Dengan adanya KUR Pertanian 2026, diharapkan dapat membantu Anda sebagai petani untuk lebih mudah mengakses pembiayaan dan meningkatkan produktivitas usaha tani. Namun, sebelum mengajukan, ada beberapa syarat dan ketentuan yang perlu Anda penuhi. Simak penjelasan lengkap dari Ipidiklat.id berikut ini…
Ringkasan Cepat: Syarat KUR Pertanian 2026
- Warga Negara Indonesia
- Memiliki usaha di sektor pertanian, perikanan, atau kehutanan
- Belum pernah mendapatkan KUR atau pinjaman sejenis
- Memiliki NPWP dan rekening bank
- Melengkapi dokumen persyaratan pengajuan
Syarat dan Ketentuan KUR Pertanian 2026
1. Calon Debitur
Calon debitur atau pemohon KUR Pertanian 2026 harus merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki usaha di sektor pertanian, perikanan, atau kehutanan. Usaha tersebut dapat berupa agribisnis, peternakan, perikanan tangkap/budidaya, atau kehutanan.
2. Persyaratan Umum
- Belum Pernah Mendapatkan KUR: Pemohon belum pernah menerima KUR atau pinjaman sejenis sebelumnya.
- Memiliki NPWP: Wajib memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).
- Memiliki Rekening Bank: Pemohon harus memiliki rekening bank sebagai sarana pencairan dan pembayaran angsuran KUR.
- Mengisi Formulir Aplikasi: Calon debitur wajib mengisi dan menandatangani formulir aplikasi yang disediakan bank penyalur KUR.
- Melengkapi Dokumen: Pemohon harus melengkapi seluruh dokumen yang dipersyaratkan oleh bank penyalur KUR.
3. Skema Kredit
Adapun skema kredit KUR Pertanian 2026 adalah sebagai berikut:
- Plafon Kredit: Maksimal Rp 500 juta per debitur.
- Suku Bunga: 6% per tahun (subsidi pemerintah).
- Jangka Waktu: Maksimal 5 tahun, termasuk masa tenggang.
- Agunan: Agunan wajib disesuaikan dengan ketentuan Bank Penyalur.
Panduan Pengajuan KUR Pertanian 2026
1. Datang ke Bank Penyalur KUR
Langkah pertama, kunjungi kantor bank penyalur KUR Pertanian terdekat. Bank-bank yang ditunjuk untuk menyalurkan KUR Pertanian 2026 antara lain BRI, BNI, BTN, Bank Mandiri, dan beberapa bank umum lainnya.
2. Ajukan Permohonan Kredit
Selanjutnya, Anda perlu mengajukan permohonan kredit dengan mengisi formulir aplikasi KUR Pertanian yang disediakan bank. Pastikan Anda melengkapi seluruh dokumen persyaratan yang diminta.
3. Proses Verifikasi dan Analisa
Setelah mengajukan permohonan, pihak bank akan melakukan verifikasi dan analisis terhadap kelengkapan dokumen serta kelayakan usaha Anda. Proses ini biasanya memakan waktu 7-14 hari kerja.
4. Realisasi Pencairan Kredit
Jika pengajuan Anda disetujui, pihak bank akan merealisasikan pencairan dana KUR Pertanian 2026 ke rekening bank Anda. Dana tersebut dapat langsung digunakan untuk keperluan usaha tani.
5. Pembayaran Angsuran
Selanjutnya, Anda wajib membayar angsuran kredit sesuai dengan jangka waktu yang telah disepakati. Pastikan untuk selalu membayar tepat waktu agar tidak terkena denda.
Studi Kasus: Kisah Keluarga Pak Andi
Pak Andi adalah seorang petani sayur di Jawa Barat. Selama ini, usaha taninya menghadapi kendala modal. Sejak mendengar kabar adanya program KUR Pertanian 2026, Pak Andi langsung bergerak untuk mengajukan pinjaman.
Setelah melengkapi berkas-berkas persyaratan, Pak Andi mengajukan permohonan KUR Pertanian ke Bank BRI terdekat. Proses verifikasi dan analisis berjalan lancar, dan dalam waktu 10 hari, pihak bank menyetujui pengajuan Pak Andi.
