Beranda » Berita » Mobil Sampah Terbakar: Diduga Akibat Sampah di Mesin

Mobil Sampah Terbakar: Diduga Akibat Sampah di Mesin

IPIDIKLAT NewsMobil sampah milik Pemerintah Desa Wadeng, Gresik, ludes terbakar di perbatasan Desa Lasem dan , Kecamatan Sidayu, Sabtu (11/4) pagi. Kebakaran mobil sampah ini diduga kuat akibat ada material sampah yang masuk ke area mesin.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, insiden kebakaran mobil sampah ini menyebabkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp100 juta. Peristiwa ini menambah catatan bagi Damkarla Kabupaten Gresik yang per April 2026 ini sudah menangani banyak kasus kebakaran.

Kronologi Kebakaran Mobil Sampah di Gresik

Perwira Gresik, Teguh Priyanto, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan kebakaran tersebut pada pukul 09.44 WIB. Petugas dari Pos Dukun langsung bergerak cepat dan tiba di lokasi kejadian dalam tujuh menit saja. Respons cepat ini bertujuan untuk mencegah merambat lebih luas.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, sumber api diduga berasal dari material sampah yang masuk ke area mesin mobil. “Kejadian tersebut dilaporkan pada pukul 09.44 WIB. Petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Gresik Pos Dukun langsung berangkat satu menit kemudian dan tiba di lokasi pukul 09.51 WIB,” ungkap Teguh Priyanto.

Pemicu Kebakaran: Sampah di Mesin Mobil

“Berdasarkan keterangan di lapangan, kebakaran diduga dipicu oleh sampah yang masuk ke bagian mesin kendaraan hingga menimbulkan percikan api. Api kemudian membesar dan membakar bagian depan mobil,” imbuhnya. Dengan kata lain, kelalaian dalam menjaga mesin menjadi faktor utama penyebab kebakaran.

Baca Juga :  Makan Bergizi Gratis: Penyaluran 5 Hari, Hemat Rp20 Triliun

Upaya Pemadaman dan Penanganan Pasca-Kebakaran

Setelah berjuang memadamkan api, petugas akhirnya berhasil melakukan pemadaman total dan pembasahan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi menyala kembali. Operasi pemadaman dinyatakan selesai pada pukul 10.05 WIB dengan kondisi area yang sudah kembali kondusif.

“Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 10.05 WIB. Tidak terdapat korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini, namun kerugian material ditaksir sekitar Rp100 juta,” pungkas Teguh. Oleh sebab itu, masyarakat perlu lebih waspada dan rutin memeriksa kondisi kendaraan, khususnya armada pengangkut sampah.

Statistik Kebakaran di Gresik Meningkat

Insiden kebakaran mobil sampah ini menambah panjang daftar kejadian yang ditangani oleh Damkarla Kabupaten Gresik. Sepanjang , mereka telah menangani 6 kasus kebakaran dan 32 aksi penyelamatan. Data ini menunjukkan peningkatan risiko kebakaran, terutama di .

Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan melakukan pengecekan rutin terhadap potensi sumber api di sekitar. Tidak hanya itu, penting juga untuk memiliki alat pemadam api ringan (APAR) sebagai langkah antisipasi awal jika terjadi kebakaran.

Imbauan untuk Perawatan Kendaraan Pengangkut Sampah

Kejadian mobil sampah terbakar ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak, terutama pengelola armada pengangkut sampah. Perawatan rutin dan pengecekan berkala terhadap kondisi mesin kendaraan sangat penting untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali. Selain itu, penting juga untuk memastikan tidak ada material mudah terbakar yang menumpuk di sekitar mesin.

Masyarakat pun diingatkan untuk rutin mengecek kondisi kebersihan mesin kendaraan, terutama pada armada pengangkut sampah yang memiliki risiko tinggi terhadap tumpukan material mudah terbakar. Dengan demikian, risiko kebakaran dapat diminimalkan dan keselamatan bersama dapat terjaga.

Baca Juga :  Nonton Bareng Pemain Sinetron RCTI 2026: Jadwal Roadshow

Kesimpulan

Kebakaran mobil sampah di Desa Wadeng, Gresik, menjadi pengingat pentingnya menjaga kebersihan dan melakukan perawatan rutin pada kendaraan, terutama armada pengangkut sampah. Selain itu, kewaspadaan masyarakat terhadap potensi risiko kebakaran juga perlu ditingkatkan. Semoga kejadian ini tidak terulang kembali dan menjadi pelajaran bagi kita semua.