Beranda » Berita » Ledakan pabrik baja di Sidoarjo picu kerusakan rumah warga

Ledakan pabrik baja di Sidoarjo picu kerusakan rumah warga

IPIDIKLAT News – Ledakan pabrik baja (GWS) di Desa Janti, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, memicu kerusakan pada sejumlah rumah warga pada Senin (6/4) sore. Insiden fatal pada 2026 ini menyebabkan material besi panas melontar, menciptakan getaran hebat, dan mengeluarkan suara dentuman serupa bom yang mengagetkan masyarakat sekitar.

Peristiwa nahas tersebut mengakibatkan satu orang dunia serta dua orang menderita luka-luka. Manajemen perusahaan melalui HRD & General Affair Heri Prasetyo mengonfirmasi bahwa ledakan terjadi saat memotong material besi tua (scrap) kiriman supplier di area terbuka pabrik.

Material tersebut memiliki dimensi terlalu besar untuk masuk ke mesin peleburan, sehingga pekerja harus memotongnya secara manual. Namun, tanpa mereka duga, material besi yang mereka potong mendadak meledak saat pemotongan berlangsung.

Dampak Ledakan Pabrik Baja di Sidoarjo bagi Hunian Warga

Muhammad Nur Holis (61), salah satu warga Wedoro Regency, menceritakan kepanikan saat ledakan terdengar sekitar pukul 14.00 WIB. Ia mendapati material lempengan besi panas berukuran 15 cm x 8 cm dengan ketebalan 3 cm dan berat sekitar 2 kilogram menghantam atap rumahnya hingga menembus plafon.

Nur Holis menyatakan bahwa genteng rumahnya jebol di empat titik akibat rontokan material dari pabrik. Ia terpaksa memperbaiki sendiri bagian atap yang rusak meski hanya seadanya. Selain itu, ia khawatir hujan akan turun dan merusak interior rumah karena bagian atas yang belum tertutup rapat.

Warga lain, Icha, melihat detik-detik mengerikan sebelum suara dentuman keras mengguncang kawasan tersebut. Ia mengaku melihat kilatan cahaya berwarna biru sesaat sebelum dua kali ledakan beruntun menggetarkan rumahnya sampai membuat pintu dan jendela yang terkunci terbuka sendiri.

Baca Juga :  Drone Bayraktar TB3: Italia Amankan Armada untuk Kapal Induk!

Getaran tersebut bahkan menjatuhkan peralatan dapur milik Icha hingga berserakan di lantai. Ia membandingkan tingkat kengerian suara ledakan itu dengan guncangan bom di Kuningan, Jakarta, yang pernah ia alami sebelumnya. Hingga kini, warga menuntut pertanggungjawaban perusahaan serta perbaikan segera atas kerusakan hunian mereka.

Jangkauan Ledakan dan Kerusakan di Wilayah Surabaya

Efek ledakan pabrik baja PT Great Wall Steel (GWS) rupanya tidak hanya berdampak di Sidoarjo. Gelombang kejut dan getaran ledakan tersebut merembet sampai ke wilayah Kota Surabaya, tepatnya di kawasan Kutisari Indah Barat. Dua rumah di sana mengalami kerusakan material akibat insiden ini.

Badan Penanggulangan Daerah (BPBD) Kota Surabaya menerima laporan warga pada pukul 15.50 WIB. Kabid Kedaruratan dan Logistik (Darlog) BPBD Surabaya, Linda Novanti, menyatakan bahwa pihaknya sudah melakukan asesmen terhadap kerusakan bangunan milik warga terdampak.

Pemilik RumahJenis Kerusakan
TNM (45)Dudukan lampu lepas dari plafon
S (59)Kaca jendela kamar lantai 2 pecah

Pemilik rumah pertama menyatakan bahwa mereka memilih untuk tidak meminta perbaikan. Sebaliknya, pemilik rumah kedua mengharapkan perusahaan memberikan tanggung jawab atas penggantian material kaca jendela yang pecah akibat guncangan keras ledakan tersebut.

Prosedur Keamanan dan Evaluasi Industri 2026

Insiden ledakan besi panas pada 2026 ini memunculkan kekhawatiran baru mengenai standar di lingkungan pabrik pengolahan material berat. Warga sekitar kini terus mengawasi potensi ledakan susulan yang mungkin terjadi di area tersebut.

Pihak manajemen PT GWS sendiri sudah menyampaikan klarifikasi mereka di Sidoarjo pada Senin malam. Perusahaan sejauh ini belum memberikan rincian lebih lanjut mengenai kapan proses perbaikan dampak warga akan mereka selesaikan sepenuhnya.

Baca Juga :  Razia Lapas Indramayu: Petugas Periksa Napi dan Tes Urine

Sikap kooperatif dari perusahaan menjadi hal yang dinanti oleh banyak warga yang merasa dirugikan. Keselamatan warga sekitar area industri memang harus menjadi prioritas utama bagi setiap pengelola pabrik di wilayah Sidoarjo dan sekitarnya agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.

perlu meninjau kembali izin operasional dan standar keselamatan di setiap fasilitas peleburan baja. Hal ini sangat penting agar masyarakat merasa tenang dan terlindungi meskipun tinggal di dekat zona industri yang berisiko tinggi.

Langkah Antisipasi Warga Terdampak Industri

Masyarakat yang berada di sekitar kawasan pabrik baja sebaiknya selalu waspada terhadap tanda-tanda ketidakwajaran saat pabrik beroperasi. Kejadian ledakan yang menimpa warga Desa Janti dan Surabaya menjadi pelajaran berharga tentang pentingnya respons cepat saat situasi darurat bencana terjadi.

Menariknya, kecepatan BPBD mengasesmen lokasi menunjukkan sinergi positif antara instansi pemerintah dan warga dalam menangani dampak kecelakaan kerja. Koordinasi yang baik memungkinkan pendataan kerusakan berlangsung dengan transparan dan akurat.

Terakhir, perusahaan yang terlibat dalam insiden ini memikul tanggung jawab besar untuk memulihkan keadaan. Harapannya, proses pemulihan bagi rumah-rumah yang rusak segera berjalan lancar tanpa hambatan berarti bagi para korban.