Beranda » Berita » CPNS BPN 2026: 7 Syarat Formasi Surveyor & Passing Grade (Lengkap)

CPNS BPN 2026: 7 Syarat Formasi Surveyor & Passing Grade (Lengkap)

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) kembali menjadi magnet bagi para pencari kerja di sektor pemerintahan. Pemetaan menjadi salah satu jabatan paling krusial dan banyak diminati pada seleksi CPNS 2026 ini. Tingginya minat tersebut wajar, mengingat peran strategis surveyor dalam program pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) di Indonesia.

Namun, persaingan untuk menduduki kursi ini tidaklah mudah. Calon pelamar harus memahami detail kualifikasi pendidikan, fisik, hingga ambang batas (passing grade) agar lolos ke tahap Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Banyak gagal di tahap administrasi hanya karena kurang teliti membaca persyaratan detail. Artikel ini akan mengupas tuntas apa saja yang perlu disiapkan untuk menaklukkan formasi Surveyor BPN tahun ini.


Ringkasan Cepat (Quick Answer)

Singkatnya, syarat utama Formasi Surveyor CPNS BPN 2026 meliputi:

  1. Pendidikan: Minimal D3/S1/D4 Jurusan Teknik Geodesi, Geografi, atau Perencanaan Wilayah Kota.
  2. Usia: Minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun saat melamar.
  3. Kesehatan: Sehat jasmani rohani, siap bekerja di lapangan (fisik prima).
  4. : Mengacu pada aturan terbaru (TWK: 65, TIU: 80, TKP: 166).
  5. Dokumen: Ijazah, Transkrip, , Pas Foto, dan Surat Lamaran bermaterai.

Pastikan seluruh dokumen diunggah melalui portal resmi .


⚠️ DISCLAIMER PENTING:

Informasi ini disusun berdasarkan regulasi dan pola seleksi tahun sebelumnya serta proyeksi pengumuman resmi per Januari 2026. Untuk pembaruan terkini dan pengumuman final, calon pelamar memantau situs resmi sscasn.bkn.go.id dan atrbpn.go.id.


Mengenal Jabatan Surveyor Pemetaan BPN

Sebelum melangkah ke persyaratan teknis, penting untuk memahami apa sebenarnya tugas seorang Surveyor Pemetaan di lingkungan ATR/BPN. Posisi ini bukan sekadar pekerjaan kantoran. Jabatan ini menuntut mobilitas tinggi karena berkaitan langsung dengan pengukuran bidang tanah, pemetaan batas wilayah, dan pengolahan data spasial.

Baca Juga :  Bimbel PPPK 2026 Terpercaya: Rekomendasi & Biaya

Seorang Surveyor Pemetaan Ahli Pertama atau Pemula bertanggung jawab atas akurasi data pertanahan nasional. Kesalahan dalam pengukuran bisa berakibat fatal pada sengketa lahan di kemudian hari. Oleh karena itu, BPN menetapkan standar kualifikasi yang spesifik, terutama bagi lulusan teknik yang memiliki pemahaman mendalam tentang geodesi dan kartografi.


7 Syarat Mutlak Formasi Surveyor CPNS BPN 2026

Berdasarkan analisis kebutuhan formasi tahun 2026, berikut adalah tujuh syarat utama yang wajib dipenuhi oleh pelamar formasi Surveyor Pemetaan:

1. Kualifikasi Pendidikan yang Relevan

Tidak semua jurusan teknik bisa melamar posisi ini. BPN biasanya mensyaratkan latar belakang pendidikan spesifik seperti:

  • S-1/D-4 Teknik Geodesi & Geomatika
  • S-1 Geografi (Murni/Teknik)
  • S-1 Perencanaan Wilayah dan Kota (Planologi)
  • D-3 Survei dan Pemetaan (untuk formasi Terampil) Ijazah harus berasal dari perguruan tinggi yang terakreditasi oleh BAN-PT.

2. Batasan Usia

Sesuai aturan perundang-undangan ASN, pelamar harus berusia minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun pada saat menyelesaikan pendaftaran online. Khusus untuk pelamar dengan kualifikasi pendidikan S-3 (Doktor), batas usia maksimal bisa mencapai 40 tahun, namun hal ini jarang berlaku untuk formasi Surveyor tingkat pertama.

3. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK)

Meski bukan penentu segalanya, IPK menjadi filter awal administrasi.

  • Pelamar jalur umum biasanya minimal IPK 2.75 atau 3.00 (tergantung kebijakan instansi).
  • Pelamar jalur Cumlaude wajib menyertakan predikat “Dengan Pujian” dari Perguruan Tinggi terakreditasi A/Unggul.

4. Kesiapan Fisik dan Kesehatan

Pekerjaan surveyor banyak dilakukan di lapangan (outdoor). Pelamar tidak boleh memiliki cacat fisik yang menghalangi mobilitas kerja, tidak buta warna (untuk membaca peta tematik), dan bebas dari penggunaan narkoba. Surat Keterangan Sehat dari Rumah Sakit Pemerintah biasanya menjadi syarat pemberkasan akhir, namun kesehatan fisik sudah diuji sejak awal.

Baca Juga :  Panduan Lengkap Pengembalian Dana Shopee: Cara, Waktu Proses, dan Solusi Terbaru 2025

5. Bersedia Ditempatkan di Seluruh Indonesia

Ini adalah syarat klise yang sering diremehkan. BPN memiliki kantor pertanahan (Kantah) hingga ke pelosok daerah. Calon pelamar wajib menandatangani surat pernyataan bersedia ditempatkan di mana saja, termasuk di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar). Menolak penempatan sama dengan mengundurkan diri.

