IPIDIKLAT News – Tim Rescue BPBD Damkar Sidoarjo mengevakuasi seekor ular dari kandang ayam milik warga di Perumahan Graha Kuncara M17, Desa Kemiri, Kecamatan Sidoarjo, pada Senin pagi (30/3) 2026. Kejadian ini membuat resah warga setempat.
Kronologi Evakuasi Ular di Kemiri Sidoarjo
Yoli, Humas BPBD Damkar Sidoarjo, menjelaskan bahwa pemilik rumah mengetahui keberadaan ular setelah hewan melata tersebut masuk ke kandang dan memangsa ayam peliharaan. “Kejadian itu membuat warga khawatir karena ular berpotensi membahayakan lingkungan sekitar,” jelasnya. Menurut Yoli, tim bergerak cepat setelah menerima laporan warga dengan membawa peralatan lengkap. Petugas juga memberikan edukasi kepada warga mengenai cara mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Proses Evakuasi Ular oleh BPBD Damkar Sidoarjo
Evakuasi ular berjalan lancar dan petugas berhasil mengamankan ular tersebut tanpa menimbulkan korban. Dalam proses penanganan, petugas menggunakan satu unit mobil operasional rescue serta perlengkapan seperti karung, hook, dan dua grab stick. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini, sehingga kerugian materiil juga dilaporkan nihil.
Imbauan BPBD Damkar Sidoarjo kepada Masyarakat
BPBD Damkar Sidoarjo mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama pada musim tertentu ketika satwa liar seperti ular berpotensi masuk ke permukiman. Jika menemukan satwa berbahaya, warga diharapkan tidak menangani sendiri dan segera melapor agar bisa ditangani petugas secara aman.
Selain itu, Yoli juga menambahkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekitar rumah. Tujuannya agar tidak mengundang hewan liar seperti ular untuk mendekat. Warga juga bisa memasang jaring atau pagar di sekitar kandang ayam untuk mencegah ular masuk.
Antisipasi Kemunculan Ular di Area Pemukiman Terbaru 2026
Kemunculan ular di area pemukiman menjadi perhatian serius, terutama pada musim hujan seperti saat ini. Beberapa faktor menjadi penyebab utama ular masuk ke area rumah warga. Di antaranya adalah habitat alami ular yang semakin menyempit akibat pembangunan, serta perubahan cuaca ekstrem yang membuat hewan ini mencari tempat perlindungan yang lebih aman dan hangat.
Tidak hanya itu, ketersediaan makanan di sekitar rumah juga menjadi daya tarik bagi ular. Jika lingkungan rumah kotor dan banyak tikus atau hewan pengerat lainnya, ular akan tertarik untuk datang mencari mangsa. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan membasmi hewan pengerat di sekitar rumah.
Tips Mencegah Ular Masuk ke Rumah: Panduan Update 2026
Ada beberapa langkah pencegahan yang bisa masyarakat lakukan untuk meminimalisir risiko ular masuk ke rumah. Pertama, pastikan lingkungan rumah selalu bersih dan rapi. Singkirkan tumpukan barang bekas atau sampah yang bisa menjadi tempat persembunyian ular. Kedua, periksa dan tutup semua celah atau lubang di dinding, lantai, atau fondasi rumah. Ular bisa masuk melalui celah sekecil apapun. Ketiga, pasang jaring atau kawat di sekitar ventilasi atau saluran air untuk mencegah ular masuk. Keempat, pelihara hewan peliharaan seperti kucing atau anjing yang bisa membantu mengusir ular.
Tidak hanya itu, beberapa tanaman juga dipercaya bisa mengusir ular. Beberapa di antaranya adalah serai, lavender, dan mint. Masyarakat bisa menanam tanaman-tanaman ini di sekitar rumah untuk mencegah ular mendekat. Terakhir, jika melihat ular di sekitar rumah, jangan panik dan mencoba menangkapnya sendiri. Segera hubungi petugas pemadam kebakaran atau dinas terkait untuk meminta bantuan evakuasi.
Kesimpulan
Evakuasi ular di Sidoarjo oleh BPBD Damkar Sidoarjo menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya satwa liar di lingkungan pemukiman. Waspada dan menjaga kebersihan lingkungan adalah kunci utama mencegah insiden serupa di masa mendatang.
