Menjadi mahasiswa Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN masih menjadi impian emas bagi ribuan lulusan SMA/SMK di seluruh Indonesia.
Bagaimana tidak?
Selain bebas biaya pendidikan alias gratis, lulusannya punya kesempatan besar langsung diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Kementerian Keuangan.
Namun, persaingan masuk Pendaftaran STAN 2026 diprediksi akan semakin ketat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Banyak calon pendaftar yang gagal di tahap awal bukan karena kurang pintar, melainkan karena kurang teliti memahami syarat administrasi, terutama soal nilai UTBK-SNBT.
Artikel ini akan mengupas tuntas semua hal teknis mulai dari syarat nilai, jadwal, hingga tutorial login agar tidak salah langkah.
Simak detailnya di bawah ini.
💡 Quick Answer: Kapan & Bagaimana Cara Daftarnya?
Singkatnya, Pendaftaran STAN 2026 diprediksi akan dibuka pada bulan Mei – Juni 2026 (setelah pelaksanaan UTBK-SNBT).
Pendaftaran dilakukan melalui satu pintu di portal dikdin.bkn.go.id.
Wajib diingat: Syarat mutlak untuk bisa mendaftar adalah memiliki nilai UTBK-SNBT 2026. Jadi, pastikan sudah mengikuti tes UTBK yang diselenggarakan oleh BPPP Kemendikbud terlebih dahulu.
Syarat Pendaftaran STAN 2026 (Wajib Tahu)
Sebelum masuk ke teknis cara login, pahami dulu syarat krusial yang sering menjadi “batu sandungan” bagi pendaftar pemula.
Syarat ini biasanya bersifat mutlak dan tidak bisa ditawar.
1. Nilai UTBK-SNBT
Sejak beberapa tahun terakhir, STAN tidak lagi mengadakan tes akademiknya sendiri di tahap awal, melainkan menggunakan hasil UTBK.
Peserta wajib memiliki nilai Tes Potensi Skolastik (TPS), Literasi dalam Bahasa Indonesia/Inggris, dan Penalaran Matematika.
Biasanya, batas minimal nilai (passing grade) untuk setiap subtes adalah:
- TPS: Minimal 600 (rata-rata)
- Literasi: Minimal 550
- Penalaran Matematika: Minimal 500
Catatan: Angka di atas adalah estimasi berdasarkan tahun sebelumnya dan bisa berubah sesuai kebijakan SPMB STAN 2026.
2. Usia & Tahun Lulus
PKN STAN cukup ketat soal umur.
Umumnya, batas usia pendaftar per tanggal 1 September 2026 adalah:
- Maksimal 21 tahun.
- Minimal 14 tahun.
Untuk tahun kelulusan, biasanya terbuka untuk lulusan tahun 2024, 2025, dan 2026 (gap year diperbolehkan maksimal 2 tahun).
3. Kesehatan Fisik
Badan sehat itu wajib, tapi tidak harus bertubuh atletis.
Syarat utamanya adalah bebas dari ketergantungan NAPZA dan tidak buta warna (baik total maupun parsial).
Berbeda dengan sekolah kedinasan lain seperti IPDN atau STIN, PKN STAN biasanya tidak menetapkan syarat tinggi badan minimal, kecuali untuk program studi tertentu seperti Bea Cukai.
Cara Login & Alur Pendaftaran STAN 2026
Proses pendaftaran sekolah kedinasan seringkali membingungkan karena melibatkan dua portal berbeda.
Agar tidak pusing, ikuti alur logis berikut ini.
Langkah 1: Buat Akun SSCASN Dikdin
Gerbang pertama adalah portal milik Badan Kepegawaian Negara (BKN).
- Akses laman https://dikdin.bkn.go.id/.
- Pilih menu Pendaftaran atau Buat Akun.
- Masukkan NIK (Nomor Induk Kependudukan) dan Nomor Kartu Keluarga.
- Lengkapi biodata dasar dan unggah swafoto (selfie) memegang KTP.
- Cetak Kartu Informasi Akun.
Langkah 2: Login & Pilih Sekolah
Setelah punya akun, silakan login kembali ke portal yang sama.