Akhirnya, Pak Andi menerima pencairan dana KUR Pertanian senilai Rp 250 juta. Dana tersebut ia gunakan untuk memperluas lahan, membeli peralatan pertanian yang lebih modern, serta menerapkan teknik budidaya yang lebih produktif. Hasilnya, produktivitas dan pendapatan usaha tani Pak Andi meningkat secara signifikan.
Masalah Umum dan Solusinya
1. Kesulitan Melengkapi Dokumen Persyaratan
Bagi sebagian petani, melengkapi berkas-berkas persyaratan pengajuan KUR Pertanian 2026 terkadang menjadi kendala. Solusinya, Anda bisa meminta bantuan pihak bank atau instansi terkait untuk membantu melengkapi dokumen yang diperlukan.
2. Agunan Tidak Mencukupi
Beberapa petani mungkin memiliki agunan yang nilainya tidak mencukupi untuk plafon kredit yang diajukan. Dalam hal ini, Anda dapat mengajukan pinjaman dengan agunan yang Anda miliki, atau menggunakan skim kredit lain yang lebih sesuai.
3. Ragu Dengan Prosedur Pengajuan
Terkadang, petani merasa ragu dan bingung dengan prosedur pengajuan KUR Pertanian 2026. Untuk mengatasinya, Anda bisa berkonsultasi lebih lanjut dengan pihak bank atau melakukan koordinasi dengan penyuluh pertanian setempat.
| Aspek | Keterangan |
|---|---|
| Nama Program | Kredit Usaha Rakyat (KUR) Pertanian 2026 |
| Tujuan | Membantu petani dan pelaku usaha agribisnis mengakses modal untuk mengembangkan usaha |
| Sasaran | Warga Negara Indonesia yang memiliki usaha di sektor pertanian, perikanan, atau kehutanan |
| Plafon Kredit | Maksimal Rp 500 juta per debitur |
| Suku Bunga | 6% per tahun (subsidi pemerintah) |
| Jangka Waktu | Maksimal 5 tahun, termasuk masa tenggang |
| Agunan | Sesuai ketentuan Bank Penyalur |
FAQ Seputar KUR Pertanian 2026
1. Siapa yang dapat mengajukan KUR Pertanian 2026?
Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki usaha di sektor pertanian, perikanan, atau kehutanan dapat mengajukan KUR Pertanian 2026. Usaha tersebut dapat berupa agribisnis, peternakan, perikanan tangkap/budidaya, atau kehutanan.
2. Apa saja persyaratan utama pengajuan KUR Pertanian 2026?
Persyaratan utamanya adalah memiliki NPWP, rekening bank, belum pernah menerima KUR sebelumnya, dan melengkapi dokumen yang dipersyaratkan oleh bank penyalur KUR.
3. Berapa bunga dan jangka waktu KUR Pertanian 2026?
Suku bunga KUR Pertanian 2026 adalah 6% per tahun dengan jangka waktu maksimal 5 tahun, termasuk masa tenggang.
4. Apakah ada persyaratan agunan untuk KUR Pertanian 2026?
Ya, agunan wajib disesuaikan dengan ketentuan masing-masing bank penyalur KUR Pertanian 2026. Besaran agunan akan memengaruhi plafon kredit yang dapat diperoleh.
5. Bagaimana cara mengajukan KUR Pertanian 2026?
Cara mengajukannya adalah dengan datang ke kantor bank penyalur KUR Pertanian, mengisi formulir aplikasi, melengkapi dokumen, dan menunggu proses verifikasi serta pencairan dana.
Disclaimer: Artikel ini hanya untuk informasi, bukan saran finansial profesional. Ipidiklat.id tidak bekerja sama dengan pemerintah/instansi terkait.
Nah, itulah informasi lengkap mengenai syarat dan panduan pengajuan KUR Pertanian 2026 untuk Anda para petani. Semoga artikel ini bermanfaat dan membantu Anda dalam mengakses modal usaha melalui program pemerintah ini. Jika masih ada pertanyaan, jangan ragu untuk berdiskusi di kolom komentar ya!