Beranda » Berita » Persik Kediri Ditahan Imbang Persijap dalam Laga Super League 2026

Persik Kediri Ditahan Imbang Persijap dalam Laga Super League 2026

IPIDIKLAT NewsPersik Kediri meraih hasil imbang 0-0 saat menjamu Persijap Jepara dalam lanjutan pekan Super League di , Kediri, pada Senin (6/3/2026) sore WIB. Kedua kesebelasan gagal mencetak gol meski berusaha keras sepanjang pertandingan berlangsung di lapangan hijau sepanjang 90 .

Hasil ini membuat kedua tim berbagi satu poin dalam klasemen sementara Super League 2026. Pertandingan berjalan dengan intensitas tinggi sejak peluti awal wasit tiup, terutama setelah mengalami sejumlah kendala teknis dalam upaya menembus lawan.

Analisis Persik Kediri Ditahan Imbang Persijap

Pertandingan ini mencatatkan drama ketika Persik Kediri harus menerima kenyataan pahit akibat keputusan wasit. Menariknya, sistem VAR menolak gol Jose Enrique pada menit ke-28 karena sang pemain berada pada posisi offside sebelum menyontek bola ke gawang lawan.

Selain itu, nasib kurang beruntung menyelimuti tuan sepanjang babak pertama. Meskipun Persik aktif menekan barisan pertahanan Persijap lewat kombinasi serangan Moch. Supriadi dan Ernesto, mereka masih kesulitan merobek jaring gawang Sendri Johansyah hingga jeda turun minum.

Berikut adalah deretan pemain yang turun sebagai starter dalam pertandingan ini:

Klub
Persik KediriLeo Navacchio, Kadek Rendy, Chechu, M. Firli, R. Hehanussa, Imanol Garcia, Jon Toral, Bayu Otto, Moch. Supriadi, Ernesto, J. Enrique
Persijap JeparaSendri Johansyah, N. Yakubu, Diego Brito, Aly Ndom, Firman Ramadhan, Wahyudi Hamisi, Borja Martinez, A. Gomez, Morellato, Franca, Buyung Ismu

Peluang Emas danKegagalan Eksekusi Penalti

Memasuki babak kedua, Persijap Jepara hampir mengubah papan skor melalui aksi Franca. Pemain tersebut berdiri bebas di depan gawang, namun tendangannya masih bisa kiper Persik, Leo Navacchio, amankan dengan sempurna. ini tentu memicu tensi pertandingan semakin meningkat.

Baca Juga :  Kasus Andrie Yunus: Mahasiswa Gelar Aksi Tenda di Depan Komnas HAM

Alhasil, drama terjadi pada menit ke-55 bagi kubu tuan rumah. Wasit memberikan hadiah penalti setelah bek Persijap, Yakubu, melakukan pelanggaran handsball saat berupaya menghalau bola liar lemparan ke dalam oleh Rezaldi Hehanussa.

Jose Enrique yang mengambil tugas sebagai eksekutor gagal menuntaskan tanggung jawab tersebut. Sendri Johansyah tampil gemilang dengan menepis sepakan Enrique, sehingga kedudukan tetap bertahan 0-0 bagi kedua tim.

Penurunan Intensitas dan Benturan Fisik

Pertandingan masuk ke fase akhir dengan intensitas permainan yang cenderung menurun. Kedua pelatih tampak kesulitan mencari celah untuk membongkar organisasi pertahanan lawan yang cukup disiplin sepanjang pekan Super League terbaru ini.

Bahkan, wasit harus sering menghentikan laga karena banyaknya pelanggaran yang terjadi. Baik pemain Persik maupun Persijap sering terlibat duel fisik yang keras di area tengah lapangan, sehingga aliran bola menjadi terhambat.

Faktanya, hingga peluit panjang tanda pertandingan berakhir, tidak ada satu pun peluang dari kedua kubu yang cukup berbahaya untuk mengubah skor. Skor kacamata tetap menutup laga di Stadion Brawijaya yang membuat persaingan di papan klasemen menjadi semakin ketat pada musim 2026.

Hasil imbang ini memberikan tantangan tersendiri bagi masing-masing pelatih dalam melakukan . Pertandingan selanjutnya akan menjadi momentum bagi mereka untuk memperbaiki koordinasi serangan agar bisa merebut poin penuh di laga mendatang.