IPIDIKLAT News – Kartu BPJS Kesehatan yang hilang seringkali bikin panik, padahal per 2026 peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bisa berobat hanya dengan KTP. Walaupun begitu, sebagian orang tetap merasa lebih nyaman jika memiliki kartu fisik. Lantas, bagaimana cara mengurus kartu BPJS Kesehatan yang hilang di tahun 2026?
Tenang, ada beberapa cara yang bisa ditempuh, baik secara online maupun offline. Selain itu, penting juga untuk memahami penyebab kartu BPJS Kesehatan bisa nonaktif, terutama bagi peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI), agar tidak kaget saat status kepesertaan tiba-tiba menghilang. Berikut panduan lengkapnya!
Cara Mengurus Kartu BPJS Kesehatan Hilang Secara Online
BPJS Kesehatan sebenarnya sudah mengintegrasikan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai nomor peserta sejak tahun 2022. Alhasil, cukup menunjukkan KTP, peserta sudah bisa mendapatkan pelayanan kesehatan. Namun, jika tetap ingin mengurus kartu fisik yang hilang, berikut langkah-langkahnya secara online:
- Unduh aplikasi Mobile JKN di ponsel.
- Daftar akun jika belum punya. Siapkan nomor kartu BPJS Kesehatan, KTP, dan nomor telepon.
- Di halaman utama, tekan menu ‘Kartu’ di bagian tengah bawah.
- Notifikasi ‘KIS Digital berhasil dikirim ke alamat email (nama email)’ akan muncul.
- Cek email. BPJS Kesehatan mengirimkan kartu dalam format PDF.
Perlu diingat, kartu fisik bukan lagi kewajiban untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Dalam email pengiriman kartu digital BPJS Kesehatan, ada keterangan bahwa pemegang KIS Digital tidak wajib menggantinya dengan KIS fisik.
Cara Mengurus Kartu BPJS Kesehatan Hilang Secara Offline
Bagi yang lebih memilih cara konvensional, berikut langkah-langkah mengurus kartu BPJS Kesehatan hilang secara offline:
- Buat laporan kehilangan di kantor polisi dan minta surat keterangan kehilangan. Berikan data yang diminta polisi seperti perkiraan waktu dan tempat kehilangan.
- Bawa persyaratan ke kantor BPJS Kesehatan terdekat, yaitu KTP, Kartu Keluarga (KK), dan surat kehilangan dari polisi.
- Biasanya, kartu BPJS Kesehatan yang baru bisa didapatkan keesokan harinya.
NIK e-KTP Penting Terdaftar di Dukcapil
Selain mengurus kartu BPJS Kesehatan, pastikan juga NIK di e-KTP sudah terdaftar di Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Jangan khawatir, ada beberapa cara mudah mengeceknya tanpa harus datang ke kantor Dukcapil:
- Situs Lapor Kemendagri: Buka http://kemendagri.lapor.go.id, pilih ‘Sampaikan Laporan Anda’ dan klik ‘Permintaan Informasi’. Ketik permintaan informasi, domisili, kategori ‘Kependudukan’, unggah dokumen e-KTP (jika perlu), centang ‘Anonim’ dan ‘Rahasia’ (opsional), lalu klik ‘Lapor’.
- Telepon Halo Dukcapil: Hubungi 1500537. Siapkan e-KTP dan KK. Pastikan pulsa mencukupi.
- Email Dukcapil: Kirim email ke callcenter@dukcapil.kemendagri.go.id dengan format: NIK, nama lengkap, nomor KK, nomor telepon, dan pengaduan/keluhan. Tunggu balasan maksimal 24 jam.
- WhatsApp atau SMS: Kirim pesan ke 08118005373 dengan format: NIK, kelurahan, kecamatan, kabupaten, dan kota asal pembuatan e-KTP.
BPJS Kesehatan PBI Nonaktif? Ini Cara Mengaktifkannya Kembali di 2026
BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) adalah program jaminan kesehatan gratis dari pemerintah untuk masyarakat kurang mampu. Jika status kepesertaan tiba-tiba nonaktif di tahun 2026, jangan panik! Selama masih memenuhi syarat, BPJS PBI bisa diaktifkan kembali.
