Persaingan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026 diprediksi akan semakin ketat dengan jutaan pelamar. Sayangnya, banyak peserta gugur di tahap awal administrasi hanya karena masalah sepele seperti dokumen akreditasi yang tidak sesuai.
Sertifikat akreditasi kampus dan program studi (prodi) dari BAN-PT menjadi syarat mutlak yang tidak bisa ditawar. Penting untuk memastikan data yang dilampirkan valid dan sesuai dengan tahun kelulusan yang tertera di ijazah.
Bagaimana cara memastikan status akreditasi tersebut valid dan diakui oleh panitia seleksi? Artikel ini akan mengupas tuntas langkah mudah cek akreditasi BAN-PT agar lolos seleksi administrasi tanpa hambatan.
⚡ Quick Answer: Cara Cek Cepat
Singkatnya, pengecekan status akreditasi dapat dilakukan langsung melalui laman resmi BAN-PT. Berikut langkah ringkasnya:
- Buka situs banpt.or.id.
- Pilih menu Data Akreditasi.
- Klik sub-menu Institusi (untuk kampus) atau Program Studi (untuk jurusan).
- Ketik nama perguruan tinggi pada kolom pencarian.
- Status peringkat dan masa berlaku akan muncul otomatis.
Mengapa Akreditasi Sangat Krusial untuk CPNS?
Status akreditasi bukan sekadar label, melainkan bukti kualitas pendidikan yang diakui negara. Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) menggunakan data ini untuk memverifikasi latar belakang pendidikan pelamar.
Kesalahan dalam melampirkan bukti akreditasi seringkali berakibat fatal, yaitu status Tidak Memenuhi Syarat (TMS). Oleh karena itu, pengecekan mandiri di database BAN-PT menjadi langkah preventif yang wajib dilakukan jauh-jauh hari.
Langkah Detail Cek Akreditasi Kampus (Institusi)
Mengetahui peringkat akreditasi perguruan tinggi adalah langkah pertama dalam melengkapi berkas. Nah, berikut adalah panduan teknisnya melalui situs resmi Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi.
Akses laman utama banpt.or.id melalui peramban di laptop atau ponsel pintar. Arahkan kursor ke menu Data Akreditasi di bagian atas, lalu pilih opsi Institusi (Terkini).
Setelah kolom pencarian muncul, ketikkan nama universitas, institut, atau sekolah tinggi yang dimaksud secara lengkap. Tunggu beberapa saat hingga sistem menampilkan tabel berisi peringkat (A, B, C, atau Unggul) serta nomor SK.
Panduan Cek Akreditasi Program Studi (Prodi)
Selain institusi, pelamar CPNS juga wajib melampirkan status akreditasi jurusan spesifik. Caranya sedikit berbeda karena jumlah data program studi jauh lebih banyak dibandingkan institusi.
Masih di menu Data Akreditasi, kali ini pilih opsi Program Studi (Terkini). Kolom pencarian akan meminta dua data input: nama perguruan tinggi dan nama program studi.
Pastikan penulisan nama prodi sesuai dengan nomenklatur yang tertera di ijazah (misalnya: “Teknik Informatika” atau “Ilmu Hukum”). Sistem akan menampilkan status akreditasi terbaru beserta tanggal kedaluwarsa SK tersebut.
Akreditasi Saat Lulus vs Akreditasi Terkini
Poin ini sering menjadi jebakan bagi para pelamar pemula CPNS. Apakah yang dipakai akreditasi saat ini atau saat tahun kelulusan?
Aturan umum seleksi CPNS biasanya mensyaratkan akreditasi pada saat tanggal kelulusan pelamar, bukan kondisi saat ini. Jadi, jika lulus tahun 2020, pelamar harus mencari bukti akreditasi yang berlaku di tahun 2020.
Terkadang, status akreditasi sebuah prodi bisa berubah dari B menjadi A, atau sebaliknya. Pelamar perlu jeli melihat riwayat akreditasi di PDDikti atau meminta salinan sertifikat lama ke pihak kampus jika data di website BAN-PT hanya menampilkan yang terkini.
| Kondisi Akreditasi | Status Validitas CPNS | Tindakan |
|---|---|---|
| Terakreditasi saat lulus | ✅ Valid / Diterima | Lampirkan Scan |
| Tidak terakreditasi saat lulus | ❌ Tidak Valid / Ditolak | Tidak Bisa Daftar |
| ⚠️ Akreditasi Kadaluarsa | Perlu Cek Riwayat | Minta Surat Ket. |
| Akreditasi dalam proses perpanjangan | Tergantung Instansi | Cek FAQ Instansi |
Perbedaan Peringkat Akreditasi Lama dan Baru
Sistem peniliaian akreditasi telah mengalami perubahan istilah yang perlu dipahami pelamar. Faktanya, masih banyak yang bingung membedakan antara nilai huruf (A, B, C) dengan istilah baru.
Instrumen Akreditasi 7 Standar menggunakan nilai A, B, dan C. Sedangkan Instrumen Suplemen Konversi (ISK) atau IAPS 4.0 menggunakan istilah Unggul, Baik Sekali, dan Baik.
Keduanya tetap sah digunakan untuk mendaftar CPNS asalkan statusnya masih berlaku atau sesuai tahun lulus. Tidak perlu khawatir jika ijazah lama masih menggunakan format nilai huruf A/B/C.
Apa yang Harus Dilakukan Jika Data Tidak Ditemukan?
Terkadang, data prodi atau kampus tidak muncul di pencarian BAN-PT. Hal ini bisa terjadi karena perubahan nama perguruan tinggi (alih status) atau data belum ter-update.
Solusi pertama adalah memeriksa laman PDDikti (Pangkalan Data Pendidikan Tinggi) sebagai referensi silang. Jika data masih tidak ditemukan, segera hubungi bagian akademik kampus untuk meminta fotokopi sertifikat akreditasi yang dilegalisir.
Pertanyaan Umum (FAQ)
1. Apakah bisa pakai screenshot website BAN-PT untuk daftar CPNS?
Umumnya instansi meminta scan sertifikat akreditasi asli atau fotokopi legalisir, bukan sekadar tangkapan layar (screenshot). Namun, beberapa instansi memperbolehkan screenshot hanya jika sertifikat fisik hilang, disertai surat keterangan resmi dari kampus.
2. Bagaimana jika saat lulus akreditasi masih “C”?
Peringkat C tetap dianggap valid dan memenuhi syarat sebagai prodi terakreditasi, kecuali instansi tertentu menetapkan syarat minimal akreditasi B atau A. Selalu baca detail persyaratan formasi yang dilamar dengan teliti.
3. Di mana mencari akreditasi jurusan Kesehatan?
Khusus untuk program studi bidang kesehatan, akreditasi kini ditangani oleh LAM-PTKes (Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan). Cek situs resmi LAM-PTKes jika data tidak ditemukan di BAN-PT.
Kesimpulan
Memastikan validitas data melalui cek akreditasi BAN-PT adalah fondasi penting sebelum melangkah ke pendaftaran CPNS 2026. Ketelitian dalam melihat status akreditasi—terutama kesesuaian dengan tahun kelulusan—dapat menyelamatkan pelamar dari kegagalan administrasi dini.
Persiapkan dokumen ini sejak sekarang agar proses pendaftaran nanti berjalan mulus tanpa kepanikan. Jangan lupa bagikan informasi ini kepada rekan seperjuangan yang juga sedang mempersiapkan diri menjadi abdi negara.