Beranda » Berita » CPNS Kemenhan 2026: Formasi Sipil Pertahanan Dibuka

CPNS Kemenhan 2026: Formasi Sipil Pertahanan Dibuka

Banyak yang mengira bekerja di bawah Kementerian Pertahanan (Kemenhan) berarti harus menjadi tentara atau memegang senjata. Padahal, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Faktanya, Kemenhan setiap tahunnya membuka kesempatan besar bagi warga sipil untuk berkarier sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

2026 ini, Kementerian Pertahanan kembali membuka pintu bagi putra-putri terbaik bangsa melalui seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Menariknya, formasi yang ditawarkan tidak melulu soal strategi militer, melainkan mencakup bidang kesehatan, teknis, hingga pendidikan. Jadi, peluang berkontribusi untuk pertahanan negara tanpa harus masuk pendidikan militer kini terbuka lebar.

Penasaran formasi apa saja yang tersedia dan bagaimana kriteria seleksinya? Artikel ini akan mengupas tuntas segala hal tentang Kemenhan 2026, mulai dari , jadwal, hingga tips lolos seleksi. Simak informasinya sampai tuntas agar persiapan lebih matang.


Ringkasan Cepat (Quick Answer)

Singkatnya, CPNS Kemenhan 2026 adalah rekrutmen ASN jalur umum untuk mengisi jabatan teknis, kesehatan, dan dosen di lingkungan Kementerian Pertahanan, Mabes TNI, dan Angkatan (AD, AL, AU). Pendaftaran dilakukan terpusat melalui portal BKN. Pelamar sipil tidak akan menjadi anggota militer, melainkan berstatus PNS dengan hak dan kewajiban sesuai undang-undang ASN, namun tetap memiliki standar disiplin dan wawasan kebangsaan yang tinggi.


⚠️ Disclaimer Penting:

Informasi jadwal dan persyaratan dalam artikel ini mengacu pada pola seleksi tahunan dan pengumuman awal per Januari 2026. Untuk informasi resmi dan paling update, calon pelamar wajib memantau situs resmi sscasn.bkn.go.id dan kemhan.go.id.


Mengenal Lingkungan Kerja Sipil di Kemenhan

Bekerja sebagai PNS di Kementerian Pertahanan memiliki dinamika yang unik dibandingkan instansi lain. Meskipun statusnya adalah sipil, lingkungan kerjanya sangat kental dengan kedisiplinan tinggi. Pegawai sipil di Kemenhan sering disebut sebagai pendukung utama operasional pertahanan negara.

Baca Juga :  Kapan Dibuka! CPNS KPK 2026 Rekrut Penyidik, Cek Syaratnya

Para CPNS yang lolos nantinya akan ditempatkan di berbagai unit kerja. Penempatan ini bisa mencakup Kantor Kementerian Pertahanan di Jakarta, Markas Besar TNI, atau di lingkungan matra masing-masing (TNI AD, AL, dan AU). Peran mereka sangat krusial dalam urusan administrasi, pelayanan kesehatan di rumah sakit militer, hingga riset teknologi pertahanan.

Salah satu keuntungan utama menjadi PNS Kemenhan adalah budaya kerja yang terstruktur. Kedisiplinan menjadi napas utama instansi ini. Selain itu, fasilitas kesehatan dan kinerja yang kompetitif menjadikan formasi ini incaran banyak pelamar setiap tahunnya.


Rincian Formasi CPNS Kemenhan 2026

Tahun 2026, fokus pemerintah adalah memperkuat transformasi dan pelayanan dasar. Hal ini tercermin dari alokasi formasi yang dibuka oleh Kemenhan. Berikut adalah gambaran umum jenis jabatan yang biasanya dibuka:

1. Tenaga Kesehatan

Sektor kesehatan selalu menjadi prioritas, terutama untuk mengisi kebutuhan di Rumah Sakit Pusat Pertahanan Negara (RSPPN) maupun rumah sakit matra lainnya.

  • Dokter Umum & Spesialis
  • Perawat (Ners & Vokasi)
  • Apoteker & Asisten Apoteker
  • Fisioterapis & Radiografer

2. Tenaga Teknis

Formasi ini mendukung operasional perkantoran dan pengembangan teknologi.

  • Pranata Komputer (IT & Cyber Security)
  • & Perencana
  • Arsiparis & Pengelola Barang Milik Negara
  • Teknisi Mesin & Elektro (Pendukung Alutsista)

3. Tenaga Pendidik (Dosen)

Kemenhan memiliki Universitas Pertahanan (Unhan) yang mencetak kader intelektual bela negara. Oleh karena itu, formasi dosen sering dibuka untuk berbagai program studi, mulai dari Teknik, MIPA, hingga Ilmu Sosial Politik.