Pemerintah rutin memperbarui data nasional untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Beberapa faktor penyebab BPJS PBI dinonaktifkan antara lain:
- Perubahan status ekonomi yang dianggap sudah mampu.
- Data kependudukan tidak valid atau tidak sinkron dengan Dukcapil.
- Terjadi kesalahan pendataan.
Langkah-Langkah Reaktivasi BPJS PBI di 2026
Reaktivasi BPJS PBI wajib melalui Dinas Sosial karena iuran ditanggung negara. Berikut langkah-langkahnya:
- Cek status kepesertaan: Bisa melalui aplikasi Mobile JKN, call center 165, atau WhatsApp Pandawa (0811-8165-165).
- Siapkan dokumen: KTP, KK, dan dokumen pendukung lain yang diperlukan. Pastikan semua data konsisten.
- Datangi Dinas Sosial: Ajukan permohonan reaktivasi dengan membawa dokumen lengkap.
- Proses aktivasi: Lama proses aktivasi bisa berbeda-beda. Jika nonaktif kurang dari 6 bulan, prosesnya lebih cepat. Jika lebih dari 6 bulan, perlu usulan ulang Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
- Follow-up: Lakukan follow-up secara berkala untuk mempercepat penyelesaian masalah.
- Surat keterangan kesehatan: Dalam kondisi darurat, minta surat keterangan kesehatan.
Kartu BPJS PBI umumnya bisa langsung digunakan setelah aktif. Kunci sukses reaktivasi adalah data kependudukan valid, status ekonomi sesuai kriteria, dan dokumen lengkap.
Cara Mengubah Data BPJS Kesehatan di 2026
Perubahan data peserta BPJS Kesehatan kini bisa dilakukan secara online. Tapi, bagi yang kurang familiar dengan teknologi, perubahan data juga bisa dilakukan secara offline dengan mendatangi kantor cabang BPJS Kesehatan terdekat. Berikut adalah beberapa cara mengubah data BPJS Kesehatan di tahun 2026:
- Aplikasi Mobile JKN:
- Masuk ke akun dengan NIK/Nomor Kartu JKN dan kata sandi.
- Pilih menu “Perubahan Data Peserta.”
- Ubah data yang diinginkan (nomor telepon, email, alamat, kelas rawat, Faskes I). Perubahan Faskes I hanya bisa dilakukan minimal 3 bulan sekali, dan perubahan kelas rawat minimal 1 tahun setelah terdaftar.
- WhatsApp (PANDAWA):
- Hubungi nomor WhatsApp Pandawa BPJS Kesehatan di 08118165165.
- Pilih menu perubahan data.
- Sampaikan perubahan data yang ingin dilakukan.
- Lampirkan dokumen pendukung jika diperlukan.
- Lakukan permohonan pada jam kerja (Senin-Jumat, 08.00-15.00 waktu setempat).
- Care Center BPJS Kesehatan:
- Hubungi Care Center BPJS Kesehatan melalui nomor 1500400.
- Sampaikan perubahan data yang ingin dilakukan.
- Lengkapi dokumen pendukung jika diperlukan.
- Ikuti petunjuk dari petugas.
- Pastikan menghubungi Care Center pada jam kerja.
- Mobile Customer Service (MCS):
- Hubungi Mobile Customer Service BPJS Kesehatan melalui nomor yang disediakan (seperti 1500400).
- Sampaikan perubahan data yang ingin dilakukan.
- Lengkapi dokumen pendukung jika diperlukan.
- Ikuti petunjuk dari petugas Mobile Customer Service.
- Hubungi pada jam kerja yang ditentukan.
Bagi yang masih memiliki kartu fisik, berikut persyaratan yang harus dibawa saat mengubah data peserta BPJS Kesehatan secara offline di kantor cabang:
- Kartu Peserta BPJS Kesehatan Hilang:
- Surat pernyataan kehilangan (bermaterai).
- Identitas diri (e-KTP atau KK).
