Pemerintah Indonesia terus memperkuat jaring pengaman sosial, terutama bagi kelompok rentan melalui program bansos lanjut usia. Banyak keluarga yang memiliki anggota lansia merasa bingung karena tidak kunjung menerima bantuan, meskipun secara kondisi ekonomi mereka sangat layak. Kebingungan ini seringkali muncul akibat kurangnya pemahaman mengenai perbedaan jenis program bantuan dan mekanisme pendataan yang berlaku.
Program seperti Program Keluarga Harapan (PKH) kategori lansia dan Bantuan Permakanan adalah dua pilar utama yang dikelola oleh Kementerian Sosial (Kemensos). Namun, mendapatkan bantuan ini bukan sekadar soal usia, melainkan keterpaduan data pada sistem negara. Artikel ini akan merinci langkah praktis agar lansia di keluarga Anda bisa mendapatkan haknya secara legal dan transparan.
📌 Disclaimer: Transparansi Data & Kebijakan
| Aspek Informasi | Status Kevalidan | Keterangan |
| Nominal Bantuan | Fluktuatif | Tergantung kebijakan APBN dan pagu anggaran Kemensos setiap tahun. |
| Status Kepesertaan | Dinamis | Dievaluasi setiap bulan melalui verifikasi kelayakan daerah. |
| Kriteria Usia | Kebijakan Institusi | Umumnya dimulai dari usia 60 atau 70 tahun tergantung jenis program. |
Memahami Jenis-Jenis Bansos Lanjut Usia di Indonesia
Tidak semua bantuan untuk lansia berbentuk uang tunai langsung. Kementerian Sosial membagi skema bantuan menjadi beberapa kategori untuk memastikan kebutuhan nutrisi dan ekonomi terpenuhi.
1. PKH Lansia (Komponen Kesejahteraan Sosial)
Program Keluarga Harapan (PKH) memberikan bantuan uang tunai bagi keluarga yang memiliki anggota lansia. Fokus utama program ini adalah membantu biaya kesehatan dan pemenuhan nutrisi harian.
2. Program Permakanan Lansia
Berbeda dengan PKH, program ini memberikan bantuan berupa makanan siap saji yang diantarkan langsung ke rumah lansia tunggal (hidup sendiri). Target utamanya adalah lansia yang sudah tidak berdaya secara fisik dan ekonomi.
3. BLT El Nino / Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT)
Meskipun bersifat umum, lansia yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) seringkali menjadi prioritas utama penerima bantuan sembako atau kartu pangan ini.
Rincian Perbandingan Bantuan untuk Lansia
Untuk memudahkan Anda memahami mana program yang paling sesuai, perhatikan tabel perbandingan berikut:
| Nama Program | Bentuk Bantuan | Target Sasaran | Penyalur |
| PKH Lansia | Uang Tunai (Per Tahap) | Lansia dalam keluarga miskin | Bank Himbara / PT Pos |
| Bantuan Permakanan | Makanan Siap Saji (2x Sehari) | Lansia tunggal/sendirian | Kelompok Masyarakat (Pokmas) |
| BPNT / Kartu Sembako | Saldo Elektronik / Sembako | Keluarga ekonomi rendah | E-Warong / Agen Bank |
| BLT Dana Desa | Uang Tunai (Bulanan) | Lansia di pelosok desa | Pemerintah Desa |
Panduan Cara Daftar Bansos Lanjut Usia Secara Mandiri
Banyak warga menganggap pendaftaran bantuan hanya bisa dilakukan oleh perangkat desa. Padahal, Anda bisa melakukan usulan secara mandiri melalui jalur digital untuk memangkas birokrasi.
Langkah 1: Aktivasi NIK di Dukcapil
Pastikan NIK lansia yang bersangkutan sudah padan dengan data pusat. Jika KTP masih model lama atau NIK tidak terbaca di sistem bank, maka pencairan bantuan akan terhambat secara otomatis.
Langkah 2: Pendaftaran Melalui Aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi Cek Bansos resmi milik Kemensos di Play Store.
