Beranda » Berita » CPNS BPN 2026: Formasi Surveyor & Pertanahan

CPNS BPN 2026: Formasi Surveyor & Pertanahan

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) kembali menjadi sorotan para pencari kerja pemerintah tahun ini. Minat terhadap CPNS BPN 2026 diprediksi akan melonjak tajam, terutama bagi lulusan teknik dan hukum yang mengincar posisi strategis. Hal ini tidak lepas dari besarnya tunjangan kinerja (tukin) serta masifnya program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang masih berjalan.

Bagi lulusan Geodesi, Geografi, hingga Hukum, formasi di bidang pertanahan menawarkan jenjang karier yang menjanjikan. Namun, persaingan untuk posisi Surveyor Pemetaan dan Pengelola Pertanahan tentu tidak mudah. Persiapan dokumen dan pemahaman teknis mengenai formasi yang dibuka menjadi kunci utama untuk lolos seleksi administrasi hingga tahap akhir.

Apa saja syarat spesifik untuk formasi teknis ini dan bagaimana alur pendaftarannya? Artikel ini akan mengupas tuntas detail formasi, kualifikasi pendidikan, hingga prediksi tahun ini.

Disclaimer:

Informasi jadwal dan persyaratan dalam artikel ini mengacu pada regulasi tahun sebelumnya dan proyeksi kebutuhan . Untuk pengumuman resmi dan detail formasi final, harap memantau secara berkala laman resmi sscasn.bkn.go.id dan atrbpn.go.id.


⚡ Quick Answer: Ringkasan CPNS BPN 2026

Singkatnya, CPNS BPN 2026 memprioritaskan formasi teknis lapangan seperti Surveyor Pemetaan dan Analis Pertanahan guna mempercepat target sertifikasi tanah nasional. Pendaftaran dilakukan terpusat melalui portal sscasn.bkn.go.id. Calon pelamar wajib mempersiapkan dokumen standar seperti KTP, Ijazah, Transkrip Nilai, serta dokumen pendukung lain sesuai jabatan. Seleksi akan menggunakan sistem CAT (Computer Assisted Test) yang meliputi SKD dan SKB.


Mengapa Formasi BPN Sangat Diminati?

Kementerian ATR/BPN dikenal sebagai salah satu instansi dengan kesejahteraan yang cukup kompetitif. Tunjangan kinerja di lingkungan BPN menjadi daya tarik utama selain gaji pokok PNS. Selain itu, kesempatan untuk bekerja secara dinamis—baik di kantor maupun di lapangan—menjadi nilai tambah bagi pelamar yang tidak suka bekerja monoton di belakang meja.

Baca Juga :  CPNS Jurusan Teknik Sipil 2026: Formasi Infrastruktur, Syarat & Passing Grade

Tahun 2026 menjadi tahun krusial bagi penyelesaian target reforma agraria. Pemerintah membutuhkan tenaga ahli yang siap terjun langsung ke berbagai pelosok daerah untuk melakukan pengukuran dan pemetaan. Oleh karena itu, Pemetaan dan petugas ukur mendapatkan alokasi yang cukup besar dibandingkan formasi administratif biasa.

Tingginya kebutuhan ini berbanding lurus dengan peluang lolos bagi mereka yang memiliki kualifikasi pendidikan linier. Pelamar dengan latar belakang pendidikan spesifik seperti Teknik Geodesi atau Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) memiliki saingan yang lebih sedikit dibandingkan pelamar formasi umum.


Rincian Formasi Surveyor & Pertanahan 2026

Kementerian ATR/BPN biasanya membagi formasi menjadi dua kategori besar: petugas teknis lapangan dan pengelola administrasi pertanahan. Berikut adalah detail jabatan yang diprediksi akan dibuka secara masif pada seleksi CPNS BPN 2026:

1. Ahli Pertama – Surveyor Pemetaan

Jabatan ini merupakan ujung tombak dalam kegiatan pengukuran tanah. Tugas utamanya meliputi survei lapangan, pengukuran batas tanah, dan pemetaan kadastral. Posisi ini sangat cocok bagi individu yang memiliki fisik prima dan kemampuan teknis penggunaan alat ukur.

