Pernahkah membayangkan bekerja di balik layar informasi cuaca yang diakses jutaan orang setiap harinya? Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali menjadi sorotan pencari kerja di tahun ini. Kabar pembukaan seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) BMKG 2026 menjadi angin segar, terutama bagi lulusan Meteorologi, Geofisika, dan bidang teknis lainnya.
Tingginya minat masyarakat terhadap posisi Prakirawan Cuaca dan teknisi peralatan membuat persaingan diprediksi akan sangat ketat. Bukan hanya soal gaji dan tunjangan kinerja yang menggiurkan, tetapi juga prestise menjadi bagian dari instansi vital negara. Artikel ini akan mengupas tuntas segala hal yang perlu dipersiapkan, mulai dari syarat administrasi hingga bocoran passing grade terbaru.
Formasi Prioritas PPPK BMKG 2026
Tahun 2026 menjadi momentum penting bagi BMKG dalam memperkuat sumber daya manusianya. Fokus utama pengadaan PPPK kali ini masih didominasi oleh Jabatan Fungsional Teknis. Hal ini sejalan dengan kebutuhan negara akan data iklim dan kebencanaan yang semakin presisi. Berikut adalah prediksi formasi yang paling banyak dibuka:
1. Prakirawan Cuaca (Meteorologist)
Posisi ini adalah ujung tombak BMKG. Formasi ini biasanya terbuka untuk lulusan S-1 Meteorologi atau S-1 Sains Atmosfer. Tugas utamanya bukan hanya “meramal” hujan, tetapi menganalisis data satelit dan radar untuk peringatan dini cuaca ekstrem.
2. Pengamat Meteorologi dan Geofisika (PMG)
Jabatan PMG seringkali menjadi formasi dengan kuota terbanyak. Posisi ini terbagi menjadi beberapa jenjang, mulai dari Pemula hingga Ahli Pertama. Kualifikasi pendidikan biasanya mencakup D-III Meteorologi, Geofisika, atau Instrumentasi.
3. Teknisi Peralatan MKG
Mengingat BMKG sangat bergantung pada sensor dan alat canggih, peran teknisi sangat krusial. Formasi ini umumnya menyasar lulusan D-III Teknik Elektro, Teknik Mesin, atau Teknik Instrumentasi.
4. Pranata Komputer & Data
Era digital menuntut pengelolaan big data yang handal. Formasi ini dibuka untuk lulusan IT (Teknik Informatika/Sistem Informasi) guna mengelola server dan aplikasi info cuaca yang diakses publik.
Apa Saja Tugas Prakirawan Cuaca?
Banyak pelamar yang hanya tergiur nama besar instansi tanpa memahami beban kerjanya. Menjadi seorang Prakirawan Cuaca di lingkungan PPPK BMKG 2026 menuntut ketelitian tinggi. Berikut gambaran tugasnya:
- Pengamatan Unsur Cuaca: Melakukan observasi data suhu, tekanan udara, kelembapan, angin, dan awan setiap jam (synoptic observation).
- Analisis Data Satelit: Membaca citra satelit Himawari dan radar cuaca untuk mendeteksi potensi pertumbuhan awan Cumulonimbus.
- Pembuatan Produk Prakiraan: Menyusun buletin cuaca harian untuk publik, penerbangan (aviation), dan pelayaran (maritime).
- Diseminasi Peringatan Dini: Memberikan peringatan cepat kepada stakeholder terkait jika terdeteksi potensi cuaca ekstrem seperti badai tropis atau hujan lebat.
Pekerjaan ini biasanya menggunakan sistem shift (dinas malam), mengingat cuaca tidak pernah tidur. Kesiapan fisik dan mental menjadi poin penilaian tersendiri saat seleksi kompetensi.
Syarat Pendaftaran PPPK BMKG 2026
Memasuki tahap persiapan, calon pelamar wajib memahami kriteria dasar agar lolos seleksi administrasi. Gugur di tahap awal karena kelalaian membaca syarat tentu sangat disayangkan. Berikut rinciannya:
Syarat Umum
- Warga Negara Indonesia (WNI): Bertakwa kepada Tuhan YME dan setia pada Pancasila.
- Usia: Minimal 20 tahun dan maksimal 1 tahun sebelum batas usia pensiun pada jabatan yang dilamar (biasanya maks 57 tahun untuk jabatan fungsional ahli pertama).
- Rekam Jejak: Tidak pernah dipidana penjara 2 tahun atau lebih, serta tidak pernah diberhentikan dengan tidak hormat dari instansi manapun.
- Status Kepegawaian: Bukan anggota/pengurus partai politik, bukan CPNS/PNS/TNI/Polri aktif.
- Kesehatan: Sehat jasmani dan rohani sesuai dengan persyaratan jabatan.
