dalam menyusun strategi belajar. Biasanya, rangkaian seleksi dimulai pada pertengahan tahun, namun bisa berubah sewaktu-waktu tergantung kebijakan Panselnas.

Berikut adalah estimasi timeline seleksi yang dapat dijadikan acuan:

Tahapan SeleksiEstimasi WaktuStatus
Pengumuman FormasiAgustus – September 2026⏳ Menunggu
Pendaftaran Online (SSCASN)September – Oktober 2026⏳ Menunggu
Seleksi AdministrasiOktober 2026⏳ Menunggu
Pelaksanaan Seleksi KompetensiNovember – Desember 2026⏳ Menunggu
Pengumuman KelulusanDesember 2026 – Januari 2027Info Penting
Baca Juga :  PPPK Guru Agama 2026: Formasi Kemenag dan Kemendikbud, Syarat & Passing Grade

Nilai Ambang Batas (Passing Grade) Seleksi Kompetensi

Kelulusan PPPK tidak hanya ditentukan oleh peringkat, tetapi juga pemenuhan Nilai Ambang Batas (NAB). Seleksi kompetensi terdiri dari empat materi utama: Teknis, Manajerial, Sosiokultural, dan Wawancara.

Setiap materi memiliki bobot dan ambang batas yang berbeda. Kegagalan mencapai nilai minimal di salah satu sub-tes (kecuali Teknis pada kondisi tertentu formasi prioritas) bisa berakibat fatal.

Rincian Passing Grade (Berdasarkan KepmenpanRB sebelumnya):

Materi SoalJumlah SoalPassing GradeNilai Maksimal
Kompetensi Teknis90Bervariasi per Jabatan*450
Manajerial & Sosiokultural45 (25+20)117 (Akumulasi)180
Wawancara102440
*Catatan: Nilai ambang batas teknis berbeda untuk setiap jabatan (misal: Dokter, Bidan, Perawat). Cek lampiran KepmenpanRB saat rilis resmi.

Cara Daftar PPPK Nakes – Langkah demi Langkah

Proses pendaftaran dilakukan sepenuhnya secara daring. Ketelitian saat menginput data dan mengunggah dokumen sangat diperlukan karena kesalahan kecil tidak dapat diperbaiki setelah tombol “Akhiri Pendaftaran” ditekan.

Berikut alur pendaftarannya:

  1. Buat Akun SSCASN: Kunjungi laman sscasn.bkn.go.id dan pilih menu buat akun. Gunakan NIK dan Nomor KK yang valid.
  2. Lengkapi Biodata: Isi data diri, unggah swafoto, dan pastikan data sesuai dengan Dukcapil.
  3. Pilih Jenis Seleksi & Formasi: Pilih seleksi PPPK Tenaga Kesehatan, kemudian pilih instansi dan jabatan yang dituju. Pastikan kualifikasi pendidikan muncul di sistem.
  4. Isi Riwayat & Dokumen: Lengkapi riwayat pekerjaan dan unggah dokumen wajib (KTP, Ijazah, Transkrip, STR, Surat Lamaran, Surat Pernyataan, Surat Pengalaman Kerja).
  5. Resume & Submit: Periksa kembali seluruh data di halaman resume. Pastikan tidak ada kesalahan ketik atau dokumen buram. Centang semua pernyataan dan akhiri pendaftaran.
  6. Cetak Kartu: Unduh dan cetak Kartu Informasi Akun serta Kartu Pendaftaran sebagai bukti.
Baca Juga :  PPPK Paruh Waktu 2026 Resmi: Aturan dan Implementasi

Dokumen Wajib Unggah di SSCASN

Persiapan dokumen sebaiknya dilakukan jauh-jauh hari. Format dokumen biasanya berbentuk PDF (untuk berkas) dan JPG/JPEG (untuk foto). Ukuran file juga dibatasi, sehingga perlu dikompres jika terlalu besar.

Checklist dokumen yang umumnya diminta:

  • ✅ Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli atau Surat Keterangan Dukcapil.
  • ✅ Ijazah asli dan Transkrip Nilai asli.
  • ✅ Pas foto berlatar belakang merah.
  • ✅ Surat Tanda Registrasi (STR) asli (bukan legalisir).
  • ✅ Surat Keterangan Bekerja di bidang kesehatan yang relevan (minimal 2 tahun).
  • ✅ Surat Lamaran & Surat Pernyataan (sesuai format instansi).

FAQ (Pertanyaan Umum)

Apakah fresh graduate bisa mendaftar PPPK Nakes 2026?

Secara umum, PPPK mensyaratkan pengalaman kerja minimal 2 tahun di bidang yang relevan. Fresh graduate disarankan menunggu pembukaan formasi CPNS atau memastikan apakah ada formasi khusus yang tidak mensyaratkan pengalaman (sangat jarang).

Bagaimana jika STR saya mati saat pendaftaran?

STR wajib masih berlaku saat melamar. Jika masa berlaku habis atau sedang dalam proses perpanjangan, pelamar berisiko dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) pada seleksi administrasi. Segera urus perpanjangan melalui KTKI.

Apakah bisa melamar di luar domisili?

Bisa. Pelamar PPPK Tenaga Kesehatan diperbolehkan melamar di instansi daerah lain selama memenuhi kualifikasi pendidikan dan persyaratan jabatan, kecuali ada kebijakan khusus dari pemda setempat yang memprioritaskan putra daerah.


Kesimpulan

PPPK Nakes 2026 membuka peluang besar bagi tenaga kesehatan untuk mendapatkan status ASN dan kesejahteraan yang lebih baik. Persiapan dokumen, terutama STR dan surat pengalaman kerja, menjadi modal awal yang krusial. Selain itu, memahami struktur passing grade akan membantu pelamar menyusun strategi menjawab soal dengan efektif.

Jangan menunggu pengumuman resmi rilis untuk mulai belajar. Cicil materi kompetensi teknis sesuai jabatan mulai sekarang. Pastikan untuk selalu memantau update terbaru di situs resmi BKN dan Kementerian Kesehatan.

Sudah siapkah berkas administrasi Anda untuk seleksi tahun ini?