2. Analis Pertanahan (Hukum/Sengketa)

Formasi ini berfokus pada aspek legalitas dan penyelesaian masalah pertanahan. Tugasnya mencakup analisis data yuridis, penanganan sengketa tanah, hingga verifikasi dokumen hak atas tanah. Lulusan Ilmu Hukum menjadi target utama untuk mengisi pos ini.

3. Petugas Ukur (Terampil)

Berbeda dengan Surveyor Ahli Pertama, Petugas Ukur biasanya diperuntukkan bagi lulusan Diploma (D3). Fokus pekerjaannya lebih bersifat teknis operasional di lapangan untuk membantu pengumpulan data fisik tanah.

4. Penata Pertanahan

Posisi ini bertugas dalam penataan administrasi, pengelolaan basis data pertanahan, dan pelayanan publik di kantor pertanahan (Kantah). Formasi ini sering kali terbuka untuk berbagai jurusan, termasuk Manajemen, Administrasi Negara, hingga Geografi.

Berikut adalah tabel proyeksi kualifikasi pendidikan untuk formasi tersebut:

Nama JabatanKualifikasi PendidikanTipe Kerja
Surveyor PemetaanS1 Teknik Geodesi, Geografi, PWKLapangan (Outdoor)
Analis PertanahanS1 Hukum, Ilmu PemerintahanKantor (Indoor)
Petugas UkurLapangan (Outdoor)
Pengelola Data YuridisD3 Manajemen, AdministrasiKantor (Indoor)
Baca Juga :  Formasi PPPK BKKBN 2026: Cek Kuota Penyuluh KB & Syarat Lolos (Update Lengkap)

Syarat Pendaftaran & Kualifikasi Pendidikan

Persyaratan untuk melamar CPNS BPN 2026 secara umum tidak jauh berbeda dengan instansi pusat lainnya. Namun, terdapat beberapa poin krusial yang harus diperhatikan, terutama terkait batas usia dan kualifikasi fisik untuk jabatan tertentu.

Syarat Umum:

  1. Warga Negara Indonesia (WNI).
  2. Usia minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun saat melamar.
  3. Tidak pernah dipidana penjara 2 tahun atau lebih.
  4. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS/TNI/Polri/Pegawai Swasta.
  5. Tidak berkedudukan sebagai CPNS, PNS, Prajurit TNI, atau Anggota Polri.
  6. Memiliki kualifikasi pendidikan yang sesuai dengan persyaratan jabatan.

Syarat Khusus (Formasi Surveyor/Lapangan):

  • Sehat jasmani dan rohani, dibuktikan dengan keterangan dokter.
  • Sanggup bekerja di lapangan dengan kondisi medan yang bervariasi (pegunungan, rawa, perkotaan).
  • Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar).
  • Beberapa formasi mungkin mensyaratkan tinggi badan minimal, meskipun hal ini sering kali bersifat opsional tergantung kebijakan tahun berjalan.

Jadwal CPNS BPN 2026 (Prediksi & Tahapan)

Pemerintah biasanya membuka seleksi CPNS dalam satu pintu serentak secara nasional. Berdasarkan pola tahun-tahun sebelumnya, rangkaian seleksi kemungkinan besar akan dimulai pada pertengahan tahun. Berikut adalah estimasi timeline yang bisa dijadikan acuan persiapan.

Tahapan SeleksiPerkiraan WaktuStatus
Pengumuman FormasiMei – Juni 2026⏳ Menunggu
Pendaftaran Online (SSCASN)Juni – Juli 2026⏳ Menunggu
Pelaksanaan SKD CATAgustus – September 2026Penting
Pelaksanaan SKBOktober – November 2026⏳ Menunggu
Pengumuman KelulusanDesember 2026 – Januari 2027⏳ Menunggu

Cara Daftar CPNS BPN di SSCASN

Proses pendaftaran CPNS BPN 2026 sepenuhnya dilakukan secara daring. Tidak ada pengiriman berkas fisik ke kantor pusat maupun kantor wilayah, kecuali diminta khusus pada tahap pemberkasan akhir. Sistem SSCASN yang dikelola BKN menjadi satu-satunya pintu gerbang pendaftaran.

