Beranda » Berita » CPNS Kemenkes 2026: Formasi Nakes dan Administrasi, Syarat & Passing Grade

CPNS Kemenkes 2026: Formasi Nakes dan Administrasi, Syarat & Passing Grade

Kabar mengenai pembukaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) selalu menjadi magnet tersendiri bagi masyarakat Indonesia. Tingginya minat terhadap CPNS Kemenkes 2026 tidak lepas dari benefit serta jenjang karier yang menjanjikan bagi tenaga kesehatan (nakes) maupun tenaga teknis administrasi.

Faktanya, persaingan untuk menembus instansi ini sangatlah ketat setiap tahunnya. Persiapan matang mulai dari pemahaman formasi hingga strategi menghadapi passing grade menjadi kunci utama kelulusan. Artikel ini akan mengupas tuntas segala hal yang perlu diketahui calon pelamar untuk menghadapi seleksi tahun ini.

📅 Update Terakhir: Januari 2026Informasi ini disusun berdasarkan regulasi dan pola seleksi tahunan. Jadwal resmi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti pengumuman dari BKN dan Kemenkes.

Quick Answer: Ringkasan CPNS Kemenkes 2026

Singkatnya, seleksi CPNS Kemenkes 2026 diprediksi akan membuka ribuan formasi yang terbagi menjadi Tenaga Kesehatan (Dokter, Perawat, Bidan) dan Tenaga Teknis (IT, Keuangan, Arsiparis). Pendaftaran dilakukan satu pintu melalui portal resmi sscasn.bkn.go.id. Syarat utama bagi Nakes adalah kepemilikan Surat Tanda Registrasi (STR) yang masih berlaku, sedangkan pelamar umum wajib memperhatikan batas usia 18-35 tahun (atau 40 tahun untuk spesialis tertentu).

Baca Juga :  Faskes BPJS Terdekat 2026: Cara Cari dan Pindah

Disclaimer: Informasi ini berdasarkan pengumuman dan regulasi resmi per Januari 2026. Untuk update terbaru dan informasi paling valid, silakan kunjungi situs resmi casn.kemkes.go.id atau sscasn.bkn.go.id.

Mengapa CPNS Kemenkes 2026 Selalu Menjadi Primadona?

Bukan rahasia lagi jika Kementerian Kesehatan merupakan salah satu instansi pusat dengan jumlah pelamar terbanyak. Alasannya cukup beragam, mulai dari stabilitas karier hingga kesempatan mengabdi secara langsung kepada masyarakat di sektor vital.

Selain itu, tunjangan kinerja (tukin) di lingkungan Kemenkes dinilai cukup kompetitif dibandingkan instansi lain. Nah, bagi lulusan rumpun kesehatan, menjadi ASN di Kemenkes adalah puncak karier yang sangat diidamkan. Hal ini tentu membuat persaingan perebutan kursi formasi menjadi sangat “panas” dan membutuhkan persiapan ekstra.

Rincian Formasi CPNS Kemenkes 2026 yang Paling Dicari

Pada tahun 2026, Kemenkes diproyeksikan masih memprioritaskan pemenuhan kebutuhan tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) milik pemerintah pusat. Namun, peluang bagi lulusan non-kesehatan juga terbuka lebar.

1. Formasi Tenaga Kesehatan (Nakes)

Posisi ini mendominasi kuota penerimaan setiap tahunnya. Beberapa jabatan yang langganan dibuka antara lain:

  • Dokter Umum & Dokter Spesialis: Ujung tombak pelayanan medis.
  • Perawat (Ahli & Terampil): Kebutuhan paling masif di berbagai rumah sakit vertikal.
  • Bidan: Fokus pada pelayanan ibu dan anak.
  • Apoteker & Asisten Apoteker: Pengelolaan farmasi dan obat-obatan.
  • Perekam Medis: Manajemen data pasien yang kini makin digital.

2. Formasi Tenaga Teknis & Administrasi

Ternyata, Kemenkes tidak hanya butuh dokter dan perawat. Dukungan operasional sangat diperlukan dari posisi berikut:

  • Pranata Komputer (IT): Mengelola sistem informasi kesehatan digital.
  • Analis Kebijakan: Menyusun regulasi kesehatan.
  • Auditor & Pengelola Keuangan: Mengawasi anggaran kementerian.
  • Arsiparis: Manajemen dokumen negara.
Baca Juga :  Simulasi Gadai Emas Pegadaian 2025: Cek Tarif Bunga, Taksiran & Syarat Lengkap

Syarat Pendaftaran CPNS Kemenkes 2026

Memahami persyaratan sejak dini adalah langkah awal kesuksesan. Secara umum, syarat merujuk pada Permenpan RB, namun ada spesifikasi khusus untuk Kemenkes.

Syarat Umum:

  • Warga Negara Indonesia (WNI).
  • Usia minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun saat melamar.
  • Khusus Dokter Spesialis dan Dokter Gigi Spesialis, batas usia bisa mencapai 40 tahun.
  • Tidak pernah dipidana penjara 2 tahun atau lebih.
  • Tidak berkedudukan sebagai CPNS, PNS, TNI, atau Polri.

