Bekerja di lingkungan “Ring 1” pemerintahan tentu menjadi impian banyak orang. Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) dikenal bukan hanya karena prestisenya, tetapi juga tawaran tunjangan kinerja (tukin) yang sangat kompetitif dibandingkan instansi lain.
Persaingan masuk ke instansi ini memang terkenal ketat, namun persiapan yang matang bisa menjadi kunci kesuksesan. Calon pelamar wajib memahami formasi apa saja yang paling potensial dibuka serta ambang batas nilai (passing grade) yang harus ditembus.
Artikel ini akan mengupas tuntas 5 formasi paling bergengsi di Setneg untuk tahun 2026, lengkap dengan syarat, passing grade, dan strategi lolos seleksi.
Disclaimer: Informasi ini disusun berdasarkan pola seleksi tahun sebelumnya dan prediksi untuk tahun 2026. Untuk update resmi dan peraturan terbaru, mohon pantau terus situs resmi sscasn.bkn.go.id dan setneg.go.id.
Quick Answer: Intisari Formasi & Syarat
Bagi yang ingin jawaban cepat, berikut adalah ringkasan formasi dan passing grade CPNS Setneg 2026:
5 Formasi Prioritas:
- Analis Kebijakan: Terbuka untuk berbagai jurusan S1 (Hukum, Ekonomi, FISIP).
- Perancang Peraturan Perundang-undangan: Khusus Sarjana Hukum.
- Pranata Hubungan Masyarakat: Jurusan Komunikasi/Hubungan Internasional.
- Auditor: Jurusan Akuntansi/Manajemen Keuangan.
- Analis SDM Aparatur: Manajemen/Psikologi/Administrasi Negara.
Passing Grade SKD (Acuan Permenpan RB):
- TWK: 65
- TIU: 80
- TKP: 166
- Total SKD: Minimal 311 (Namun, skor aman untuk Setneg biasanya di atas 400).
Mengapa Memilih Karir di Kemensetneg?
Menjadi bagian dari Sekretariat Negara berarti memberikan dukungan teknis dan administrasi langsung kepada Presiden dan Wakil Presiden. Hal ini tentu memberikan exposure kerja yang berbeda dibandingkan kementerian teknis lainnya.
Faktanya, Kemensetneg sering disebut sebagai instansi dengan budaya kerja yang sangat disiplin dan profesional. Selain itu, peluang pengembangan diri melalui beasiswa pendidikan lanjutan sangat terbuka lebar bagi pegawai yang berprestasi.
Dari segi kesejahteraan, Kemensetneg masuk dalam jajaran kementerian dengan Tunjangan Kinerja (Tukin) yang cukup tinggi. Jadi, wajar jika setiap pembukaan formasi selalu diserbu ribuan pelamar dari seluruh Indonesia.
5 Formasi CPNS Setneg 2026 Paling Bergengsi
Formasi di Setneg biasanya didominasi oleh jabatan fungsional yang membutuhkan kemampuan analisis tinggi. Berikut adalah lima jabatan yang diprediksi akan kembali dibuka pada seleksi 2026.
1. Analis Kebijakan Ahli Pertama
Jabatan ini merupakan salah satu yang paling krusial di lingkungan Setneg. Tugas utamanya meliputi kajian isu-isu strategis, penyusunan rekomendasi kebijakan, hingga monitoring evaluasi program pemerintah.
Biasanya, formasi ini menerima lulusan S1 dari berbagai latar belakang seperti Ilmu Politik, Hubungan Internasional, Hukum, hingga Ekonomi Pembangunan. Fleksibilitas jurusan inilah yang membuat formasi Analis Kebijakan selalu memiliki jumlah pelamar tertinggi.
2. Perancang Peraturan Perundang-undangan
Setneg memegang peran vital dalam memproses Keputusan Presiden (Keppres) dan peraturan lainnya. Oleh karena itu, kebutuhan akan ahli hukum yang teliti sangatlah besar.
Posisi ini mutlak membutuhkan lulusan S1 Hukum. Kandidat diharapkan memiliki pemahaman mendalam tentang tata urutan perundang-undangan di Indonesia serta kemampuan legal drafting yang mumpuni.
3. Pranata Hubungan Masyarakat (Humas)
Sebagai “wajah” istana dan pemerintah, komunikasi publik menjadi prioritas utama. Pranata Humas bertugas mengelola informasi, mendokumentasikan kegiatan kenegaraan, serta menjalin hubungan dengan media.