Berikut langkah-langkah praktis mendaftar:

  1. Buat Akun SSCASN: Kunjungi laman sscasn.bkn.go.id dan pilih menu “Buat Akun”. Siapkan NIK dan Nomor KK.
  2. Lengkapi Biodata: Isi data diri, alamat domisili, dan data pendukung lainnya dengan benar. Kesalahan input data di sini bisa berakibat fatal.
  3. Pilih Formasi: Cari instansi “Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN”. Pilih jenis formasi (Umum/Cumlaude/Disabilitas) dan jabatan yang sesuai ijazah.
  4. Unggah Dokumen: Scan dokumen asli (bukan fotokopi) sesuai format dan ukuran yang diminta (biasanya PDF atau JPG).
  5. Resume & Cetak Kartu: Periksa kembali seluruh data di halaman Resume. Jika sudah yakin, klik “Akhiri Pendaftaran” dan cetak Kartu Informasi Akun serta Kartu Pendaftaran.
Baca Juga :  Alur Seleksi CPNS 2026 Terbaru: Panduan Lulus Pemberkasan

Rincian Dokumen & Berkas Wajib

Kelengkapan administrasi adalah tahap pertama yang menggugurkan banyak peserta. Banyak pelamar gagal bukan karena kurang pintar, melainkan karena dokumen yang diunggah buram, salah format, atau tidak sesuai persyaratan.

Pastikan checklist dokumen berikut sudah siap jauh-jauh hari:

  • KTP Asli atau Surat Keterangan Perekaman (Scan).
  • Kartu Keluarga (KK).
  • Ijazah Asli (Sesuai kualifikasi pendidikan, SKL biasanya tidak berlaku).
  • Transkrip Nilai Asli.
  • Pas Foto (Latar belakang merah).
  • Surat Lamaran (Ditujukan kepada Menteri ATR/Kepala BPN, biasanya ada format khusus).
  • Surat Pernyataan (5 atau 10 poin, sesuai format instansi, bermaterai).
  • Sertifikat Pendukung (Opsional tapi menambah nilai, misal sertifikat keahlian ukur/CAD).

FAQ: Pertanyaan Seputar CPNS BPN

Apakah lulusan SMA/SMK bisa mendaftar CPNS BPN?

Secara umum, BPN didominasi oleh lulusan D3 dan S1. Namun, pada beberapa periode seleksi sebelumnya, terdapat formasi untuk SLTA/Sederajat (misalnya untuk posisi Penjaga Tahanan di instansi lain, namun di BPN sangat jarang). Sebaiknya pantau pengumuman resmi untuk kepastian formasi SMA tahun ini.

Apakah jurusan selain Geodesi bisa menjadi Surveyor?

Biasanya, formasi Surveyor Pemetaan dikhususkan untuk jurusan Teknik Geodesi, Geografi, atau Perencanaan Wilayah Kota. Namun, jurusan terkadang bisa masuk untuk formasi Petugas Ukur (D3) atau jabatan lain yang relevan dengan infrastruktur pertanahan.

Berapa passing grade untuk lolos SKD CPNS BPN?

BPN mengikuti aturan passing grade (Nilai Ambang Batas) nasional yang ditetapkan oleh Kemenpan-RB. Untuk formasi umum (berdasarkan aturan 2024/2025), biasanya TKP: 166, TIU: 80, dan TWK: 65. Angka ini bisa berubah sesuai kebijakan 2026.

Apakah ada tes fisik dalam seleksi BPN?

BPN umumnya tidak menerapkan tes fisik berat (kesamaptaan) seperti Kemenkumham atau Kejaksaan. Namun, SKB (Seleksi Bidang) mungkin mencakup tes praktik kerja, terutama untuk jabatan Surveyor, guna menguji kemampuan menggunakan alat ukur.


Kesimpulan

Seleksi CPNS BPN 2026 membuka peluang emas bagi talenta-talenta muda yang ingin berkontribusi dalam reformasi agraria nasional. Formasi Surveyor dan Pertanahan diprediksi akan menjadi primadona dengan persaingan yang cukup ketat. Kunci sukses menembus formasi ini terletak pada persiapan dini, mulai dari kelengkapan dokumen hingga latihan soal SKD dan pemahaman teknis bidang pertanahan.

Jangan lupa untuk selalu memantau informasi resmi agar tidak tertinggal jadwal pendaftaran. Sudah siapkah berkarier menjadi abdi negara di bidang pertanahan?