Beranda » Berita » Proyek Gas: PHM Tingkatkan Produksi Jadi 20 MMSCFD!

Proyek Gas: PHM Tingkatkan Produksi Jadi 20 MMSCFD!

IPIDIKLAT News – PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) mencatatkan peningkatan produksi gas menjadi 20 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD) per . Keberhasilan ini didorong oleh onstream-nya Platform WPN-7, platform ketiga dari Proyek Sisi Nubi AOI 1-3-5.

General Manager PHM, Setyo Sapto Edi, menjelaskan bahwa pencapaian ini membuktikan kesiapan PHM dalam mengoptimalkan potensi lapangan migas. Selain itu, pencapaian ini tetap mengedepankan aspek keselamatan dan keandalan operasi. Tentunya, keberhasilan ini merupakan kabar baik bagi ketahanan energi nasional.

Platform Ketiga Proyek Sisi Nubi AOI Berhasil Onstream

Keberhasilan onstream menjadi tonggak penting bagi PHM. Pasalnya, platform ini merupakan platform ketiga yang telah mencatatkan produksi dari total enam platform dalam pengembangan Proyek Sisi Nubi AOI 1-3-5. Proyek ini menjadi bukti komitmen PHM dalam meningkatkan nasional.

Setyo Sapto Edi menegaskan bahwa setiap tahapan proyek hulu migas ini dijalankan dengan disiplin tinggi. Tujuannya adalah memastikan operasi berjalan dengan selamat, efektif, dan efisien. Dengan demikian, PHM dapat memberikan kontribusi maksimal bagi negara.

Dampak Produksi Gas 20 MMSCFD Bagi Pasokan Energi Nasional

Tambahan produksi dari dua sumur baru ini diharapkan memberikan dampak nyata bagi pasokan nasional. Sumur NB-701 dan NB-702 diharapkan berkontribusi signifikan dalam menjaga stabilitas pasokan gas. pun turut terbantu dalam upaya memperkuat ketahanan energi nasional.

Dengan capaian produksi awal hingga 20 Juta Standar Kaki Kubik per Hari (MMSCFD), PHM optimis dapat terus meningkatkan produksi gas di masa mendatang. Hal ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk mendukung dalam memenuhi kebutuhan energi dalam negeri.

Baca Juga :  Peluang Emas PPPK Teknis SMA 2026: Formasi Pemda & Pusat

Proses Onstream Platform WPN-7

Proses onstream Platform WPN-7 dimulai pada 23 Maret 2026. Kala itu, PHM melakukan ramp-up sumur NB-701 yang mencatatkan produksi gas hingga 9,8 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD) pada 25 Maret 2026.

Selanjutnya, sumur NB-702 mulai onstream pada 26 Maret 2026 dengan capaian produksi gas hingga 12,5 MMSCFD. PHM terus melakukan monitoring dan stabilisasi sumur agar produksi kedua sumur gas ini dapat dioptimalkan hingga 20 MMSCFD pada tahap awal produksi. Proses yang ketat ini memastikan bahwa produksi gas dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.

Target dan Kinerja Awal Tahun 2026

Capaian ini sesuai dengan rencana dan target onstream yaitu pada akhir kuartal pertama 2026. Di sisi lain, PHM tetap mengedepankan aspek keselamatan dan keandalan operasi yang semakin memperkuat kinerja awal tahun yang menggembirakan.

Dengan kinerja yang positif di awal tahun 2026, PHM optimis dapat mencapai target produksi yang telah ditetapkan. Hal ini tentunya akan memberikan kontribusi yang signifikan bagi pendapatan negara dan ketahanan energi nasional. PHM terus berupaya meningkatkan dan efektivitas operasi untuk mencapai hasil yang optimal.

Kontribusi PHM dalam Memenuhi Kebutuhan Energi Nasional

Keberhasilan PHM dalam meningkatkan produksi gas menjadi bukti komitmen perusahaan dalam mendukung program pemerintah. Terutama, dalam memenuhi kebutuhan energi nasional. Peningkatan produksi gas ini akan membantu mengurangi ketergantungan Indonesia pada impor energi.

Tidak hanya itu, dengan peningkatan produksi gas, PHM juga berkontribusi dalam menciptakan lapangan baru dan meningkatkan masyarakat di sekitar wilayah operasi. PHM terus berupaya memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi negara dan masyarakat.

Kesimpulan

Peningkatan produksi gas PHM menjadi 20 MMSCFD merupakan pencapaian penting yang memberikan dampak positif bagi ketahanan energi nasional. Dengan terus mengoptimalkan potensi lapangan dan mengedepankan keselamatan operasi, PHM berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan energi Indonesia.

Baca Juga :  Verdonk Gelandang? Herdman Terpukau Fleksibilitas Verdonk!