Beranda » Berita » Gelora NTB: Perkuat Ideologi Kader, Bidik Kekuatan Dunia 2026

Gelora NTB: Perkuat Ideologi Kader, Bidik Kekuatan Dunia 2026

IPIDIKLAT News – DPW Partai Gelora Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar kader pada , 12 April 2026, dengan utama pada penguatan ideologi partai. Kegiatan ini bertujuan untuk memantapkan pemahaman kader mengenai jati diri dan arah perjuangan Partai Gelora dalam mewujudkan Indonesia sebagai kekuatan dunia.

Pelatihan yang diadakan di Kantor DPW Partai Gelora NTB ini dihadiri oleh sejumlah kader dan fungsionaris dari berbagai kabupaten/kota di seluruh NTB. Selain itu, hadir pula pemateri yang berasal dari unsur Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gelora untuk memberikan materi dan wawasan kepada para peserta.

Memahami Ideologi Partai Gelora

Ketua DPP Koordinator Divisi Pemenangan Teritorial Partai Gelora, Ahmad Faradis, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam menanamkan pemahaman mendalam mengenai ideologi partai. “Kegiatan ideologisasi Partai Gelora ini menjadi wadah bagi untuk memahami esensi Partai Gelora, termasuk arah perjuangan, manifesto, dan prinsip-prinsip mendasar yang wajib dikuasai oleh setiap kader sebagai seorang politisi,” tegasnya.

Lebih lanjut, Faradis menjelaskan bahwa salah satu fokus utama yang ditanamkan adalah konsep “kegeloraan”. Konsep ini diharapkan menjadi semangat dasar dalam membangun narasi kebangsaan yang kuat dan relevan.

Target Ambisius: Indonesia Jadi 5 Besar Kekuatan Dunia

Faradis menambahkan bahwa Partai Gelora memiliki visi besar untuk menjadikan Indonesia sebagai salah satu kekuatan utama dunia. Targetnya adalah membawa Indonesia masuk dalam jajaran lima besar kekuatan global, sejajar dengan negara-negara besar seperti , , China, dan negara-negara di kawasan Eropa.

Baca Juga :  Saham GJTL, EXCL, MDKA Jadi Pilihan? Cek Prediksi IHSG!

“Tujuannya adalah agar Indonesia tidak hanya menjadi objek, melainkan menjadi pemain utama yang aktif dalam percaturan global. Jika tidak, kita akan terus menjadi korban dalam dinamika dunia yang kompleks ini,” ujarnya.

Selain itu, ia mengungkapkan bahwa sejak didirikan pada tahun 2019, Partai Gelora telah mengantisipasi potensi terjadinya krisis global yang berpotensi melahirkan tatanan dunia baru. Oleh karena itu, kader-kader Partai Gelora didorong untuk memiliki kesadaran strategis agar Indonesia mampu mengambil peran sentral dalam perubahan global tersebut.

Menjaga Idealisme di Tengah Pragmatisme

Di tengah kuatnya arus pragmatisme , Faradis menekankan pentingnya bagi kader Partai Gelora untuk tetap menjaga idealisme politik. Menurutnya, narasi dan gagasan harus tetap menjadi fondasi utama dalam setiap perjuangan politik.

“Jika ada yang mengatakan bahwa nasi lebih penting daripada narasi, maka pandangan tersebut harus kita luruskan. Kita berpartai karena kita membawa narasi besar untuk masyarakat. Inilah yang membedakan kita dengan partai-partai lainnya,” katanya.

Lima Pilar Penguatan Ideologi Gelora NTB

Sementara itu, Ketua DPW Partai Gelora NTB, Lalu Pahrurazi, menegaskan bahwa ideologisasi merupakan fondasi utama dalam membangun kekuatan partai yang berkelanjutan. Ia menyebutkan, setidaknya ada lima tujuan utama dari penguatan ideologi yang dilakukan oleh DPW Gelora NTB.

Membangun Identitas dan Karakter Partai

Pertama, ideologisasi bertujuan untuk membangun identitas dan karakter partai yang kuat. Dengan identitas yang jelas, kader akan memiliki keunikan serta ciri khas yang membedakan Partai Gelora dengan partai- lainnya.

Memperkuat Soliditas dan Kohesi Internal

Kedua, Pahrurazi menjelaskan bahwa ideologisasi juga bertujuan untuk memperkuat soliditas dan kohesi internal partai. Menurutnya, kegiatan ini mampu menyatukan pandangan dari berbagai elemen partai, sehingga tercipta kekompakan dalam menghadapi dinamika dan tribulasi politik yang mungkin muncul.

Baca Juga :  Tutorial Lengkap Melahirkan BPJS 2026: Normal & Caesar Gratis

Membentuk Militansi dan Loyalitas Kader

Selanjutnya, tujuan ketiga adalah membentuk militansi dan loyalitas kader dalam memperjuangkan dan visi partai. Kader yang memiliki pemahaman ideologi yang kuat akan lebih termotivasi untuk berjuang demi mencapai tujuan-tujuan partai.

Kompas dalam Peran Publik

Keempat, ideologi akan menjadi kompas bagi kader dalam menjalankan peran-peran publik. Dengan berpedoman pada ideologi partai, setiap langkah kader akan tetap berada dalam koridor perjuangan yang terarah dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Mengikis Pragmatisme dan Politik Transaksional

Terakhir, ideologisasi bertujuan untuk mengikis pragmatisme dan praktik politik transaksional yang kerap terjadi. Pahrurazi menegaskan bahwa dalam perjuangan ideologis, yang ditransaksikan adalah gagasan, bukan materi.

“Dengan ideologisasi ini, kami ingin memastikan seluruh kader bergerak dalam satu arah perjuangan yang jelas, berkarakter, dan tidak mudah tergerus oleh kepentingan sesaat. Partai harus hadir membawa solusi dan perubahan nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.

Partai Gelora Optimis Tatap 2026

Dengan penguatan ideologi yang terus dilakukan, Partai Gelora NTB semakin optimis dalam menatap tahun 2026. Mereka yakin bahwa dengan kader yang solid, militan, dan memiliki pemahaman ideologi yang kuat, Partai Gelora akan mampu memberikan kontribusi yang signifikan bagi dan bangsa.

Kesimpulan

Penguatan ideologi kader menjadi fokus utama Partai Gelora NTB dalam mempersiapkan diri menghadapi tantangan dan peluang di masa depan. Dengan visi menjadikan Indonesia sebagai kekuatan dunia, Partai Gelora terus berupaya menanamkan nilai-nilai luhur dan semangat perjuangan kepada seluruh kadernya. Diharapkan, upaya ini dapat membawa perubahan positif bagi masyarakat dan bangsa Indonesia.