Beranda » Bansos Kemensos » Cek Saldo KKS Merah Putih 2026 via HP & ATM: Panduan KPM

Cek Saldo KKS Merah Putih 2026 via HP & ATM: Panduan KPM

Bagi para Keluarga Penerima Manfaat (KPM), mengetahui apakah dana sosial sudah masuk atau belum adalah hal yang sangat dinanti. Seringkali, KPM harus rela antre panjang di mesin ATM atau bolak-balik ke bank hanya untuk mengecek saldo Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Merah Putih. Padahal, di tahun 2026 ini, pengecekan bisa dilakukan dengan jauh lebih praktis.

Kementerian Sosial terus memperbarui penyaluran bansos, baik PKH maupun BPNT (Sembako). Kini, pengecekan saldo tidak melulu harus ke mesin ATM. KPM bisa memantau saldo langsung dari genggaman tangan menggunakan HP, atau melalui agen bank terdekat di desa. Artikel ini akan memandu langkah-langkah pengecekan saldo KKS secara lengkap, aman, dan akurat agar KPM tidak perlu buang dan biaya transportasi sia-sia.

Quick Answer

Cara Cepat Cek Saldo KKS:Singkatnya, cara paling mudah adalah menggunakan Banking sesuai bank penerbit kartu KKS (BRImo, BNI Mobile, atau Livin’ Mandiri). Jika belum mendaftar M-Banking, KPM bisa mengecek saldo di Agen Bank terdekat (seperti Agen BRILink/Agen46) dengan membawa kartu KKS dan asli tanpa harus antre di ATM.

Apa Itu Kartu KKS Merah Putih?

Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Merah Putih berfungsi ganda. Selain sebagai kartu identitas penerima bansos, kartu ini juga berfungsi sebagai kartu debit ATM yang diterbitkan oleh Bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, dan BSI).

Baca Juga :  Cara Cek Jenis Bansos per NIK di DTKS 2025: Panduan Resmi & Lengkap

Bantuan seperti Keluarga Harapan (PKH) dan Non Tunai (BPNT) disalurkan langsung ke rekening yang terhubung dengan kartu ini. Jadi, menjaga kerahasiaan PIN KKS sama pentingnya dengan menjaga kartu ATM pribadi, karena saldo di dalamnya adalah hak KPM yang harus diamankan.

Cara Cek Saldo KKS Lewat HP (Mobile Banking)

Metode ini adalah yang paling disarankan oleh pendamping sosial di tahun 2026 karena bisa dilakukan dari rumah kapan saja. Namun, KPM wajib melakukan aktivasi Mobile Banking terlebih dahulu di kantor cabang bank penerbit KKS dengan membawa KTP dan buku tabungan.

1. Via BRImo (Bank BRI)

Bagi pemegang KKS terbitan BRI:

  1. Buka aplikasi BRImo dan login dengan username/password.
  2. Pilih menu “Rekening Lain” jika rekening KKS sudah ditambahkan, atau lihat di halaman utama jika sudah dijadikan rekening utama.
  3. Klik ikon “Mata” untuk melihat nominal saldo.
  4. Pastikan ada mutasi kredit masuk dengan keterangan “Bansos” atau “PKH/BPNT”.

2. Via BNI Mobile Banking

Bagi pemegang KKS terbitan BNI:

  1. Buka aplikasi BNI Mobile Banking.
  2. Login menggunakan User ID dan MPIN.
  3. Di halaman utama, saldo rekening akan langsung terlihat.
  4. Untuk melihat riwayat masuknya bansos, klik menu “Riwayat” dan cek mutasi dana masuk terakhir.

3. Via Livin’ by Mandiri

Bagi pemegang KKS terbitan :

  1. Login ke aplikasi Livin’ by Mandiri.
  2. Saldo rekening KKS biasanya muncul di halaman depan (Dashboard).
  3. Ketuk pada bagian saldo untuk melihat detail transaksi.
  4. Dana bansos biasanya ditandai dengan kode transaksi pemerintah.

4. Via BSI Mobile (Khusus Wilayah Aceh)

  1. Buka BSI Mobile dan login.
  2. Pilih menu “Info Rekening”.
  3. Klik “Informasi Saldo”.
  4. Masukkan PIN/Kata Sandi transaksi untuk melihat saldo terkini.

Cara Cek Saldo KKS Lewat ATM Himbara

Jika belum memiliki fasilitas Mobile Banking, mesin ATM adalah opsi standar. Berikut langkah aman mengeceknya:

  1. Datang ke ATM Bank Himbara (sesuai logo di kartu KKS).
  2. Masukkan Kartu KKS ke slot mesin.
  3. Pilih Bahasa Indonesia agar mudah dimengerti.
  4. Masukkan 6 digit PIN dengan benar (jangan sampai salah 3 kali agar tidak terblokir).
  5. Pilih menu “Informasi Saldo” atau “Cek Saldo”.
  6. Saldo akan muncul di layar. Jika saldo bertambah drastis (misal Rp400.000 atau Rp600.000), segera lakukan penarikan.
⚠️ PERHATIAN: Hindari mengecek saldo berulang-ulang setiap hari di mesin ATM jika belum ada info pencairan . Hal ini berisiko merusak pita magnetik kartu (magnetic stripe) atau kartu tertelan mesin.