Syarat Khusus Nakes:

  • Wajib STR: Pelamar tenaga kesehatan wajib melampirkan Surat Tanda Registrasi (STR) yang bukan internship dan masih berlaku.
  • Kualifikasi Pendidikan: Harus linier dengan jabatan yang dilamar.
  • Bebas Buta Warna: Untuk sebagian besar jabatan medis.

Jadwal Lengkap dan Tahapan Seleksi

Mengetahui timeline sangat penting agar tidak ada dokumen yang terlewat. Berikut adalah estimasi jadwal yang bisa dijadikan acuan.

Tahapan KegiatanEstimasi WaktuStatus
Pengumuman FormasiMei – Juni 2026Menunggu
Pendaftaran Online (SSCASN)Juni – Juli 2026Menunggu
⚠️ Pelaksanaan SKD CATAgustus – September 2026Persiapan
Pelaksanaan SKBOktober 2026Menunggu
Pengumuman Kelulusan AkhirJanuari 2027Final

Nilai Ambang Batas (Passing Grade) SKD

Lolos seleksi administrasi hanyalah awal. Tantangan sesungguhnya ada pada Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) menggunakan sistem CAT (Computer Assisted Test).

Peserta harus memenuhi passing grade agar bisa lanjut ke tahap SKB. Berikut rincian nilai ambang batas yang biasanya diterapkan (berdasarkan Kepmenpan RB tahun sebelumnya):

  1. Tes Wawasan Kebangsaan (TWK): Minimal 65.
  2. Tes Intelegensia Umum (TIU): Minimal 80.
  3. Tes Karakteristik Pribadi (TKP): Minimal 166.

Jadi, meskipun nilai total tinggi, jika salah satu sub-tes tidak mencapai batas minimal, peserta otomatis gugur. Strategi mengerjakan soal sangat diperlukan di sini.

Baca Juga :  Cara Mudah LHKPN ASN 2026: 5 Langkah Lapor Harta Kekayaan

Dokumen yang Diperlukan (Checklist ✅)

Persiapkan dokumen ini dalam format PDF atau JPG sesuai ketentuan instansi. Kegagalan unggah dokumen sering menjadi penyebab gugur di tahap administrasi.

  • ✅ Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli.
  • ✅ Pas foto terbaru latar belakang merah.
  • ✅ Ijazah asli (bukan SKL).
  • ✅ Transkrip nilai asli.
  • ✅ Surat Tanda Registrasi (STR) bagi Nakes.
  • ✅ Sertifikat pendukung (jika disyaratkan, misal: sertifikat komputer/bahasa Inggris).
  • ✅ Surat Lamaran dan Surat Pernyataan (format biasanya disediakan Kemenkes).

Cara Daftar CPNS Kemenkes 2026 – Langkah demi Langkah

Proses pendaftaran dilakukan terpusat. Berikut alur singkatnya:

  1. Buat Akun: Akses portal sscasn.bkn.go.id dan buat akun menggunakan NIK.
  2. Lengkapi Biodata: Isi data diri dengan teliti.
  3. Pilih Formasi: Pilih instansi “Kementerian Kesehatan” dan jenis formasi yang diinginkan.
  4. Unggah Dokumen: Upload file yang sudah disiapkan. Pastikan terbaca jelas.
  5. Resume & Submit: Cek kembali semua data sebelum klik “Akhiri Pendaftaran”.
  6. Cetak Kartu: Simpan Kartu Pendaftaran sebagai bukti.

FAQ: Pertanyaan Umum Seputar CPNS Kemenkes

Apakah lulusan D3 bisa mendaftar CPNS Kemenkes?

Ya, sangat bisa. Banyak formasi nakes seperti Perawat Terampil, Bidan Terampil, dan Pranata Labkes yang mensyaratkan kualifikasi pendidikan D3.

Apakah STR Internship bisa digunakan untuk mendaftar?

Secara umum tidak bisa. Kemenkes biasanya mensyaratkan STR definitif yang masih berlaku. Namun, cek kembali pengumuman resmi karena aturan bisa berubah.

Berapa kali seleksi CPNS Kemenkes dibuka dalam setahun?

Biasanya hanya satu kali dalam satu tahun anggaran. Oleh karena itu, manfaatkan kesempatan 2026 ini sebaik mungkin.


Kesimpulan

Menghadapi CPNS Kemenkes 2026 bukan hanya soal keberuntungan, melainkan persiapan strategi yang matang. Mulai dari melengkapi dokumen, memastikan STR aktif, hingga berlatih soal SKD untuk mencapai passing grade. Ingat, persaingan akan ketat, tetapi peluang lolos selalu ada bagi mereka yang paling siap.

Jangan lupa untuk selalu memantau update resmi di portal BKN dan Kemenkes. Semoga tahun 2026 menjadi tahun keberuntungan bagi karier pengabdian Anda di sektor kesehatan Indonesia!