Syarat Pendaftaran CPNS Kemenhan 2026

Seleksi di Kemenhan dikenal cukup ketat, terutama terkait fisik dan kesehatan, meskipun untuk formasi sipil. Calon pelamar perlu memperhatikan detail persyaratan agar tidak gugur di tahap administrasi.

Persyaratan Umum

  • Warga Negara Indonesia (WNI) yang bertakwa kepada Tuhan YME, setia, dan taat kepada Pancasila dan UUD 1945.
  • Usia minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun saat mendaftar (untuk Dokter Spesialis/S3 bisa hingga 40 tahun).
  • Tidak pernah dipidana dengan pidana penjara 2 tahun atau lebih.
  • Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS/TNI/Polri/Pegawai Swasta.
  • Tidak berkedudukan sebagai CPNS, PNS, TNI, atau Polri.
  • Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik.

Persyaratan Khusus Kemenhan (Penting!)

Nah, ini yang membedakan Kemenhan dengan instansi lain. Ada beberapa syarat fisik yang biasanya wajib dipenuhi:

  1. Tinggi Badan: Beberapa jabatan mensyaratkan tinggi badan minimal (Pria: 160 cm, Wanita: 155 cm), meski ada formasi tertentu yang tidak mensyaratkan ini.
  2. Kesehatan Fisik: Tidak bertato/bekas tato dan tidak bertindik/bekas tindik (kecuali karena alasan adat/agama).
  3. Kualifikasi Pendidikan: Lulusan perguruan tinggi dalam negeri atau luar negeri dengan IPK minimal (biasanya 2.75 atau 3.00 tergantung formasi).
  4. Sertifikasi: Untuk tenaga kesehatan wajib melampirkan STR (Surat Tanda Registrasi) yang masih berlaku.
Baca Juga :  CPNS Jurusan Teknik Sipil 2026: Formasi Infrastruktur, Syarat & Passing Grade

Jadwal Seleksi CPNS Kemenhan 2026

Mengetahui timeline sangat penting agar tidak ketinggalan momentum. Berikut adalah estimasi jadwal pelaksanaan seleksi CPNS Kemenhan tahun 2026 berdasarkan siklus tahunan BKN.

NoTahapan KegiatanJadwal Estimasi
1Pengumuman SeleksiJuli – Agustus 2026
2Pendaftaran Online (SSCASN)Agustus 2026
3Seleksi AdministrasiAgustus – September 2026
4Pelaksanaan SKD (CAT)Oktober 2026
5November 2026
6Pengumuman Kelulusan AkhirDesember 2026 – Januari 2027

Tata Cara Pendaftaran Langkah demi Langkah

Pendaftaran CPNS Kemenhan dilakukan sepenuhnya secara daring. Tidak ada pengiriman berkas fisik via pos di tahap awal. Semua diunggah ke portal nasional.

Berikut alur pendaftarannya:

  1. Buat Akun SSCASN: Kunjungi laman sscasn.bkn.go.id dan pilih menu registrasi. Siapkan NIK dan Nomor KK.
  2. Lengkapi Biodata: Isi data diri dengan teliti. Kesalahan penulisan nama atau gelar bisa berakibat fatal.
  3. Pilih Instansi & Formasi: Cari “Kementerian Pertahanan” di kolom instansi, lalu pilih jenis formasi dan jabatan yang sesuai kualifikasi pendidikan.
  4. Unggah Dokumen: Scan dokumen asli (berwarna) sesuai format yang diminta (biasanya PDF atau JPG). Pastikan hasil scan jelas dan terbaca.
  5. Resume & Submit: Cek ulang semua data di halaman resume. Jika sudah yakin, klik “Akhiri Pendaftaran”. Setelah ini, data tidak bisa diubah lagi.
  6. Cetak Kartu: Unduh dan cetak Kartu Informasi Akun dan Kartu Pendaftaran sebagai bukti.

Tahapan Seleksi dan Materi Ujian

Persiapan mental saja tidak cukup. Calon peserta harus memahami medan “pertempuran” seleksi CPNS Kemenhan yang terbagi menjadi tiga tahap utama.

1. Seleksi Administrasi

Panitia akan memverifikasi kesesuaian dokumen yang diunggah dengan persyaratan. Ketelitian adalah kunci di sini. Banyak peserta gugur hanya karena surat lamaran tidak ditujukan kepada Menteri Pertahanan atau meterai yang digunakan salah.

2. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)

Menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) BKN. Materi yang diujikan meliputi:

  • Tes Wawasan Kebangsaan (TWK): Nasionalisme, integritas, bela negara, pilar negara.
  • Tes Intelegensia Umum (TIU): Kemampuan verbal, numerik, dan figural.
  • Tes Karakteristik Pribadi (TKP): Pelayanan publik, jejaring kerja, sosial budaya, TIK, profesionalisme, dan anti-radikalisme.
Baca Juga :  Formasi CPNS Sepi Pelamar 2026: Peluang Emas, Syarat & Passing Grade

3. Seleksi Kompetensi Bidang (SKB)

Ini adalah tahap penentu. Kemenhan biasanya menerapkan SKB yang cukup komprehensif, meliputi:

  • SKB CAT BKN: Soal-soal teknis sesuai jabatan.
  • Tes Psikologi: Menilai integritas dan stabilitas emosi.
  • Tes Kesehatan (Rikkes): Pemeriksaan fisik luar dan dalam.
  • Tes Kesegaran Jasmani (Samapta): Lari, push-up, sit-up (tergantung kebijakan tahun berjalan).

Dokumen Wajib Upload (Checklist)

Agar pendaftaran lancar, sebaiknya siapkan dokumen-dokumen berikut dalam format digital jauh-jauh hari. Gunakan daftar di bawah ini untuk memastikan tidak ada yang terlewat.

KTP Asli: Scan berwarna Kartu Tanda Penduduk atau Surat Keterangan Dukcapil. ✅ Pas Foto: Latar belakang merah, pakaian formal (kemeja putih). ✅ Surat Lamaran: Diketik/ditulis tangan sesuai format Kemenhan, ditujukan kepada Menteri Pertahanan RI, bermeterai. ✅ Surat Pernyataan: Biasanya ada 2-3 jenis surat pernyataan (5 poin/10 poin) yang formatnya disediakan di web Kemenhan. ✅ Ijazah Asli: Bukan Surat Keterangan Lulus (SKL). ✅ Transkrip : Asli dan lengkap. ✅ Dokumen Pendukung: STR (Nakes), Sertifikat Pendidik (Dosen), atau Sertifikat Keahlian lainnya.

Tips: Simpan semua file dalam satu folder di komputer/laptop dengan nama file yang jelas (misal: KTP_NamaLengkap.jpg) untuk memudahkan saat upload.


FAQ (Pertanyaan Sering Diajukan)

Berikut adalah beberapa pertanyaan yang paling sering muncul terkait CPNS Kemenhan, dijawab secara ringkas untuk membantu pemahaman.

Apakah CPNS Kemenhan harus mengikuti pelatihan militer?

Tidak, CPNS adalah sipil. Namun, setelah lulus, biasanya ada Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS yang di dalamnya terdapat materi bela negara dan kedisiplinan. Ini bukan pelatihan tempur militer, melainkan pembentukan karakter ASN yang tangguh.

Bisakah lulusan SMA/SMK mendaftar CPNS Kemenhan 2026?

Tergantung formasi yang dibuka. Pada tahun-tahun sebelumnya, Kemenhan pernah membuka formasi untuk lulusan SMA/SMK (misalnya untuk jabatan Pemula Kataloger atau Pengemudi), namun kuotanya sangat terbatas. Mayoritas formasi diperuntukkan bagi D3, D4, dan S1.

Apakah boleh memiliki mata minus atau berkacamata?

Untuk formasi sipil (teknis dan kesehatan), penggunaan kacamata umumnya masih diperbolehkan dengan batas toleransi tertentu, asalkan tidak buta warna (untuk jabatan tertentu). Berbeda dengan pendaftaran TNI yang syarat matanya sangat ketat.

Berapa gaji CPNS Kemenhan?

Gaji pokok mengikuti PP tentang Gaji PNS (Golongan II atau III). Namun, yang menarik adalah Tunjangan Kinerja (Tukin) di lingkungan Kemenhan yang nominalnya cukup kompetitif dibanding kementerian lain, ditambah uang lauk pauk.


Kesimpulan

Menjadi bagian dari CPNS Kemenhan 2026 adalah kesempatan emas untuk berkarier dengan stabilitas tinggi sekaligus berkontribusi nyata bagi pertahanan negara. Meskipun proses seleksinya dikenal memiliki standar disiplin dan fisik yang sedikit lebih tinggi dibanding instansi sipil lainnya, hasil yang didapatkan tentu sebanding.

Persiapkan diri mulai sekarang, baik secara akademis untuk menghadapi SKD maupun fisik untuk menghadapi tes kesehatan dan kebugaran. Jangan lupa untuk selalu memantau informasi resmi agar tidak termakan hoaks.

Punya pengalaman atau pertanyaan spesifik soal tes CPNS Kemenhan? Yuk, diskusi santai di kolom komentar di bawah! Siapa tahu ada teman seperjuangan yang bisa saling bantu.