Lulusan Ilmu Komunikasi, Jurnalistik, Desain Komunikasi Visual (DKV), atau Hubungan Internasional sangat relevan untuk posisi ini. Kemampuan bahasa Inggris yang aktif seringkali menjadi nilai tambah yang signifikan.
4. Auditor Ahli Pertama
Transparansi dan akuntabilitas anggaran negara di lingkungan istana diawasi secara ketat. Formasi Auditor bertugas melakukan pengawasan internal terhadap pengelolaan keuangan negara di lingkungan Kemensetneg.
Jabatan ini umumnya menyasar lulusan S1 Akuntansi atau Manajemen Keuangan. Ketelitian tingkat tinggi dan integritas adalah harga mati bagi pelamar formasi ini.
5. Analis Sumber Daya Manusia Aparatur
Pengelolaan talenta pegawai di lingkungan “Ring 1” memerlukan strategi khusus. Analis SDM Aparatur bertanggung jawab atas manajemen kepegawaian, mulai dari rekrutmen, penilaian kinerja, hingga pengembangan karir pegawai.
Lulusan S1 Manajemen, Administrasi Negara/Publik, atau Psikologi biasanya menjadi target utama rekrutmen ini. Peran ini sangat strategis dalam menjaga kualitas birokrasi di tubuh Setneg.
Rincian Passing Grade SKD CPNS 2026
Memahami ambang batas atau passing grade adalah langkah awal menyusun strategi belajar. Berdasarkan aturan Menpan RB yang berlaku pada periode sebelumnya, berikut adalah detail skor yang harus dicapai pelamar jalur umum.
| Komponen Tes | Jumlah Soal | Passing Grade | Nilai Maksimal |
|---|---|---|---|
| Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) | 30 | 65 | 150 |
| Tes Intelegensia Umum (TIU) | 35 | 80 | 175 |
| Tes Karakteristik Pribadi (TKP) | 45 | 166 | 225 |
| TOTAL | 110 Butir | 311 | 550 |
Penting dicatat bahwa memenuhi passing grade saja tidak menjamin lolos ke tahap SKB (Seleksi Kompetensi Bidang). Sistem perankingan hanya mengambil 3x jumlah formasi dengan nilai SKD tertinggi.
Singkatnya, target nilai aman untuk instansi sekelas Setneg adalah 400+.
Syarat Pendaftaran CPNS Setneg 2026
Persyaratan administrasi adalah gerbang pertama yang menggugurkan banyak peserta. Ketelitian dalam membaca syarat umum dan khusus sangat diperlukan.
Syarat Umum:
- Warga Negara Indonesia (WNI).
- Usia minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun saat melamar.
- Tidak pernah dipidana penjara 2 tahun atau lebih.
- Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS/TNI/Polri/Pegawai Swasta.
- Tidak berkedudukan sebagai CPNS, PNS, TNI, atau Polri.
- Sehat jasmani dan rohani.
Syarat Khusus (Biasanya diterapkan Setneg):
- IPK: Minimal 3.00 (skala 4.00) untuk pelamar umum, dan 2.75 untuk putra/putri Papua.
- Akreditasi: Perguruan Tinggi dan Program Studi terakreditasi BAN-PT (biasanya minimal B atau Baik Sekali).
- TOEFL: Beberapa jabatan meminta sertifikat kemampuan bahasa Inggris dengan skor minimal tertentu (misal: TOEFL 450/500).
Jadwal Seleksi CPNS 2026 (Prediksi)
Meskipun jadwal resmi belum dirilis oleh BKN, pola seleksi tahunan biasanya memiliki timeline yang serupa. Berikut adalah estimasi jadwal agar persiapan bisa lebih terukur.
| Tahapan Kegiatan | Estimasi Waktu | Status |
|---|---|---|
| Pengumuman Formasi | Juni – Juli 2026 | ⏳ Menunggu |
| Pendaftaran Online (SSCASN) | Juli – Agustus 2026 | ⏳ Menunggu |
| Seleksi Administrasi | Agustus 2026 | ⏳ Menunggu |
| Pelaksanaan SKD | September – Oktober 2026 | ⏳ Menunggu |
| Pelaksanaan SKB | November 2026 | Fase Krusial |
| Pengumuman Akhir | Desember 2026 / Januari 2027 | ⏳ Menunggu |
Cara Daftar CPNS Setneg di SSCASN
Proses pendaftaran kini terintegrasi penuh melalui satu portal. Jangan sampai bingung, ikuti langkah praktis berikut ini:
- Buat Akun SSCASN: Buka laman sscasn.bkn.go.id dan pilih menu registrasi. Gunakan NIK dan Nomor KK yang valid.
