Beranda » Berita » Atasi Kecemasan Liburan: Tips Psikolog Agar Kembali Semangat!

Atasi Kecemasan Liburan: Tips Psikolog Agar Kembali Semangat!

IPIDIKLAT NewsKecemasan usai liburan kerap menghantui sebagian orang saat kembali ke rutinitas. Guru Besar Ilmu Psikologi Fakultas Universitas Indonesia, Prof. Dr. Rose Mini Agoes Salim (Romy), M. Psi, memberikan tips jitu untuk mengatasi perasaan tersebut. Kuncinya? Berpikir positif.

Rasa cemas atau *holiday blues* memang bisa muncul setelah menikmati masa libur yang menyenangkan. Namun, menurut Romy, kehidupan di kantor tidak selalu terasa tidak nyaman. Kita masih bisa bertemu teman-teman, merencanakan *weekend getaway* bersama keluarga, dan banyak lagi. Berikut lengkapnya agar kembali semangat menjalani aktivitas per 2026.

Mengenali dan Mengatasi Holiday Blues Terbaru 2026

** adalah perasaan cemas sementara, sedih, kurang motivasi, atau tidak bersemangat setelah kembali dari . Perasaan ini muncul karena adanya transisi dari kegiatan yang menyenangkan ke sehari-hari.

Prof. Romy menjelaskan bahwa untuk mengatasi *holiday blues*, penting untuk menyadari bahwa tidak semua aspek pekerjaan itu negatif. “Untuk menghindari dari *holiday blues* ini adalah kita harus tahu di dalam kehidupan kita di kantor nggak semuanya merasa nggak nyaman, karena apa kita bisa ketemu teman-teman kantor, kita lihat di *weekend* masih bisa pergi dengan keluarga jalan-jalan dan sebagainya,” ujarnya pada Selasa, 31 Maret 2026.

Prioritaskan Pekerjaan Setelah Liburan

Penumpukan pekerjaan setelah liburan memang sulit dihindari. Akan tetapi, jangan biarkan hal ini membebani pikiran. Buatlah skala prioritas untuk menentukan pekerjaan mana yang harus diselesaikan terlebih dahulu dan mana yang bisa ditunda.

Baca Juga :  MBG 2026: Dongkrak Ekonomi Lokal, Ini Kata Irma Suryani

Dengan menyusun prioritas, pekerjaan terasa lebih terstruktur dan tidak membuat kewalahan. Pertimbangkan tenggat dan tingkat urgensi setiap tugas agar Anda dapat pada hal yang paling penting.

Mengenali Diri Sendiri dan Beradaptasi

Setiap orang memiliki cara yang berbeda dalam beradaptasi dengan rutinitas setelah liburan. Kenali diri sendiri dan temukan cara yang paling efektif untuk mengatasi perasaan tidak nyaman.

Sisihkan waktu untuk beristirahat atau mengambil beberapa hari untuk membiasakan diri dengan aktivitas pagi. Tujuannya agar tubuh dan pikiran siap kembali bekerja dengan suasana hati yang lebih positif. “Hal itu membuat kita kemudian jadi terbiasa lagi untuk melakukan hal-hal yang terbiasa kita lakukan, sehingga tidak tiba-tiba harus kemudian bangunnya pagi. Nah, dengan demikian secara gradually kita bisa menyesuaikan diri,” jelas Romy.

Berpikir Positif dalam Setiap Situasi

Liburan tidak selalu berjalan sesuai rencana. Kendala bisa saja muncul saat atau saat bersilaturahmi dengan keluarga. Namun, penting untuk tetap berpikir positif dan fokus pada momen kebersamaan yang bermakna.

Prof. Romy menekankan bahwa cara berpikir kita akan memengaruhi persepsi terhadap suatu kejadian. Jika kita fokus pada hal-hal negatif, maka semua akan terasa buruk. Sebaliknya, jika kita melihat sisi positif dari setiap situasi, maka kita akan merasa lebih segar dan termotivasi. “Jadi tergantung dari cara manusia berpikir, kalau mau dilihat negatif semua negatif. Tapi kalau kita lihat dari sesuatu yang kita hadapi ada sisi positifnya itu kemudian menjadi lebih menyegarkan untuk kita juga,” katanya.

Tetapkan Tujuan Jangka Pendek

Setelah kembali bekerja, coba tetapkan tujuan-tujuan kecil yang realistis untuk dicapai setiap hari atau setiap . Tujuan-tujuan ini akan memberikan Anda rasa pencapaian dan membantu Anda tetap termotivasi.

Baca Juga :  KIP Kuliah Jalur Mandiri 2026 - Panduan Lengkap, Syarat & Cara Daftar

Misalnya, selesaikan satu proyek kecil, pelajari keterampilan baru, atau cukup sekadar merapikan meja kerja. Pencapaian-pencapaian kecil ini akan membangun momentum positif dan membuat Anda merasa lebih produktif.

Jaga Keseimbangan Kehidupan Kerja dan Pribadi

Setelah liburan, sangat penting untuk menjaga keseimbangan antara kehidupan kerja dan pribadi. Jangan biarkan pekerjaan mengambil alih seluruh waktu dan energi Anda. Sisihkan waktu untuk bersantai, berolahraga, dan melakukan hal-hal yang Anda sukai.

Dengan menjaga keseimbangan ini, Anda akan merasa lebih segar, bahagia, dan termotivasi untuk menghadapi tantangan di tempat kerja. Luangkan waktu untuk bertemu teman-teman, menghabiskan waktu bersama keluarga, atau sekadar menikmati hobi yang Anda sukai.

Kesimpulan

Mengatasi setelah liburan membutuhkan perubahan pola pikir dan strategi adaptasi yang tepat. Dengan berpikir positif, memprioritaskan pekerjaan, mengenali diri sendiri, menetapkan tujuan jangka pendek, dan menjaga keseimbangan kehidupan, Anda dapat kembali semangat dan produktif dalam bekerja setelah menikmati masa libur. Intinya, jangan biarkan *holiday blues* menghambat Anda meraih kesuksesan di tahun 2026!