- Kartu Rusak atau Salah Cetak:
- Kartu peserta yang datanya salah atau rusak.
- KTP asli yang masih berlaku.
- Pindah Fasilitas Kesehatan (Faskes):
- Terdaftar di Faskes sebelumnya minimal 3 bulan.
- Mengisi Formulir Perubahan Data Peserta (FPDP).
- Kartu peserta BPJS.
- KTP yang masih berlaku.
- Pindah Tempat Tinggal:
- Mengisi FPDP.
- Kartu peserta.
- KTP yang masih berlaku.
- Surat pindah domisili.
- Pindah Tempat Bekerja:
- Mengisi FPDP.
- Kartu peserta.
- SK mutasi/keterangan pindah kerja.
Cara Cek Nomor BPJS Kesehatan dengan NIK di 2026
Nomor BPJS Kesehatan penting untuk berbagai keperluan, seperti membayar iuran. Jika lupa, peserta JKN bisa mengeceknya dengan NIK.
Berdasarkan Peraturan Direksi BPJS Kesehatan Nomor 68 Tahun 2021, setiap peserta JKN mendapatkan satu nomor kepesertaan yang berlaku seumur hidup, terdiri dari 13 digit angka.
Berikut beberapa cara mengecek nomor BPJS Kesehatan dengan NIK:
- Aplikasi Mobile JKN:
- Isi formulir pendaftaran akun (NIK, nama, tanggal lahir, kata sandi, kode captcha).
- Masukkan nomor ponsel aktif, lalu klik Kirim Kode Verifikasi.
- Masukkan kode OTP yang dikirimkan melalui SMS.
- Setelah itu, masukkan NIK dan kata sandi serta kode captcha.
- Kemudian, peserta JKN dapat melihat nomor BPJS Kesehatan di bawah nama.
- Pilih nama peserta yang ingin dilihat nomornya dengan cara klik tanda panah ke bawah.
- Selanjutnya, layar akan menampilkan KIS beserta nomor kartunya.
- Laman Portal Data JKN:
- Pergi ke laman data.bpjs-kesehatan.go.id.
- Untuk masuk (login), masukkan nama pengguna (username), kata sandi, dan kode captcha.
- Setelah berhasil masuk, tekan ikon tiga garis bertumpuk horizontal atauburger linedi sisi kanan atas.
- SMS: Kirim SMS dengan format NIK [Nomor NIK], lalu kirim ke 0877-7550-0400. Contoh: NIK 31234556678899.
- Care Center 165: Hubungi Care Center 165 melalui panggilan telepon atau ikon melayang “165” di laman bpjs-kesehatan.go.id. Masukkan NIK, nama, email, dan nomor ponsel, lalu centang bagian syarat dan ketentuan, serta tekan tombol Mulai Panggilan.
- WhatsApp (Pandawa): Hubungi saluran Pelayanan Administrasi Melalui WhatsApp (Pandawa) BPJS Kesehatan ke nomor 0811-8165-165.
- Ketik tanggal lahir dengan format tahun-bulan-tanggal, lalu kirim.
- Selanjutnya, sistem akan menampilkan nomor akun virtual, di mana nomor tersebut terdiri dari kode bank dan nomor BPJS Kesehatan.
- Media Sosial Resmi BPJS Kesehatan: Cek daftar akun media sosial resmi BPJS Kesehatan di situs webnya.
- Kantor Cabang BPJS Kesehatan: Datangi kantor cabang BPJS Kesehatan dengan membawa KTP dan sampaikan keperluan untuk mengecek nomor BPJS Kesehatan.
Kesimpulan
Kehilangan kartu BPJS Kesehatan memang merepotkan, tapi jangan khawatir! Ada banyak cara untuk mengurusnya, baik secara online maupun offline. Yang terpenting, pastikan data kependudukan selalu valid dan jangan ragu untuk menghubungi BPJS Kesehatan jika mengalami kendala. Dengan memiliki BPJS Kesehatan yang aktif per 2026, masyarakat bisa mengakses layanan kesehatan dengan lebih mudah dan terjangkau.
