Beranda » Berita » Cara Bayar BPJS Kesehatan Lewat Mobile Banking: 5 Bank (2026)

Cara Bayar BPJS Kesehatan Lewat Mobile Banking: 5 Bank (2026)

Membayar iuran jaminan kesehatan sering kali menjadi tugas rutin yang terlupakan atau terasa merepotkan jika harus keluar rumah. Padahal, keterlambatan pembayaran bisa berisiko menonaktifkan status kepesertaan tepat di saat genting.

Sekarang, antre di loket pembayaran atau minimarket sudah bukan zamannya lagi. Kemudahan teknologi memungkinkan pelunasan tagihan hanya dalam hitungan detik melalui genggaman.

Lantas, bagaimana sebenarnya langkah-langkah praktis menyelesaikan kewajiban ini tanpa harus beranjak dari sofa? Artikel ini akan mengupas tuntas tutorial pembayaran melalui lima aplikasi bank terbesar di Indonesia.


💡 Quick Answer (Jawaban Singkat)

Singkatnya, cara bayar BPJS Kesehatan lewat mobile banking adalah:

  1. Login ke aplikasi mobile banking (BCA/Mandiri/BRI/BNI/BSI).
  2. Pilih menu “Bayar” atau “Payment”.
  3. Cari submenu “BPJS” atau “Asuransi”.
  4. Pilih “BPJS Kesehatan” dan masukkan Nomor Virtual Account (biasanya 88888 + 11 digit nomor kartu).
  5. Cek detail tagihan, masukkan PIN, dan pembayaran selesai. Status kepesertaan akan otomatis aktif kembali.

Mengapa Harus Bayar Lewat Mobile Banking?

Beralih ke metode digital bukan hanya soal gaya hidup, tapi efisiensi waktu. Pembayaran melalui mobile banking menawarkan akses 24 jam tanpa terikat jam operasional kantor.

Baca Juga :  Syarat Pengangkatan PPPK 2026: Tanpa Tes atau Sekadar Formalitas?

Selain itu, riwayat transaksi tersimpan rapi secara otomatis di dalam aplikasi. Jadi, bukti pembayaran tidak akan hilang dan mudah dilacak jika sewaktu-waktu dibutuhkan untuk verifikasi.

Faktanya, sistem perbankan saat ini sudah terintegrasi secara real-time dengan database BPJS Kesehatan. Artinya, setelah status transaksi “Berhasil”, tunggakan iuran akan langsung terupdate di sistem JKN Mobile.

Kode Virtual Account BPJS Kesehatan (Wajib Tahu)

Sebelum masuk ke tutorial teknis, memahami format nomor pembayaran sangatlah krusial. Sering kali transaksi gagal hanya karena kesalahan input kode perusahaan atau kode prefix bank.

Nomor Virtual Account (VA) untuk satu keluarga biasanya digabungkan dalam satu tagihan kepala keluarga. Berikut adalah daftar kode prefix yang perlu ditambahkan sebelum nomor kartu BPJS (biasanya 11 digit terakhir nomor kartu):

Nama Bank Kode Prefix VA Contoh Format
Bank Mandiri 89888 89888 + 01234567891
BCA 88888 88888 + 01234567891
BRI 88888 88888 + 01234567891
BNI 88888 88888 + 01234567891
⚠️ Catatan Penting Pastikan Saldo Cukup + Biaya Admin (±Rp2.500)

Panduan Lengkap Cara Bayar di 5 Bank Besar

Tiap aplikasi perbankan memiliki antarmuka yang sedikit berbeda. Berikut adalah panduan spesifik untuk lima aplikasi mobile banking terpopuler di Indonesia.

1. Livin’ by Mandiri (Logo Kuning)

Pengguna Bank Mandiri kini dimanjakan dengan antarmuka Livin’ yang sangat responsif. Proses pembayaran di sini tergolong paling ringkas dibanding aplikasi lain.

  • Buka aplikasi Livin’ by Mandiri dan lakukan login.
  • Pilih menu Bayar pada halaman utama.
  • Ketik “BPJS” pada kolom pencarian atau pilih kategori BPJS.
  • Pilih penyedia jasa BPJS Kesehatan Keluarga.
  • Masukkan Nomor Virtual Account (89888 + Nomor Peserta).
  • Tekan Lanjut, cek detail tagihan, lalu masukkan PIN Livin’.

2. BCA Mobile (m-BCA)

Bagi nasabah BCA, aplikasi BCA Mobile yang klasik namun andal menjadi pilihan utama. Pastikan lampu indikator di pojok kanan atas berwarna hijau sebelum bertransaksi.

  • Buka aplikasi BCA Mobile, pilih m-BCA, dan masukkan Kode Akses.
  • Pilih menu m-Payment.
  • Masuk ke menu BPJS (bukan Asuransi, ada menu khusus BPJS).
  • Pilih BPJS Kesehatan, lalu input nomor bayar pada kolom yang tersedia.
  • Klik Send, pastikan nama peserta benar, lalu klik OK dan masukkan PIN m-BCA.
Baca Juga :  Syarat Nilai Rapor CPNS 2026 Lulusan SMA: Minimal Berapa? (Update)

3. BRImo (Bank BRI)

BRImo kini menjadi salah satu aplikasi super app dengan fitur pembayaran terlengkap. Aplikasi ini sangat ramah pengguna bahkan untuk pemula sekalipun.

