IPIDIKLAT News – Jakarta, 27 Maret 2026 – J&T Express mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap penipuan online atau phishing yang marak terjadi mengatasnamakan perusahaan jasa pengiriman paket. Imbauan ini muncul seiring dengan meningkatnya aktivitas belanja online dan beragam modus penipuan yang menyasar konsumen, terutama melalui pesan WhatsApp (WA).
Modus penipuan ini biasanya berupa pesan WA atau SMS palsu yang menginformasikan adanya masalah pada pengiriman paket. Pesan tersebut seringkali menyertakan tautan (link) yang mengarahkan korban ke situs palsu untuk mencuri data pribadi atau meminta sejumlah uang. Untuk itu, J&T Express meluncurkan kampanye edukasi 3C: Cek, Curiga, Cancel sebagai langkah preventif untuk melindungi pelanggan dari ancaman phishing.
Mengenal Modus Penipuan Phishing Paket J&T
Patroli Siber Polri mencatat peningkatan signifikan laporan penipuan online. Per 2026, tercatat lebih dari 14.000 laporan yang melibatkan teknik phishing dengan berbagai kedok, termasuk yang mencatut nama perusahaan logistik seperti J&T Express. Pelaku kejahatan siber semakin kreatif dalam memanfaatkan kelengahan masyarakat.
Beberapa modus phishing yang sering terjadi adalah:
- Pesan WA atau SMS palsu yang menginformasikan masalah pada pengiriman paket.
- Situs web tiruan yang menyerupai situs resmi J&T Express untuk mengelabui korban.
- Modus pengembalian dana (refund) palsu melalui kode QR yang justru menguras dana dari rekening korban.
Kampanye 3C: Cek, Curiga, Cancel dari J&T Express
Sebagai respons terhadap maraknya penipuan online, J&T Express mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan melalui kampanye edukatif 3C: Cek, Curiga, Cancel. Herline Septia, Brand Manager J&T Express, menyatakan bahwa kampanye ini merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap keamanan pelanggan.
“Melalui kampanye 3C, kami ingin mendorong masyarakat agar lebih waspada. J&T Express tidak pernah meminta data pribadi atau pembayaran di luar kanal resmi,” tegas Herline.
Cek Kebenaran Informasi
Langkah pertama adalah selalu memeriksa kembali informasi, tautan, atau pesan yang diterima. Pastikan informasi tersebut berasal dari sumber yang terpercaya. Hal ini penting untuk membedakan antara komunikasi resmi dari J&T Express dan upaya penipuan.
Curiga Terhadap Hal yang Mencurigakan
Waspadalah terhadap permintaan data pribadi, tautan mencurigakan, atau notifikasi paket yang tidak pernah dipesan. J&T Express tidak akan pernah meminta informasi sensitif seperti kata sandi atau nomor kartu kredit melalui pesan singkat atau WA. Bahkan, konsumen wajib curiga jika detail resi tidak sesuai pesanan atau merasa tidak pernah memesan paket tersebut.
Cancel Interaksi Jika Ragu
Jika merasa ragu atau curiga, segera hentikan interaksi. Jangan klik tautan atau memberikan data pribadi apapun. Lebih baik membatalkan transaksi daripada menjadi korban penipuan. Masyarakat bisa langsung menghubungi call center J&T untuk verifikasi.
Tips Aman dari Penipuan Online 2026
Selain kampanye 3C, ada beberapa tips tambahan yang bisa diterapkan untuk menghindari penipuan online:
- Gunakan aplikasi J&T Express resmi untuk melacak paket.
- Jangan mudah percaya dengan iming-iming hadiah atau promo yang tidak masuk akal.
- Aktifkan fitur keamanan tambahan pada akun e-commerce dan perbankan online.
- Rutin mengganti password akun secara berkala.
Apakah Anda sering berbelanja online? Jangan sampai lengah dan menjadi korban penipuan. Selalu terapkan prinsip kehati-hatian dan manfaatkan fitur keamanan yang tersedia.
Komitmen J&T Express dalam Meningkatkan Keamanan Pelanggan
J&T Express berkomitmen untuk terus meningkatkan keamanan pelanggan dan memberikan edukasi mengenai bahaya phishing. Edukasi publik merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menciptakan budaya digital yang aman.
“Keamanan pelanggan adalah prioritas kami. Ini bukan hanya perlindungan bagi pengguna J&T Express, tapi juga upaya memperkuat literasi digital masyarakat,” ujar Herline Septia.
Untuk informasi lebih lanjut, pelanggan dapat menghubungi J&T Express melalui Call Center 021-80661888, situs resmi www.jet.co.id, atau akun Instagram @jntexpressid.
Kesimpulan
Maraknya phishing paket J&T melalui WhatsApp menjadi ancaman serius bagi konsumen online. Dengan menerapkan kampanye 3C (Cek, Curiga, Cancel) dan tips keamanan lainnya, masyarakat bisa terhindar dari jeratan penipu. J&T Express terus berkomitmen untuk melindungi keamanan pelanggan dan mengedukasi masyarakat tentang bahaya phishing. Mari lebih waspada dan bersama-sama menciptakan lingkungan digital yang aman!
