Beranda » Berita » Efisiensi Anggaran ASN – Arahan Sekjen DPD Setelah Libur Lebaran

Efisiensi Anggaran ASN – Arahan Sekjen DPD Setelah Libur Lebaran

IPIDIKLAT News – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Mohammad Iqbal, memberikan arahan penting terkait efisiensi anggaran kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di DPD RI setelah libur panjang Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah.

Arahan ini menjadi salah satu dari tiga poin instruksi utama yang disampaikan Iqbal saat memimpin apel pagi perdana setelah libur Idul Fitri 2026. Upaya ini sekaligus menekankan kesiapan mental dan fisik para pegawai untuk menghadapi padatnya agenda legislasi di sisa masa sidang tahun ini. Tujuannya, agar pelayanan publik tetap optimal meski ada tantangan anggaran.

Fokus Efisiensi Anggaran DPD RI

menegaskan, menjadi prioritas utama di tengah berbagai agenda penting DPD RI. Hal ini ia sampaikan di hadapan 1.464 pegawai di Lapangan DPD RI Kompleks Parlemen, Senin (30/3/2026).

“Ini adalah pengecekan kesiapan 1.464 SDM di bawah tanggung jawab saya. Kita harus memastikan organisasi siap menjalankan tugas sebelum memasuki masa reses mendatang,” ujarnya, menekankan pentingnya persiapan matang sebelum memasuki masa reses.

Akselerasi Kinerja dan Ketepatan Sasaran

Selain efisiensi anggaran, Iqbal juga mengingatkan seluruh jajaran ASN untuk mempercepat kinerja di masa persidangan IV, mengingat yang semakin terbatas sebelum memasuki masa reses. Menurutnya, tidak boleh ada penundaan dalam agenda utama DPD RI, baik dalam fungsi legislasi, pengawasan, maupun pertimbangan.

“Tidak ada ruang untuk lambat atau salah. Semua harus tepat waktu, tepat regulasi, tepat target, dengan tetap mengedepankan efisiensi dan transparansi anggaran,” tegas Iqbal. Dengan demikian, diharapkan seluruh dan kegiatan dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Baca Juga :  WFH ASN 2026: Kebijakan Baru & Dampaknya - Panduan Lengkap

Soliditas dan Kerja Sama Antar Unit

Sekjen DPD RI juga menyoroti pentingnya penguatan soliditas dan penghapusan ego sektoral di seluruh unit , baik di pusat maupun daerah. Ia menekankan perlunya kerja sama yang solid dan terintegrasi antar unit untuk mencapai tujuan bersama.

“Soliditas antarunit menjadi kunci kekuatan institusi dalam menghadapi dinamika politik,” papar Mohammad Iqbal. Ia menambahkan bahwa kelemahan di satu unit akan berdampak pada seluruh sistem, sehingga setiap unit kerja perlu saling mendukung dan memperkuat.

Adaptasi Terhadap Dinamika Global dan Teknologi

Lebih lanjut, Iqbal berpesan agar seluruh ASN DPD RI terus beradaptasi terhadap dinamika dan perkembangan teknologi global. Antisipasi terhadap perubahan kebijakan, termasuk penyesuaian terkait efisiensi anggaran hingga penerapan skema Work From Home (WFH), juga menjadi perhatian penting.

“Penting bagi kita untuk penguatan sistem IT dan keamanan database hasil kerja DPD RI sebagai antisipasi masa depan,” harapnya. Langkah ini bertujuan untuk memastikan keamanan data dan kelancaran operasional DPD RI di era digital yang semakin berkembang.

Tidak hanya itu, Iqbal juga mengapresiasi nilai kekeluargaan yang kuat di Setjen DPD RI. Ia mengajak seluruh pegawai untuk menjadikan pekerjaan sebagai ladang ibadah dan keberkahan bagi keluarga. Momentum Idul Fitri diharapkan dapat menjadi penyemangat untuk meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Semangat Kekeluargaan dan Pengabdian

Momentum kembali bekerja setelah libur Lebaran diharapkan dapat menjadi bagi seluruh ASN DPD RI untuk meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik. Iqbal mengajak seluruh pegawai untuk bekerja dengan hati dan keikhlasan, menjadikan pekerjaan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dan negara.

“Kita kembali dengan energi batin yang diperbaharui setelah pulang ke akar kita di kampung halaman. Mari kita bekerja dengan hati dan keikhlasan. Apa yang kita lakukan bukan hanya capaian institusi, tetapi bentuk pengabdian lillahi ta’ala,” tandasnya.

Baca Juga :  ASN WFH: Menpan RB Awasi Kinerja dengan Cara Ini

Penyesuaian Kebijakan dan Evaluasi Birokrasi

Menjelang akhir tahun 2026, DPD RI juga bersiap untuk melakukan evaluasi terhadap berbagai kebijakan yang telah diterapkan. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil benar-benar efektif dan efisien dalam mendukung kinerja DPD RI.

Beberapa penyesuaian mungkin akan dilakukan, terutama terkait dengan efisiensi anggaran dan optimalisasi sumber daya. Iqbal menekankan bahwa setiap perubahan yang dilakukan akan selalu mempertimbangkan kepentingan seluruh pegawai dan tujuan organisasi secara keseluruhan. Tujuannya adalah menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan produktif bagi seluruh ASN DPD RI.

Kesimpulan

Arahan Sekjen DPD RI, Mohammad Iqbal, mengenai efisiensi anggaran dan peningkatan kinerja menjadi fokus utama bagi seluruh ASN DPD RI setelah libur Lebaran 2026. Dengan semangat kebersamaan dan komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik, DPD RI siap menghadapi berbagai tantangan dan mencapai tujuan organisasi.