6. Tidak Terlibat Partai Politik

Integritas ASN harga mati. Calon pelamar tidak boleh menjadi anggota atau pengurus partai politik, maupun terlibat dalam politik praktis. Rekam jejak digital seringkali menjadi bahan pertimbangan dalam penelusuran rekam jejak.

7. Syarat Administrasi Tambahan

Selain dokumen dasar, formasi surveyor terkadang meminta sertifikat keahlian dasar terkait penggunaan alat ukur (Theodolite, Total Station, GNSS) sebagai nilai tambah, meskipun ini opsional tergantung rincian pengumuman di tahun berjalan.


Rincian Passing Grade SKD CPNS 2026 (Terbaru)

Lolos administrasi baru langkah awal. Tantangan sesungguhnya ada pada Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). Mengacu pada Keputusan Menteri PANRB yang berlaku, berikut adalah ambang batas yang harus dicapai pelamar formasi umum:

Materi TesJumlah SoalPassing GradeNilai Maksimal
Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)Nasionalisme, Integritas, Bela Negara3065150
Tes Intelegensia Umum (TIU)Verbal, Numerik, Figural3580175
Tes Karakteristik Pribadi (TKP)Pelayanan Publik, Jejaring Kerja45166225
⚠️ TOTAL (Syarat Aman)110311*550

> Catatan: Nilai 311 adalah total minimal ambang batas. Namun, untuk lolos ke tahap SKB, pelamar harus masuk dalam perankingan 3x jumlah formasi. Nilai aman yang disarankan adalah di atas 400.


Dokumen Administrasi yang Wajib Disiapkan

dokumen sebaiknya dilakukan jauh-jauh hari. Sistem SSCASN sering mengalami kepadatan trafik menjelang penutupan. Berikut checklist dokumen yang harus di-scan dengan format yang benar:

  • Kartu Tanda Penduduk (KTP): Format JPG/JPEG, pastikan NIK terlihat jelas.
  • Pas Foto: Latar belakang merah, pakaian formal, wajah terlihat jelas.
  • Swafoto (Selfie): Menampilkan wajah tanpa masker dengan pencahayaan cukup.
  • Ijazah Asli: Scan berwarna (bukan fotokopi legalisir).
  • Transkrip Nilai Asli: Scan berwarna, pastikan IPK terbaca.
  • Surat Lamaran: Ditujukan kepada Menteri ATR/Kepala BPN, diketik/tulis tangan sesuai format, dibubuhi e-materai.
  • Surat Pernyataan 5 Poin: Dokumen standar , wajib e-materai.
Baca Juga :  CPNS Jawa Barat 2026: Formasi Terbanyak, Syarat & Passing Grade

Estimasi Jadwal Seleksi CPNS BPN 2026

Mengacu pada siklus tahunan, berikut adalah estimasi timeline pelaksanaan seleksi CPNS tahun 2026. Jadwal ini bersifat tentatif.

Tahapan KegiatanEstimasi Status
Pengumuman FormasiMei – Juni 2026Menunggu
Pendaftaran Online (SSCASN)Juni – Juli 2026
Seleksi AdministrasiJuli 2026
Pelaksanaan SKDAgustus – September 2026
Pelaksanaan SKBOktober – November 2026

FAQ (Pertanyaan Umum)

Apakah jurusan Teknik Sipil bisa melamar formasi Surveyor?

Umumnya, formasi Surveyor Pemetaan dikhususkan untuk Teknik Geodesi dan Geografi. Teknik Sipil biasanya diarahkan ke formasi Penata Ruang atau Pengawas Jalan dan Jembatan. Namun, pelamar wajib cek rincian formasi di pengumuman resmi karena kebutuhan bisa berubah.

Apakah mata minus/berkacamata boleh mendaftar?

Boleh, selama masih dalam batas wajar dan bisa dikoreksi dengan kacamata/lensa kontak untuk bekerja. Namun, buta warna (parsial maupun total) biasanya menjadi faktor penggugur mutlak karena berkaitan dengan pembacaan peta berwarna.

Berapa gaji Surveyor Pemetaan BPN?

Gaji pokok mengikuti PP Gaji PNS terbaru (Golongan IIIa untuk S1). Namun, daya tarik utamanya ada pada Tunjangan Kinerja (Tukin) ATR/BPN yang cukup tinggi (Kelas Jabatan 8 atau 9) serta uang perjalanan dinas saat pengukuran lapangan.

Apakah sertifikat keahlian (SKA) wajib dilampirkan?

Untuk CPNS formasi umum, SKA biasanya bukan syarat wajib saat pendaftaran, tetapi bisa menjadi nilai tambah saat wawancara SKB. Berbeda dengan PPPK Teknis yang seringkali mewajibkan sertifikat kompetensi.

Bagaimana sistem penilaian SKB Surveyor?

SKB Surveyor biasanya menggunakan CAT (Computer Assisted Test) dengan materi seputar Sistem Informasi Geografis (SIG), Kartografi, Pengukuran Terestris, dan regulasi pertanahan. Bobot SKB adalah 60% dari total nilai akhir kelulusan.


Kesimpulan

Menjadi bagian dari ATR/BPN melalui formasi Surveyor Pemetaan membutuhkan persiapan matang, bukan sekadar keberuntungan. Memahami 7 syarat utama dan target passing grade di atas adalah langkah awal yang krusial. Kompetisi di tahun 2026 diprediksi akan semakin ketat seiring dengan meningkatnya minat terhadap instansi ini.

Persiapkan dokumen administrasi sejak sekarang dan mulailah berlatih soal SKD secara rutin. Jangan lupa untuk selalu memantau update resmi agar tidak tertinggal informasi. Siap menjadi garda terdepan pertanahan Indonesia?