Cek Saldo & Tarik Tunai di Agen Bank

Ini adalah solusi terbaik bagi KPM yang tinggal jauh dari pusat kota atau ATM. Agen bank resmi (Agen Laku Pandai) bisa melayani cek saldo dan tarik tunai bansos.

  • Agen BRILink (BRI): Bawa KKS dan minta agen melakukan menu “Info Saldo” pada mesin EDC.
  • Agen46 (BNI) & Mandiri Agen: Prosedurnya sama, agen akan menggesek kartu di mesin EDC Mini ATM.
Baca Juga :  Cara Cek Bansos dan Mengajukan Pengaduan Secara Resmi: Panduan Lengkap Anti-Ribet

Keuntungan: Agen biasanya tersebar hingga ke pelosok desa. Catatan: Agen bank adalah pihak swasta yang bekerjasama dengan bank. Biasanya ada biaya admin untuk tarik tunai, namun untuk cek saldo seringkali gratis (tergantung kebijakan agen). Pastikan bertanya biaya jasa di awal.

Pastikan Anda Penerima: Cek di Situs Kemensos

Sebelum panik karena saldo kosong, pastikan dulu status kepesertaan Anda masih aktif di periode 2026.

  1. Buka browser HP dan kunjungi cekbansos.kemensos.go.id.
  2. Masukkan Wilayah (Provinsi hingga Desa).
  3. Masukkan Nama Lengkap sesuai KTP.
  4. Ketik kode Captcha yang muncul.
  5. Klik “Cari Data”.

Lihat kolom PKH atau BPNT. Pastikan statusnya “YA” (Penerima) dan periodenya menunjukkan “Jan-Feb 2026” atau “Triwulan 1 2026”. Jika periodenya masih tahun 2025, berarti data belum diupdate atau dana belum turun.

Jadwal Pencairan PKH & BPNT Tahap 1 2026

Berdasarkan pola penyaluran dan info terbaru per Januari 2026, berikut estimasi jadwalnya:

Jenis BansosPeriode SalurEstimasi Cair
PKH Tahap 1Januari – MaretAkhir Januari – Februari
Januari – FebruariFebruari Awal

Disclaimer: Jadwal di atas adalah estimasi berdasarkan pola pencairan Kemensos dan status di aplikasi SIKS-NG pendamping. Tanggal cair bisa berbeda tiap daerah (termin).

Kenapa Saldo KKS Masih Kosong? (Analisis SIKS-NG)

Banyak KPM bertanya, “Sudah jadwalnya kok saldo saya masih nol?”. Berikut penjelasan teknisnya:

  1. Status Belum “SI” (Standing Instruction): Di sistem SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation) yang dipegang pendamping, status dana harus sudah SI. Jika masih SPM (Surat Perintah Membayar) atau SP2D, artinya uang masih proses transfer dari kas negara ke bank, belum masuk ke kartu KPM.
  2. Rekening Pasif (Dormant): Jika Anda tidak pernah melakukan transaksi (cek saldo/tarik tunai) selama 6 bulan lebih, rekening KKS bisa dibekukan otomatis oleh bank. Solusinya: Lapor ke Bank Penyalur untuk re-aktivasi.
  3. Data Gagal Validasi: Adanya perbedaan NIK di Dukcapil dengan data bank (misal beda satu huruf nama ibu kandung) bisa menyebabkan gagal transfer (gagal omspan).
Baca Juga :  Daftar Bank Himbara Pencairan Bansos 2025 & Cara Tarik Tunai PKH Sembako Resmi

Kesimpulan

Mengecek saldo KKS Merah Putih di tahun 2026 semakin mudah dengan adanya layanan Mobile Banking dan Agen Bank (Laku Pandai). KPM tidak perlu lagi menghabiskan waktu antre di ATM hanya untuk melihat saldo nol. Gunakan aplikasi BRImo, BNI Mobile, atau Livin untuk akses real-time dari rumah. Jika saldo masih kosong, cek status kepesertaan di situs cekbansos atau tanyakan status SP2D/SI kepada pendamping sosial setempat.

FAQ (Pertanyaan Sering Diajukan)

1. Kapan jam operasional untuk cek saldo KKS? Layanan Mobile Banking dan ATM beroperasi 24 jam. Namun, untuk Agen Bank biasanya mengikuti jam buka warung/toko agen tersebut (umumnya 08.00 – 21.00).

2. Apakah saldo KKS bisa hangus jika tidak diambil? Ya. Jika dana bantuan tidak ditarik dalam batas waktu tertentu (biasanya satu tahap penyaluran selesai), dana tersebut akan ditarik kembali ke Kas Negara. Pastikan segera transaksi jika saldo sudah masuk.

3. Apa arti kode error saat cek KKS di mesin ATM? Jika muncul keterangan “Transaksi Ditolak” atau kode error, kemungkinan kartu rusak, masa berlaku habis (expired), atau salah PIN 3 kali. Segera hubungi Customer Service bank penerbit KKS.

4. Apakah cek saldo di Agen BRILink/Mandiri Agen bayar? Untuk cek saldo saja, biasanya gratis atau biaya sukarela (tergantung kebijakan agen). Namun untuk tarik tunai, ada biaya jasa agen yang wajar (sekitar Rp3.000 – Rp5.000) sebagai pengganti jasa dan operasional agen.