Beranda » Berita » Ledakan Pabrik Baja Sidoarjo Tewaskan Pekerja dan Rusak Rumah Warga

Ledakan Pabrik Baja Sidoarjo Tewaskan Pekerja dan Rusak Rumah Warga

IPIDIKLAT News – Insiden ledakan pabrik pengolahan baja PT Great Wall Steel (GWS) di Desa Janti, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, menyebabkan kerusakan pada sejumlah rumah warga sekaligus menelan satu korban jiwa pada Senin (6/4/2026) siang. Kejadian ini memicu kepanikan warga sekitar saat material besi panas berhamburan hingga menembus atap hunian mereka.

Kekuatan ledakan yang menyerupai dentuman bom tersebut bahkan menggetarkan permukiman hingga wilayah Jatayu. Tim penjinak bom dari Detasemen Gegana Brimob Polda Jatim kini tengah melakukan sterilisasi serta menyeluruh di lokasi guna memastikan penyebab pasti musibah ini.

Dampak Ledakan Pabrik Baja Sidoarjo Terhadap Hunian Warga

Muhammad Nur Holis, salah satu warga di Wedoro Regency, menceritakan kengerian saat ledakan pabrik baja Sidoarjo terjadi sekitar pukul 14.00 WIB lebih. Ia mengaku awalnya mengira suara tersebut berasal dari bom karena intensitas dentumannya yang sangat kuat.

Nur Holis baru mengetahui rumahnya rusak setelah petugas keamanan perumahan memberikan kepadanya. Saat tiba di lokasi, ia mendapati atap rumahnya jebol akibat terjangan lempengan besi panas berukuran 15 cm x 8 cm dengan ketebalan 2-3 cm serta bobot sekitar 2 kilogram.

Beruntung, anggota keluarga Nur Holis sedang tidak berada di dalam rumah saat besi tersebut jatuh menembus plafon. Selain kerusakan fisik, ia juga harus memperbaiki genteng secara guna mengantisipasi kebocoran air jika hujan turun di kawasan permukiman tersebut.

Tidak hanya di Wedoro Regency, laporan kerusakan juga muncul di kawasan Pelikan RW 08. Warga lain bernama Icha menyatakan bahwa kediamannya mengalami getir yang kuat hingga peralatan dapur jatuh ke lantai dan pintu yang terkunci terbuka dengan sendirinya.

Baca Juga :  CPNS Jurusan Teknik Sipil 2026: Formasi Infrastruktur, Syarat & Passing Grade

Detail Kronologis dan Kesaksian Warga

Icha mengungkapkan bahwa sebelum suara ledakan bom terdengar, kilatan cahaya biru muncul di area pabrik. Ia mengaku pernah memiliki pengalaman serupa saat peristiwa bom di Jakarta, sehingga ia merasa sangat trauma dan ketakutan akan kemungkinan ledakan susulan.

Jarak antara sumber ledakan dengan rumah warga seperti milik Nur Holis berkisar antara 500 hingga 700 meter. Meski jaraknya cukup jauh, getaran yang dihasilkan tetap terasa nyata dan membuat tanah serta bangunan di sekitar kawasan Desa Janti bergetar hebat.

Warga yang terdampak saat ini menanti niat baik dari pihak perusahaan untuk melakukan pertanggungjawaban atas kerusakan hunian mereka. akan potensi bahaya lanjutan masih menyelimuti benak masyarakat, sehingga mereka berharap pihak terkait melakukan perbaikan segera.

Langkah Penanganan Pihak Kepolisian

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing mengonfirmasi kehadiran tim Jibom Gegana di tempat kejadian perkara untuk melakukan olah TKP. Polisi berupaya menyisir seluruh area pabrik untuk menemukan material sisa ledakan dan mengumpulkan bukti pendukung.

Aktivitas penyelidikan awal menunjukkan peristiwa bermula ketika dua orang pekerja melakukan pemotongan material besi tua menggunakan alat las. Pada saat proses tersebut berlangsung, sebuah ledakan hebat muncul dari las blender yang mengakibatkan serpihan besi beterbangan.

Data KejadianKeterangan
KejadianSenin, 6 April
Satu orang (kenek truk) meninggal dunia
Penyebab DidugaPemotongan besi tua dengan alat las

Polisi secara sigap mengevakuasi yang berinisial R ke rumah sakit terdekat. Pihak berwajib juga terus meminta keterangan dari saksi-saksi mata, termasuk pekerja berinisial P dan J yang berada tepat di titik lokasi saat mesin las menghasilkan dentuman tersebut.

Baca Juga :  Timnas Futsal Indonesia Evaluasi Dua Poin Penting Usai Libas Brunei

Olah TKP yang dipimpin oleh pihak Polresta Sidoarjo bersama Polsek setempat menjadi prioritas utama. Dengan demikian, pihak kepolisian akan segera menentukan penyebab teknis mengapa alat las tersebut memicu ledakan yang sangat masif.

Upaya Pemulihan Pasca Insiden

Masyarakat di sekitar kawasan industri Waru berharap insiden 2026 ini tidak terulang kembali di masa depan. Kebutuhan warga akan rasa aman dan kepastian perlindungan tempat tinggal dari pihak manajemen perusahaan menjadi tuntutan utama warga hari ini.

bersama kepolisian perlu memantau ketat standar keselamatan di setiap fasilitas pengolahan baja di Sidoarjo. Prosedur keamanan yang ketat pada tahun 2026 mutlak diperlukan agar nyawa pekerja dan keamanan warga di sekitar lingkungan pabrik selalu terlindungi.