  • Login ke aplikasi BRImo dengan username dan password atau sidik jari.
  • Pilih menu Tagihan atau cari fitur BPJS.
  • Klik opsi BPJS Kesehatan.
  • Masukkan nomor pembayaran (Biasanya otomatis mendeteksi jika pernah bayar sebelumnya).
  • Periksa detail nominal tagihan, lalu konfirmasi dengan PIN BRImo.

4. BNI Mobile Banking

BNI juga menawarkan kemudahan serupa dengan menu pembayaran yang terstruktur rapi. Pastikan koneksi internet stabil karena aplikasi ini cukup sensitif terhadap sinyal.

  • Buka BNI Mobile Banking dan login.
  • Pilih menu Pembayaran di halaman beranda.
  • Scroll ke bawah dan pilih BPJS Kesehatan.
  • Pada kolom “Input Baru”, masukkan nomor Kode VA.
  • Pilih jumlah bulan yang ingin dibayar (biasanya otomatis 1 bulan berjalan).
  • Masukkan Password Transaksi untuk menyelesaikan pembayaran.

5. BSI Mobile (Bank Syariah Indonesia)

Bagi pengguna perbankan syariah, BSI Mobile menyediakan akses mudah untuk kewajiban BPJS. Fitur ini sangat membantu nasabah ex-BSM, ex-BNI Syariah, maupun ex-BRI Syariah.

  • Buka aplikasi BSI Mobile.
  • Pilih menu Bayar.
  • Cari dan pilih menu BPJS.
  • Pilih Kesehatan (ada opsi Ketenagakerjaan, jangan sampai salah).
  • Masukkan Nomor Virtual Account, lalu masukkan PIN BSI Mobile.
  • Layar konfirmasi akan muncul, pastikan data sesuai sebelum menekan tombol lanjut.

Risiko Telat Bayar Iuran BPJS

Membayar tepat waktu bukan hanya soal menghindari denda, tapi menjaga akses layanan kesehatan. Keterlambatan pembayaran satu bulan saja sudah cukup untuk membuat kartu non-aktif sementara.

Denda Pelayanan Rawat Inap

Sebenarnya, BPJS tidak memberlakukan denda keterlambatan berupa uang tunai secara langsung untuk iuran bulanan. Namun, status kepesertaan akan langsung diberhentikan sementara sejak tanggal 1 bulan berikutnya.

Baca Juga :  Cara Cek Coretax DJP Online Sudah Aktif atau Belum (Resmi & Terbaru 2026)

Denda sesungguhnya muncul jika peserta menjalani rawat inap dalam kurun waktu 45 hari sejak status aktif kembali. Denda ini sebesar 5% dari biaya diagnosa awal pelayanan rawat inap dikali jumlah bulan tertunggak.

Kondisi Konsekuensi Status
Telat Bayar 1 Bulan Kartu tidak bisa dipakai berobat ❌ Non-Aktif
Lunas Tunggakan Kartu langsung bisa digunakan (Rawat Jalan) ✅ Aktif
Rawat Inap < 45 Hari Kena Denda Pelayanan (Maks 30 Juta) ⚠️ Warning

FAQ: Pertanyaan Seputar Pembayaran BPJS

Berapa batas tanggal pembayaran BPJS Kesehatan setiap bulan?

Pembayaran iuran paling lambat dilakukan tanggal 10 setiap bulannya. Jika tanggal 10 jatuh pada hari libur, pembayaran tetap bisa dilakukan melalui kanal digital seperti mobile banking yang beroperasi 24 jam.

Apakah bisa membayar tunggakan 2 tahun sekaligus lewat m-banking?

Bisa. Sistem mobile banking akan otomatis mengakumulasi total tagihan yang tertunggak (maksimal ketentuan tunggakan biasanya dihitung 24 bulan). Pastikan limit transaksi harian mencukupi untuk melunasi total tagihan tersebut.

Kenapa muncul status “Tagihan Sudah Dibayar” padahal belum transfer?

Biasanya ini terjadi jika ada anggota keluarga lain dalam satu Kartu Keluarga (KK) yang sudah melakukan pembayaran. Karena sistem BPJS Kesehatan bersifat satu tagihan untuk satu keluarga (satu Virtual Account), pembayaran oleh satu orang akan menutup tagihan seluruh anggota keluarga.


Kesimpulan

Kemudahan teknologi perbankan saat ini benar-benar memangkas birokrasi pembayaran iuran kesehatan. Tidak ada lagi alasan lupa atau malas antre, karena semua bisa diselesaikan dalam genggaman melalui BCA, Mandiri, BRI, BNI, atau BSI.

Kunci utamanya adalah disiplin membayar sebelum tanggal 10 agar status kepesertaan tetap hijau. Ingat, jaminan kesehatan adalah payung yang sebaiknya disiapkan sebelum hujan turun.