IPIDIKLAT News – Klub Liga Belanda, Willem II, untuk sementara waktu melarang Nathan Tjoe-A-On, pemainTimnas Indonesia, untuk mengikuti segala aktivitas klub. Keputusan ini mereka ambil karena adanya masalah terkait status pemain berusia 24 tahun tersebut. Dampaknya, Nathan tidak boleh mengikuti sesi latihan maupun bertanding membela Willem II sampai kejelasan statusnya terungkap.
Masalah administrasi paspor ini berawal dari keraguan terhadap status Dean James dan Nathan Tjoe-A-On sebagai pemain profesional di Liga Belanda. Keduanya terindikasi sebagai pemain tidak sah saat membela klub masing-masing, Go Ahead Eagles dan Willem II. Berikut detail lengkapnya terkait kasus yang menimpa pemain andalan Timnas Indonesia ini.
Awal Mula Masalah Status Nathan Tjoe-A-On
Persoalan bermula ketika NAC Breda mengajukan tuntutan pertandingan ulang usai kalah telak 0-6 dari Go Ahead Eagles. Mereka keberatan karena menduga Dean James tidak memenuhi syarat sebagai pemain non-Uni Eropa tanpa mengikuti prosedur yang sesuai.
Dean James diduga tidak memiliki paspor Belanda, namun Go Ahead Eagles tetap mendaftarkannya sebagai pemain lokal. Karena Dean James kini berstatus sebagai Warga Negara Indonesia (WNI), NAC Breda beranggapan telah terjadi pelanggaran regulasi dan menuntut agar pertandingan diulang.
TOP Oss Ikut Ajukan Protes
Langkah hukum NAC Breda kemudian diikuti oleh TOP Oss, yang mengajukan permintaan serupa terkait pertandingan melawan Willem II yang berakhir dengan skor 1-3. Mereka secara spesifik mempermasalahkan status Nathan Tjoe-A-On yang bermain dalam laga tersebut.
Situasi rumit ini memaksa manajemen Willem II mengambil tindakan tegas dengan melarang Nathan untuk sementara waktu berlatih maupun bermain. Kabar ini disampaikan oleh Brabants Dagblad, yang menyatakan bahwa klub Tilburg itu telah mengumumkan kebijakan pembatasan tersebut secara resmi.
Penjelasan Resmi Willem II Soal Status Nathan Tjoe-A-On
“Nathan Tjoe-A-On untuk sementara waktu tidak diizinkan untuk berlatih atau bermain untuk Willem II. Sampai ada kejelasan perihal masalah paspor di sepak bola Belanda, pemain internasional Indonesia berusia 24 tahun itu tidak diizinkan untuk ‘melakukan pekerjaan apa pun’ untuk klub Tilburg tersebut,” tulis laporan Brabants Dagblad, pada Selasa (31/3/2026).
Keputusan tegas yang Willem II ambil didasari pada kepatuhan terhadap regulasi izin kerja bagi tenaga kerja asing. Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) serta Federasi Nasional Klub Profesional (FBO) pun merekomendasikan agar Willem II menghentikan sementara segala aktivitas profesi Nathan di klub.
Harapan Willem II Terhadap Kasus Nathan Tjoe-A-On
“Telah menjadi jelas bahwa sejumlah langkah hukum masih diperlukan terkait izin kerja. Sesuai dengan saran dari KNVB dan FBO, Nathan Tjoe-A-On tidak dapat melakukan pekerjaan apa pun segera setelah ia kembali dari tugas internasionalnya,” tulis keterangan resmi Willem II.
Manajemen Willem II sangat berharap kendala perihal paspor Nathan dapat segera terselesaikan sepenuhnya. Pasalnya, bek Timnas Indonesia itu adalah salah satu pemain kunci dalam strategi pertahanan klub asal Tilburg tersebut. Dengan demikian, performa tim bisa tetap terjaga.
“Proses untuk mengatur ini dengan benar telah dimulai. Kami berharap mendapatkan kejelasan dalam waktu dekat, baik untuk Nathan maupun untuk klub,” tulis keterangan resmi klub.
Dampak Bagi Willem II dan Nathan
Akibat keputusan ini, Nathan sudah pasti akan absen dalam pertandingan terdekat. Willem II dijadwalkan melawan Jong PSV dalam lanjutan kompetisi kasta kedua Liga Belanda pada Sabtu (4/4/2026).
Lalu, bagaimana nasib Willem II tanpa kehadiran Nathan di lini belakang? Apakah mereka mampu mengatasi absennya sang pemain kunci dan meraih kemenangan atas Jong PSV? Tentunya, ini menjadi tantangan tersendiri bagi pelatih kepala Willem II.
Status Pemain Jadi Sorotan
Kasus yang dialami Nathan Tjoe-A-On ini menjadi sorotan penting mengenai status pemain sepak bola profesional, khususnya terkait dengan regulasi paspor dan izin kerja. Kejadian ini menunjukkan bahwa klub harus lebih berhati-hati dan teliti dalam memastikan seluruh pemainnya memenuhi persyaratan administrasi yang berlaku, jangan sampai kejadian yang menimpa Nathan menimpa pemain lainnya.
Apakah kasus serupa akan terjadi lagi di masa depan? Tentu saja kita berharap tidak. Oleh karena itu, seluruh pihak terkait, mulai dari klub, federasi, hingga pemain itu sendiri, perlu meningkatkan kesadaran dan pemahaman mengenai regulasi yang berlaku.
Kesimpulan
Willem II resmi menangguhkan Nathan Tjoe-A-On dari seluruh aktivitas klub akibat masalah status pemain terkait administrasi paspor. Klub sedang mengupayakan solusi terbaik agar Nathan bisa segera kembali bermain dan memperkuat tim. Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya dari kasus ini.