- Lengkapi Biodata: Isi data diri, unggah swafoto, dan pastikan data sesuai dengan ijazah.
- Pilih Jenis Seleksi: Pilih “CPNS” pada menu jenis seleksi.
- Pilih Formasi & Instansi: Cari “Kementerian Sekretariat Negara” pada kolom instansi, lalu pilih jabatan yang sesuai dengan kualifikasi pendidikan.
- Unggah Dokumen: Scan dokumen asli (berwarna) sesuai format yang diminta (PDF/JPG). Pastikan terbaca jelas.
- Resume & Akhiri Pendaftaran: Cek kembali seluruh data. Jika sudah yakin, klik “Akhiri Pendaftaran” dan cetak Kartu Informasi Akun serta Kartu Pendaftaran.
Dokumen yang Diperlukan (Checklist ✅)
Persiapkan dokumen ini dalam format digital jauh-jauh hari agar tidak terburu-buru saat portal dibuka.
- ✅ Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli atau Surat Keterangan Dukcapil.
- ✅ Kartu Keluarga (KK).
- ✅ Ijazah Asli (bukan Surat Keterangan Lulus/SKL).
- ✅ Transkrip Nilai Asli.
- ✅ Pas Foto berlatar belakang merah.
- ✅ Surat Lamaran (format biasanya disediakan instansi).
- ✅ Surat Pernyataan (format bermaterai, disediakan instansi).
- ✅ Sertifikat Akreditasi Ban-PT (Prodi dan Universitas).
- ✅ Sertifikat TOEFL/Bahasa Inggris (jika dipersyaratkan).
FAQ Seputar CPNS Setneg
Pertanyaan-pertanyaan berikut sering muncul di kalangan pelamar pemula. Simak jawabannya agar tidak salah langkah.
Apakah lulusan SMA bisa melamar di Setneg?
Umumnya, Kemensetneg membuka formasi mayoritas untuk jenjang Sarjana (S1) dan Diploma (D3/D4). Formasi untuk lulusan SMA/sederajat sangat jarang, namun tidak menutup kemungkinan dibuka untuk posisi tertentu seperti petugas keamanan atau teknisi, tergantung kebutuhan tahun berjalan.
Berapa gaji CPNS Setneg saat baru diterima?
Gaji pokok CPNS adalah 80% dari gaji PNS golongan terkait (biasanya Golongan III/a untuk S1). Namun, take home pay akan ditambah dengan Tunjangan Kinerja (Tukin). Tukin Setneg dikenal cukup besar, bisa mencapai angka dua digit bahkan untuk level staf pelaksana jika sudah berstatus PNS penuh (100%).
Apakah ada tes wawancara dalam seleksi Setneg?
Ya, biasanya dalam tahap SKB (Seleksi Kompetensi Bidang) terdapat tes wawancara, psikotes, dan tes kemampuan Bahasa Inggris. Tahap ini bertujuan melihat integritas dan kesiapan mental pelamar bekerja di lingkungan istana.
Bisakah melamar jika ijazah belum keluar (pakai SKL)?
Secara aturan umum BKN, pelamar wajib menggunakan Ijazah Asli. Surat Keterangan Lulus (SKL) biasanya tidak berlaku dan akan menyebabkan peserta gugur di tahap seleksi administrasi (TMS).
Apa bedanya formasi Umum dan Cumlaude?
Formasi Cumlaude dikhususkan bagi lulusan terbaik dengan predikat “Dengan Pujian” dari perguruan tinggi terakreditasi A/Unggul dan Prodi terakreditasi A/Unggul. Keuntungannya adalah persaingan yang lebih spesifik, namun passing grade TIU-nya lebih tinggi (biasanya min. 85).
Kesimpulan
Mengejar karir sebagai ASN di Kementerian Sekretariat Negara pada tahun 2026 bukan sekadar mimpi jika dipersiapkan dengan strategi yang tepat. Memilih formasi yang relevan dengan jurusan, memahami passing grade, dan melengkapi dokumen dengan teliti adalah pondasi utamanya.
Ingat, persaingan akan ketat, namun peluang selalu ada bagi mereka yang bersiap lebih awal. Mulailah mencicil belajar soal-soal SKD dan perbarui kemampuan bahasa Inggris mulai sekarang.
Sudah siap menjadi bagian dari Aparatur Sipil Negara di lingkaran istana? Yuk, bagikan artikel ini ke teman seperjuanganmu!