- Buat akun menggunakan KTP dan KK pendamping atau lansia yang bersangkutan.
- Gunakan fitur “Daftar Usulan”.
- Masukkan data lansia, pilih jenis bantuan (misal: PKH), dan unggah foto rumah serta KTP.
Langkah 3: Melalui Mekanisme Musyawarah Kelurahan
Jika kendala ada pada akses internet, datangi kantor kelurahan/desa. Pastikan nama lansia diusulkan dalam Musdes (Musyawarah Desa) agar operator SIKS-NG memasukkan data tersebut ke dalam antrean verifikasi pusat.
Update Kriteria Kelayakan: Siapa yang Benar-Benar Berhak?
Pemerintah sering melakukan pemutakhiran data. Ada persepsi salah bahwa jika sudah pernah dapat, maka akan dapat selamanya. Faktanya, bansos lanjut usia bisa terhenti jika:
- Lansia tersebut memiliki anggota keluarga dalam satu KK yang bekerja sebagai ASN, TNI, atau Polri.
- Lansia sudah meninggal dunia namun tidak dilaporkan oleh pihak keluarga.
- Adanya peningkatan status ekonomi keluarga (graduasi mandiri).
- Alamat di KTP tidak sesuai dengan keberadaan fisik saat verifikasi lapangan oleh Dinas Sosial.
Solusi Jika Bansos Lansia Tiba-Tiba Berhenti
Jika sebelumnya rutin menerima namun tiba-tiba terhenti, jangan langsung berasumsi adanya korupsi. Lakukan langkah-langkah realistis berikut:
- Cek Status di Situs Resmi: Buka [tautan mencurigakan telah dihapus] untuk melihat status kepesertaan terakhir.
- Hubungi Pendamping PKH: Setiap wilayah memiliki pendamping sosial dari Kemensos. Tanyakan apakah ada kendala administrasi atau gagal “omspan” (masalah perbankan).
- Rekonsiliasi Bank: Jika status di sistem adalah “Penyaluran”, namun saldo di kartu KKS nol, segera datangi bank penyalur (Himbara) untuk mencetak buku tabungan dan mengecek mutasi.
FAQ: Pertanyaan Seputar Bansos Lanjut Usia
1. Berapa usia minimal untuk mendapatkan PKH lansia?
Berdasarkan aturan terbaru Kemensos, kriteria lansia penerima PKH umumnya dimulai dari usia 70 tahun ke atas. Namun, untuk pendataan DTKS umum, usia 60 tahun sudah dikategorikan lansia.
2. Apakah lansia yang masih bekerja boleh menerima bantuan?
Boleh, asalkan pekerjaannya bersifat informal dengan penghasilan di bawah upah minimum dan masuk dalam kategori keluarga miskin/rentan.
3. Bisakah satu rumah mendapatkan dua jenis bantuan lansia?
Biasanya, sistem akan melakukan cleansing data agar bantuan merata. Namun, lansia penerima PKH seringkali otomatis mendapatkan BPNT, tetapi mungkin tidak mendapatkan Bantuan Permakanan karena sudah dianggap tercover secara finansial.
4. Mengapa lansia tunggal lebih diprioritaskan?
Lansia tunggal memiliki risiko sosial yang lebih tinggi karena tidak ada anggota keluarga yang mengurus, sehingga negara hadir melalui program permakanan dan pendampingan sosial.
5. Apa itu kartu KKS dan bagaimana jika hilang?
Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) adalah kartu ATM khusus penerima bansos. Jika hilang, segera lapor ke polisi dan bawa surat kehilangan tersebut ke bank penyalur untuk penggantian.
Kesimpulan
Penyaluran bansos lanjut usia bertujuan untuk memberikan martabat dan kesejahteraan bagi orang tua di masa senjanya. Melalui pemahaman yang benar tentang cara daftar dan syarat kelayakan, Anda dapat memastikan anggota keluarga mendapatkan dukungan ekonomi dari pemerintah. Jangan lupa untuk selalu memutakhirkan data di Dukcapil dan bersikap proaktif dalam mengecek status melalui kanal resmi Kementerian Sosial.