IPIDIKLAT News – Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) akan menerima 12.415 mahasiswa baru pada tahun 2026. Jumlah kuota mahasiswa baru UPI ini mengalami pengurangan dibandingkan usulan awal.
UPI awalnya mengusulkan daya tampung sebanyak 12.714 mahasiswa. Akan tetapi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) mengurangi kuota sebanyak 302 kursi atau sekitar 2,35 persen. Direktur Pendidikan UPI, Asep Supriatna, menyampaikan informasi ini pada Senin, 30 Maret 2026.
Kuota Mahasiswa Baru UPI Disesuaikan
Penetapan daya tampung mahasiswa baru di setiap perguruan tinggi memang menjadi wewenang Kemendikbudristek. Kementerian membuat keputusan ini berdasarkan usulan dari masing-masing kampus.
Asep menjelaskan, pemerintah mengurangi kuota mahasiswa baru UPI 2026 demi mengoptimalkan layanan pembelajaran. Dengan jumlah mahasiswa yang lebih ideal, rasio dosen dan mahasiswa menjadi lebih proporsional, serta fasilitas yang ada dapat dimanfaatkan secara maksimal.
Lebih lanjut, Asep menambahkan bahwa UPI mengajukan usulan penambahan daya tampung dengan mempertimbangkan rasio dosen dan mahasiswa. “Serta mengantisipasi adanya mahasiswa baru lulus seleksi yang tidak daftar ulang,” kata Asep.
Bagaimana dengan program studi baru? Vidi Sukmayadi, Kepala Kantor Komunikasi, Informasi, dan Pelayanan Publik UPI, menyatakan bahwa UPI tidak membuka program studi S1 baru pada tahun 2026. Jumlah program studi tetap 106.
Jalur Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru UPI 2026
Sebagai Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH), UPI memiliki ketentuan khusus dalam penerimaan mahasiswa baru. Ketentuan ini mengikuti aturan yang ditetapkan pemerintah.
Pertama, jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dialokasikan minimal 20 persen dari total kuota. Kedua, jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) mendapat alokasi minimal 30 persen. Dan ketiga, jalur seleksi mandiri memiliki kuota maksimal 50 persen.
Lalu, kapan pengumuman hasil SNBP 2026? Panitia seleksi menjadwalkan pengumuman pada 31 Maret 2026 pukul 15.00 WIB. Sementara itu, pendaftaran SNBT berlangsung mulai 25 Maret hingga 7 April 2026.
Perubahan Daya Tampung SNBP UPI 2026
Terdapat perubahan daya tampung UPI pada tahun 2026 dibandingkan tahun 2025, khususnya pada jalur SNBP. Beberapa program studi mengalami penambahan kuota, sementara yang lain mengalami pengurangan.
Berikut ini adalah daftar program studi yang mengalami penambahan kuota pada jalur SNBP 2026:
- Pendidikan Fisika: 45 kursi
- Pendidikan Teknik Arsitektur: 17 kursi
- Pendidikan Teknik Bangunan: 31 kursi
- Teknik Sipil: 46 kursi
- Gizi: 46 kursi
- Bimbingan dan Konseling: 54 kursi
- Industri Pariwisata (UPI Sumedang): 72 kursi
- Teknologi Pendidikan: 32 kursi
Sementara itu, program studi berikut mengalami pengurangan kuota pada jalur SNBP 2026:
- Pendidikan Ilmu Komputer: 30 kursi (sebelumnya 40 kursi pada 2025)
- Pendidikan Ilmu Keolahragaan: 67 kursi
- Teknik Elektro: 17 kursi
- Pendidikan Psikologi: 48 kursi
Antisipasi Tidak Daftar Ulang
UPI juga mengantisipasi adanya calon mahasiswa yang lolos seleksi tetapi tidak melakukan daftar ulang. Hal ini menjadi pertimbangan penting dalam menentukan usulan daya tampung.
Dengan adanya pengurangan kuota, apakah persaingan masuk UPI akan semakin ketat? Tentu saja, calon mahasiswa perlu mempersiapkan diri dengan sebaik mungkin. Belajar giat, meraih prestasi, dan memilih program studi yang sesuai dengan minat dan bakat menjadi kunci utama.
Bagaimana dengan kamu? Apakah UPI menjadi salah satu kampus impianmu? Persiapkan dirimu mulai dari sekarang dan raihlah kesempatan untuk menjadi bagian dari keluarga besar UPI pada tahun 2026!
Kesimpulan
UPI akan menerima 12.415 mahasiswa baru pada 2026, kuota ini lebih sedikit dari usulan awal. Penyesuaian daya tampung bertujuan untuk mengoptimalkan rasio dosen-mahasiswa dan kualitas layanan. Jangan berkecil hati, persiapkan diri sebaik mungkin untuk meraih impian berkuliah di UPI!