- Login menggunakan NIK dan password yang sudah dibuat.
- Pilih sekolah kedinasan: Politeknik Keuangan Negara STAN.
- Pilih jalur masuk (Reguler, Afirmasi Kewilayahan, atau Pembibitan).
- Lengkapi biodata pendidikan dan unggah dokumen persyaratan (Rapor, KTP, KK, Foto background merah).
- Cek kembali resume pendaftaran.
- Klik Akhiri Pendaftaran jika sudah yakin (data tidak bisa diubah setelah ini!).
Langkah 3: Portal SPMB STAN
Nah, ini yang sering terlewat.
Setelah mendaftar di BKN dan melakukan pembayaran biaya pendaftaran, peserta biasanya diminta login ke portal spmb.pknstan.ac.id.
Portal ini digunakan untuk mencetak kartu ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan memantau pengumuman tahap lanjut.
Estimasi Jadwal & Agenda Penting
Agar persiapan lebih matang, perhatikan linimasa berikut.
Jadwal ini mengacu pada pola tahunan seleksi sekolah kedinasan.
| Kegiatan | Estimasi Waktu | Status |
|---|---|---|
| Pendaftaran UTBK-SNBT | Maret – April 2026 | Wajib Ikut |
| ⚠️ Pendaftaran STAN (Online) | Mei – Juni 2026 | Critical |
| Seleksi Administrasi | Juni 2026 | Sistem Gugur |
| Pelaksanaan SKD (CAT BKN) | Juli – Agustus 2026 | Tes Fisik |
| Tes Kesehatan & Psikotes | Agustus – September 2026 | Tahap Akhir |
| Pengumuman Kelulusan | ✅ September 2026 | Kuliah Perdana |
Biaya & Pilihan Jurusan
Banyak yang bertanya, “Masuk STAN bayar berapa?”
Jawabannya: Biaya pendidikan 100% Gratis.
Namun, pendaftar dikenakan biaya pendaftaran (biaya administrasi SKD) yang disetor ke kas negara.
Nominalnya berkisar Rp250.000 – Rp350.000 (berdasarkan tahun lalu).
Untuk pilihan jurusan, PKN STAN saat ini fokus pada jenjang Diploma IV (Setara S1 Terapan):
- D-IV Akuntansi Sektor Publik
- D-IV Manajemen Keuangan Negara
- D-IV Manajemen Aset Publik
Lulusan dari ketiga prodi ini memiliki prospek karir yang sangat cerah di instansi pemerintahan.
Pertanyaan Populer (FAQ)
Apakah mata minus boleh mendaftar STAN?
Boleh. Toleransi mata minus, plus, atau silinder masih diberikan asalkan tidak buta warna. Namun, untuk prodi tertentu mungkin ada kriteria kesehatan mata yang lebih spesifik.
Berapa rata-rata nilai rapor yang dibutuhkan?
Untuk jalur reguler, rata-rata nilai ujian pada ijazah atau rapor (pengetahuan) minimal 70,00 (skala 100). Pastikan nilai rapor kelas 10-12 konsisten aman di atas angka tersebut.
Apakah lulusan SMK bisa masuk STAN?
Tentu bisa. PKN STAN menerima lulusan SMA, SMK, maupun MA dari semua jurusan (IPA/IPS/Bahasa/Kejuruan), asalkan memiliki nilai UTBK-SNBT yang memenuhi syarat.
Kesimpulan
Menembus ketatnya persaingan Pendaftaran STAN 2026 memang bukan hal yang mudah, tapi bukan berarti mustahil.
Kunci utamanya ada pada persiapan nilai UTBK yang maksimal dan ketelitian saat mengisi formulir di portal BKN.
Satu kesalahan kecil saat input data administrasi bisa berakibat fatal alias gagal sebelum bertanding.
Jadi, persiapkan dokumen dari sekarang, fokus belajar untuk UTBK, dan pantau terus info resminya.
Punya pengalaman atau pertanyaan soal seleksi sekolah kedinasan? Yuk, diskusi di kolom komentar!