Syarat Khusus Jabatan Fungsional
- Pendidikan: Wajib memiliki ijazah dari perguruan tinggi yang terakreditasi BAN-PT. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal biasanya ditetapkan pada angka 2.75 atau 3.00 (skala 4.00) tergantung formasi.
- Pengalaman Kerja: Untuk pelamar PPPK, wajib memiliki pengalaman kerja yang relevan dengan jabatan yang dilamar minimal 2 tahun. Pengalaman ini dibuktikan dengan surat keterangan bekerja (Paklaring).
- Bebas Buta Warna: Khusus untuk jabatan PMG dan Prakirawan Cuaca, kemampuan membedakan warna sangat vital dalam membaca peta citra satelit.
Dokumen Wajib & Checklist Persiapan
Kegagalan administrasi sering terjadi akibat dokumen yang tidak terbaca, salah format, atau salah unggah. Pastikan seluruh dokumen di-scan dengan mesin pemindai (bukan foto HP) agar hasilnya jernih.
Tabel Checklist Dokumen PPPK BMKG 2026:
| Nama Dokumen | Status | |
|---|---|---|
| KTP Asli / Surat Ket. Disdukcapil | JPG/JPEG (Max 200 KB) | Wajib |
| Pas Foto (Latar Merah) | JPG/JPEG (Max 200 KB) | Wajib |
| Surat Lamaran (Ditujukan ke Kepala BMKG) | PDF (Max 300 KB) | Wajib |
| PDF (Max 800 KB) | Wajib | |
| Surat Pengalaman Kerja (Min. 2 Thn) | PDF (Max 800 KB) | Krusial |
| Surat Pernyataan 5 Poin | PDF (Max 800 KB) | Wajib |
Catatan: Pastikan seluruh dokumen bermaterai elektronik (e-materai) jika dipersyaratkan dalam pengumuman resmi.
Estimasi Jadwal Seleksi 2026
Berdasarkan pola tahun-tahun sebelumnya, seleksi CASN (CPNS & PPPK) biasanya dimulai pada pertengahan tahun. Namun, di tahun 2026 ini, proses diharapkan bisa lebih cepat. Berikut estimasi linimasa yang perlu diperhatikan agar tidak ketinggalan informasi.
| Tahapan Kegiatan | Estimasi Waktu | Keterangan |
|---|---|---|
| Pengumuman Formasi | Mei – Juni 2026 | Pantau Web BMKG |
| Pendaftaran Online (SSCASN) | Juni – Juli 2026 | Buat Akun |
| Seleksi Kompetensi (CAT) | Agustus – September 2026 | Fase Penentu |
| Pengumuman Kelulusan | Oktober 2026 | Final |
| Pengusulan NIP PPPK | November – Desember 2026 | Pemberkasan |
Passing Grade & Materi Seleksi Kompetensi
Berbeda dengan CPNS yang mengenal SKD dan SKB, seleksi PPPK menggunakan istilah Seleksi Kompetensi yang terdiri dari empat sub-tes. Semuanya dilakukan dalam satu rangkaian waktu menggunakan Computer Assisted Test (CAT) BKN.
Materi Ujian
- Kompetensi Teknis: Menguji pengetahuan spesifik sesuai jabatan (Misal: Meteorologi, Fisika Awan, Klimatologi untuk Prakirawan). Ini memiliki bobot nilai terbesar.
- Kompetensi Manajerial: Menguji integritas, kerjasama, komunikasi, dan orientasi pada hasil.
- Kompetensi Sosiokultural: Menguji kepekaan terhadap keberagaman, toleransi, dan perekat bangsa.
- Wawancara: Menguji integritas dan moralitas (dilakukan tertulis via komputer).
Nilai Ambang Batas (Passing Grade)
Angka passing grade dapat berubah sesuai Keputusan Menteri PANRB setiap tahunnya. Namun, sebagai acuan persiapan 2026, berikut adalah gambaran passing grade dari periode sebelumnya:
| Materi Seleksi | Jumlah Soal | Passing Grade (Min) | Nilai Maksimal |
|---|---|---|---|
| Kompetensi Teknis | 90-100 | Bervariasi (cth: 270) | 450 |
| 45 | 130 | 200 | |
| Wawancara (Tertulis) | 10 | 24 | 40 |
Tips Lolos Passing Grade: Fokuskan belajar pada Kompetensi Teknis karena bobot nilainya paling tinggi (5 poin per jawaban benar, 0 jika salah). Jangan remehkan soal manajerial yang seringkali menjebak dengan pilihan jawaban yang “terlihat benar semua”.
Gaji dan Tunjangan PPPK BMKG
Sering menjadi pertanyaan, “Berapa gaji PPPK BMKG?” Mengacu pada Perpres No. 98 Tahun 2020 (dan penyesuaian terbaru di 2024/2025), gaji PPPK setara dengan PNS pada kelas jabatan yang sama.
