IPIDIKLAT News – PT Pertamina (Persero) mengadakan program Pasar Murah di berbagai daerah di Indonesia, mulai 11 April 2026. Program ini merupakan wujud komitmen Pertamina untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi keluarga prasejahtera.
Wakil Presiden Komunikasi Korporat Pertamina, Muhammad Baron, menjelaskan bahwa inisiatif Pasar Murah Pertamina menyasar masyarakat yang tergolong dalam desil 1-4 berdasarkan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSE). Selain meringankan beban ekonomi, program ini juga menjadi solusi bagi keluarga prasejahtera di tengah fluktuasi harga bahan pokok. Lalu, bagaimana detail pelaksanaan program ini?
Target dan Lokasi Pasar Murah 2026
Kabupaten Tuban, Jawa Timur menjadi lokasi perdana pelaksanaan program Pasar Murah pada 11 April 2026. Selanjutnya, program akan berlangsung bertahap di wilayah operasional Pertamina lainnya. Baron menambahkan, pelaksanaan di Tuban menyasar warga dari empat desa di sekitar wilayah operasi Pertamina.
Desa Remen, Desa Tasikharjo, Desa Purworejo, dan Desa Mentoso menjadi fokus utama, sebab pemerintah daerah Kabupaten Tuban sudah menetapkan desa-desa ini berdasarkan kriteria masyarakat prasejahtera per 2026. Penentuan target penerima manfaat terlaksana melalui koordinasi erat dengan pemerintah daerah. Pemerintah daerah memiliki peran penting agar program ini tepat sasaran dan menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Paket Sembako Murah untuk Warga Prasejahtera
Setiap keluarga penerima manfaat akan memperoleh paket sembako yang berisi kebutuhan pokok sehari-hari. Paket tersebut meliputi beras 5 kg, minyak goreng 2 liter, gula 2 kg, susu kental manis 1 kaleng, kecap manis 1 botol, dan sarden 1 kaleng. Jika masyarakat membelinya di pasaran, harga normal paket ini mencapai Rp 211.000. Akan tetapi, melalui program Pasar Murah Pertamina, masyarakat bisa menebusnya hanya dengan Rp 30.000.
Pemanfaatan Dana Hasil Penjualan Paket Sembako
Menariknya, seluruh hasil penjualan paket sembako tidak masuk ke kantong Pertamina. Dana tersebut perusahaan salurkan kembali untuk mendukung pembangunan dan operasional sarana ibadah. Pertamina juga menyalurkan dana ke sarana prasarana desa, dan panti asuhan di sekitar wilayah pelaksanaan program. Tidak hanya memberikan bantuan secara langsung, program ini juga memberikan dampak positif yang berkelanjutan.
Komitmen Pertamina dalam Program TJSL
Sebagai bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), Pertamina menjamin keberlanjutan program ini. Perusahaan juga memastikan bahwa program memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Distribusi bantuan terlaksana melalui Subholding Downstream, PT Pertamina Patra Niaga, dengan dukungan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan. Lembaga sosial, lembaga keagamaan, dan yayasan pun turut membantu kelancaran program ini.
Selain meringankan beban ekonomi masyarakat, program Pasar Murah Pertamina juga menjadi wujud komitmen perusahaan dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs). Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060. Perusahaan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian SDGs.
Transformasi Pertamina Berdasarkan Prinsip ESG
Seluruh upaya yang Pertamina lakukan selaras dengan transformasi perusahaan. Pertamina berorientasi pada tata kelola, pelayanan publik, keberlanjutan usaha dan lingkungan. Penerapan prinsip-prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) perusahaan jalankan di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina. Lantas, apa saja manfaat penerapan ESG bagi perusahaan?
Dengan menerapkan prinsip ESG, Pertamina berharap bisa meningkatkan efisiensi operasional. Selain itu, perusahaan juga ingin meningkatkan reputasi di mata investor dan masyarakat. Bahkan, melalui ESG, Pertamina ingin menciptakan inovasi yang berkelanjutan.
Manfaat Program Pasar Murah Pertamina Lebih Luas
Program Pasar Murah Pertamina bukan hanya sekadar memberikan bantuan sembako murah. Lebih dari itu, program ini adalah wujud kepedulian Pertamina terhadap masyarakat prasejahtera. Program ini membantu meringankan beban ekonomi keluarga di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok. Lalu, apa dampaknya bagi masyarakat secara keseluruhan?
Program ini dapat meningkatkan daya beli masyarakat, sehingga roda perekonomian di daerah tersebut bisa terus berputar. Tidak hanya itu, program ini juga menumbuhkan rasa kebersamaan dan gotong royong di antara masyarakat. Bahkan, program ini bisa menjadi inspirasi bagi perusahaan lain untuk melakukan hal serupa.
Kesimpulan
Program Pasar Murah 2026 yang Pertamina selenggarakan menjadi bukti nyata komitmen perusahaan dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. Dengan menyediakan paket sembako murah, Pertamina tidak hanya meringankan beban ekonomi keluarga prasejahtera, tetapi juga memberikan dampak positif yang lebih luas bagi lingkungan dan sosial. Program ini perusahaan harapkan dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi masyarakat di seluruh Indonesia.