Untuk lulusan S-1 (Golongan IX PPPK), gaji pokok awal berada di kisaran Rp3.200.000 hingga Rp3.500.000 (belum termasuk tunjangan). Namun, take home pay bisa jauh lebih besar karena adanya komponen:
- Tunjangan Keluarga (Suami/Istri & Anak).
- Tunjangan Pangan.
- Tunjangan Jabatan Fungsional.
- Tunjangan Kinerja (Tukin): Di BMKG, tukin menjadi komponen yang cukup besar, bergantung pada kelas jabatan dan capaian kinerja bulanan.
Sebagai estimasi kasar, seorang Prakirawan Cuaca Ahli Pertama (PPPK) bisa membawa pulang THP (Take Home Pay) antara Rp6.000.000 hingga Rp8.000.000 per bulan, tergantung lokasi penempatan dan kebijakan daerah (jika ada tambahan TPP).
Cara Daftar di SSCASN 2026: Step-by-Step
Proses pendaftaran sepenuhnya dilakukan secara daring. Agar tidak bingung saat portal dibuka, pahami alurnya berikut ini:
- Buat Akun SSCASN: Akses sscasn.bkn.go.id, pilih menu “Buat Akun”. Masukkan NIK dan Nomor KK. Pastikan data di Dukcapil sudah sinkron. Lakukan swafoto (selfie) untuk verifikasi wajah.
- Login dan Isi Biodata: Masuk kembali menggunakan NIK dan password yang dibuat. Lengkapi data diri, gelar pendidikan, dan alamat domisili.
- Pilih Jenis Seleksi & Formasi: Pilih jenis seleksi “PPPK Teknis”. Cari instansi “Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika”. Pilih jabatan yang sesuai kualifikasi pendidikan (Contoh: Ahli Pertama – Prakirawan Cuaca).
- Unggah Dokumen: Upload file PDF/JPG sesuai instruksi. Perhatikan batas ukuran file. Klik “Lihat” setelah upload untuk memastikan file tidak corrupt/rusak.
- Resume & Akhiri Pendaftaran: Cek kembali semua data di halaman Resume. Jika sudah yakin, klik “Akhiri Pendaftaran”. Setelah tombol ini diklik, data tidak bisa diubah lagi. Cetak Kartu Pendaftaran.
FAQ: Pertanyaan Seputar PPPK BMKG
Berikut adalah pertanyaan yang sering muncul di kalangan pelamar PPPK BMKG:
1. Apakah lulusan SMA/SMK bisa mendaftar PPPK BMKG?
Umumnya, formasi teknis BMKG (Prakirawan/PMG) mensyaratkan minimal D-III atau S-1. Namun, terkadang ada formasi khusus untuk lulusan SMK Jurusan Penerbangan atau kelistrikan, meski kuotanya sangat terbatas. Cek rincian formasi saat pengumuman resmi rilis.
2. Apakah jurusan Geografi murni bisa melamar Prakirawan Cuaca?
Biasanya, formasi Prakirawan Cuaca sangat spesifik meminta S-1 Meteorologi atau Fisika/Sains Atmosfer. Jurusan Geografi murni lebih sering diarahkan ke formasi analis kebencanaan atau pemetaan, bukan prakirawan fungsional. Pastikan membaca kualifikasi jurusan dengan teliti.
3. Apakah mata minus/berkacamata boleh mendaftar?
Boleh, asalkan masih dalam batas wajar dan dapat dikoreksi dengan kacamata/lensa kontak. Yang mutlak dilarang biasanya adalah buta warna (total maupun parsial) karena pekerjaan ini melibatkan pembacaan citra berwarna.
4. Apakah PPPK BMKG bisa dimutasi?
Sesuai perjanjian kerja, PPPK dikontrak untuk bekerja di unit kerja penempatan selama masa kontrak (biasanya 1-5 tahun). PPPK umumnya tidak bisa mengajukan mutasi layaknya PNS. Mutasi hanya terjadi atas kebutuhan organisasi yang mendesak.
5. Berapa lama masa kontrak PPPK BMKG?
Masa hubungan perjanjian kerja (MHPK) paling singkat adalah 1 tahun dan paling lama 5 tahun. Kontrak ini dapat diperpanjang sesuai kebutuhan instansi dan penilaian kinerja pegawai tersebut.
Kesimpulan
Seleksi PPPK BMKG 2026 adalah peluang emas bagi para profesional di bidang meteorologi, klimatologi, dan geofisika untuk berkontribusi bagi negara. Persiapan yang matang, mulai dari kelengkapan dokumen hingga pemahaman materi teknis, menjadi kunci utama keberhasilan. Jangan lupa untuk rutin mengecek portal resmi agar tidak tertinggal informasi jadwal pendaftaran.
Punya pengalaman mendaftar atau pertanyaan spesifik tentang formasi BMKG? Mari berdiskusi di kolom komentar atau bagikan artikel ini kepada teman seperjuangan agar sukses bersama!
